Kembali ke Malaysia, Saddil Ramdani Antusias Hadapi Selangor FC

Kembali ke Malaysia, Saddil Ramdani Antusias Hadapi Selangor FC

Maungpersib.com – Pemain depan PERSIB, Saddil Ramdani, menyambut penuh antusias pertandingan melawan Selangor FC yang akan di gelar di Stadion MBPJ Petaling Jaya, Malaysia, pada Kamis, 6 November 2025. Laga ini menjadi matchday keempat Grup G AFC Champions League Two 2025/26, dan punya arti penting bagi Maung Bandung untuk memperbesar peluang lolos ke babak berikutnya.

Saddil menegaskan bahwa dirinya dan seluruh rekan satu tim telah mempersiapkan diri dengan sangat serius. Sejak menjalani latihan intensif di Bali, hingga menjelang keberangkatan ke Malaysia, fokus tim tetap sama yakni membawa pulang kemenangan.

“Saya berharap tim ini semakin improve dan berkembang di setiap pertandingan sehingga bisa memberikan tiga poin untuk dibawa pulang ke Bandung,” ujar Saddil penuh keyakinan. Pernyataan itu menggambarkan betapa kuatnya tekad sang winger cepat tersebut untuk membantu PERSIB terus melaju di kompetisi antarklub Asia ini.

Pengalaman Berharga di Liga Malaysia

Bagi Saddil Ramdani, laga kontra Selangor FC memiliki nuansa emosional tersendiri. Sebelum kembali ke Indonesia dan memperkuat PERSIB, pemain asal Sulawesi Tenggara ini sempat menghabiskan beberapa musim di Liga Super Malaysia, memperkuat Sabah FC sejak 2021 hingga 2025. Pengalaman panjang itu membuat Saddil memahami betul atmosfer sepak bola Negeri Jiran.

Ia tahu bahwa Selangor FC bukan lawan mudah, terutama saat bermain di kandang sendiri, dengan dukungan penuh dari ribuan pendukung fanatiknya. “Saya tahu seperti apa kekuatan tim-tim Malaysia, termasuk Selangor. Mereka bermain dengan semangat tinggi di kandang. Tapi kami harus tetap fokus pada permainan kami sendiri,” jelasnya.

Saddil menambahkan bahwa kunci kemenangan bukan hanya pada kemampuan individu, tetapi pada kerja sama dan fokus tim. Ia ingin memastikan setiap pemain PERSIB memahami peran masing-masing dan tampil dengan disiplin.

Baca juga: Ini Daftar Skuad PERSIB Bandung 2025/26 Lengkap dan Terbaru

Fokus pada Persiapan, Bukan Lawan

Meski punya banyak kenangan di Malaysia, Saddil memilih untuk tidak larut dalam nostalgia. Ia lebih memilih menatap pertandingan ini dengan mental profesional. “Saya tidak terlalu fokus dengan tim lawan, tetapi bagaimana kami selalu fokus pada diri kami sendiri untuk menatap setiap pertandingan dengan baik,” tegas Saddil. Bagi pemain berusia 26 tahun itu, konsistensi adalah kunci. Ia percaya bahwa bila PERSIB mampu menjaga fokus, semangat, dan taktik permainan, maka hasil positif bisa di raih.

Pelatih PERSIB pun memberikan perhatian khusus pada fase persiapan. Tim menjalani latihan dengan intensitas tinggi di Bali, fokus pada aspek taktik, fisik, dan koordinasi antar lini. Selain itu, adaptasi terhadap cuaca panas dan kelembaban udara di Malaysia juga menjadi perhatian agar tim bisa tampil maksimal di Petaling Jaya.

Kenangan Manis di Pertemuan Pertama

Pertemuan pertama antara PERSIB vs Selangor FC yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada 23 Oktober 2025 berakhir manis bagi Maung Bandung. Dalam laga tersebut, PERSIB berhasil menang 2-0 melalui gol Adam Alis pada menit ke-29 dan Andrew Jung lewat eksekusi penalti di menit ke-66.

Kemenangan itu tak hanya memberi tambahan tiga poin, tetapi juga meningkatkan moral tim menjelang laga tandang di Malaysia. Saddil menilai hasil positif itu menjadi motivasi tambahan agar timnya bisa kembali mengulang kesuksesan yang sama. “Kemenangan di Bandung jadi dorongan semangat. Tapi kami tahu bermain tandang akan berbeda. Kami harus kerja lebih keras dan disiplin,” kata Saddil.

Baca juga: Wow Keren! Fasilitas Latihan Persib di Thailand Bikin Iri!

Dukungan Suporter yang Tak Pernah Padam

Meski bermain jauh dari rumah, Saddil dan rekan-rekannya percaya bahwa suporter PERSIB akan tetap hadir memberikan dukungan. Komunitas Bobotoh di Malaysia di kenal aktif dan sering hadir di stadion untuk memberikan semangat bagi Maung Bandung setiap kali bertanding di luar negeri.

Dukungan dari tribun menjadi energi tambahan bagi tim. Tak jarang, nyanyian dan sorakan khas Bobotoh menjadi penyemangat saat pemain mulai kelelahan di lapangan. “Di manapun kami bermain, suara Bobotoh selalu terdengar. Itu membuat kami termotivasi untuk memberikan yang terbaik,” ujar Saddil dengan senyum.

PERSIB dan Misi Menjaga Konsistensi

Sebagai juara bertahan Liga 1 Indonesia 2024/2025, ekspektasi terhadap PERSIB musim ini sangat tinggi. Klub asal Bandung itu datang ke kompetisi AFC Champions League Two bukan sekadar peserta, melainkan wakil Indonesia yang ingin berbicara banyak di level Asia.

Namun perjalanan di fase grup tak selalu mudah. PERSIB harus menghadapi jadwal padat, kondisi cuaca berbeda, dan gaya bermain lawan yang variatif. Di tengah situasi itu, rotasi pemain dan kedalaman skuad menjadi kunci utama.

Pelatih Bojan Hodak di yakini akan menurunkan kombinasi pemain senior dan muda yang sedang dalam performa terbaik. Saddil, dengan kecepatannya di sayap kanan, akan menjadi senjata utama dalam serangan balik cepat PERSIB. “Kami ingin menjaga konsistensi. Kemenangan tandang sangat penting agar langkah menuju babak selanjutnya semakin terbuka,” ujar pelatih asal Kroasia itu dalam sesi latihan.

Persaingan Ketat di Grup G

Grup G AFC Champions League Two 2025/26 di huni oleh tim-tim tangguh dari Asia Tenggara dan Timur. Selain PERSIB dan Selangor FC, ada pula BG Pathum United (Thailand) dan Taichung Futuro (Taiwan). PERSIB saat ini berada di papan atas klasemen setelah mencatat dua kemenangan dan satu hasil imbang dari tiga pertandingan. Kemenangan atas Selangor FC akan memperkokoh posisi mereka di puncak dan memperbesar peluang lolos ke fase knockout.

Analisis dari berbagai pengamat sepak bola Asia menyebut bahwa kekuatan PERSIB cukup merata di semua lini. Dengan tambahan pemain-pemain baru seperti Andrew Jung, Adam Alis, dan Marc Klok yang tampil konsisten, tim ini di sebut memiliki peluang besar melaju jauh.

Baca juga: Top Skorer Persib Pergi, David da Silva Buka Suara Soal Perpisahannya dari Persib Bandung!

Saddil dan Peran Krusial di Lini Depan

Sebagai salah satu pemain paling berpengalaman di skuad Maung Bandung, Saddil Ramdani membawa keunggulan dalam hal kecepatan, kemampuan dribel, dan kreativitas. Ia juga di kenal memiliki naluri menyerang tinggi serta kemampuan mencetak gol dari berbagai situasi.

Saddil bukan hanya di andalkan untuk mencetak gol, tetapi juga untuk membuka ruang bagi rekan setimnya. Kombinasinya dengan Andrew Jung dan David da Silva menjadi salah satu yang paling berbahaya di Liga Indonesia maupun di pentas Asia. Pelatih Bojan Hodak bahkan memuji etos kerja Saddil yang di nilai luar biasa. “Saddil punya mental juara. Dia pemain yang selalu ingin belajar dan berkembang. Itu yang membuatnya istimewa,” kata Hodak dalam wawancara pra-laga.

Optimisme Menatap Laga Kontra Selangor FC

Menjelang pertandingan di Malaysia, suasana di skuad PERSIB terlihat penuh semangat. Para pemain tampak kompak dalam sesi latihan terakhir, menunjukkan fokus tinggi untuk meraih hasil maksimal.

Saddil mengaku optimistis, namun tetap waspada terhadap potensi kejutan dari tuan rumah. Selangor FC di kenal memiliki barisan pemain muda dengan kecepatan tinggi dan pola serangan agresif. “Kami harus bermain cerdas, tidak terburu-buru. Fokus menjaga konsentrasi, dan memanfaatkan setiap peluang yang ada,” ujar Saddil. Bagi publik Bandung, laga ini bukan hanya tentang tiga poin, tetapi juga tentang harga diri dan kebanggaan sebagai wakil Indonesia di kancah Asia.

Baca juga: Direktur Teknik PERSIB Lepas Akademi PERSIB Cimahi ke Gothia Cup 2025

Antara Nostalgia dan Misi Kemenangan

Laga melawan Selangor FC akan menjadi panggung istimewa bagi Saddil Ramdani. Ia kembali ke negeri yang pernah menjadi rumah kariernya selama empat tahun, kali ini bukan sebagai lawan biasa, tetapi sebagai representasi dari semangat PERSIB dan sepak bola Indonesia. Dengan motivasi tinggi, pengalaman di Malaysia, dan dukungan penuh dari Bobotoh, Saddil yakin PERSIB bisa mencuri poin penuh di Petaling Jaya.

“Saya hanya ingin memberikan yang terbaik untuk tim ini. Semoga kami bisa membawa pulang kemenangan dan membanggakan kota Bandung,” tutup Saddil. Pertandingan ini bukan sekadar duel antar klub, tapi juga simbol perjalanan, pembuktian, dan tekad untuk terus melangkah lebih jauh di pentas Asia.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *