maungpersib.com – Persib Bandung masih jadi pusat perhatian jelang bergulirnya Super League 2025/2026. Bukan hanya karena statusnya sebagai juara bertahan, tetapi juga karena pergerakan tim di bursa transfer yang terbilang cukup tenang. Di tengah situasi tersebut, bek andalan Maung Bandung, Alfeandra Dewangga, ikut angkat bicara soal potensi kedatangan pemain baru.
Dewangga menegaskan satu hal penting. Siapa pun pemain yang nantinya bergabung dengan Persib, mereka harus siap beradaptasi dengan cepat. Targetnya jelas, yaitu menjaga peluang juara dan mencetak sejarah tiga gelar beruntun.
Persib Bandung Masih Tenang di Bursa Transfer
Sampai saat ini, Persib Bandung belum terlihat agresif di bursa transfer Super League 2025/2026. Manajemen tampak berhati-hati dalam menentukan langkah, terutama untuk mengisi slot pemain yang tersedia.
Sejauh ini, tercatat ada tiga pemain yang dilepas. William Marcilio resmi berpisah, sementara Rezaldi Hehanussa dan Hamra Hehanussa dipinjamkan ke Persik Kediri. Pergerakan ini tentu memunculkan banyak spekulasi di kalangan bobotoh.
Dengan kondisi tersebut, Persib masih menyisakan satu slot pemain asing. Slot ini diyakini akan dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk menambah kekuatan tim, terutama demi menghadapi kompetisi domestik dan Asia.
Rumor Pemain Baru Terus Bermunculan
Minimnya aktivitas transfer justru membuat rumor semakin ramai. Banyak nama mulai dikaitkan dengan Persib, baik pemain lokal maupun asing. Situasi ini wajar, mengingat Persib membutuhkan kedalaman skuad untuk menjaga konsistensi performa.
Namun, sampai saat ini, belum ada pengumuman resmi dari manajemen terkait siapa pemain yang akan didatangkan. Pelatih Bojan Hodak pun masih irit bicara, meski diyakini sudah mengantongi beberapa opsi potensial.
Di tengah kondisi tersebut, para pemain lama Persib memilih fokus pada persiapan tim, termasuk Alfeandra Dewangga.
Dewangga Siap Bersaing dengan Pemain Baru
Sebagai pemain yang mulai mendapat kepercayaan lebih besar dari Bojan Hodak, Dewangga menyadari bahwa kedatangan pemain baru bisa memunculkan persaingan sehat di dalam tim. Menurutnya, hal itu justru menjadi motivasi tambahan. Ia mengaku sudah mempersiapkan diri sejak dini untuk bersaing dan meningkatkan performa.
“Persiapan khusus yang pasti, pasti ada,” ujar Dewangga.
Ia menambahkan bahwa seluruh pemain hanya perlu mengikuti arahan pelatih agar bisa tampil maksimal di lapangan. Bagi Dewangga, persaingan adalah bagian dari sepak bola profesional.
Baca juga: Berguinho Sejenak Lupakan Sepakbola di Masa Jeda Kompetisi
Peran Pelatih dalam Proses Adaptasi Pemain Baru
Dewangga juga menyoroti peran penting tim pelatih dalam membantu proses adaptasi pemain baru. Menurutnya, Bojan Hodak dan staf sudah sangat paham bagaimana menyatukan tim dengan cepat.
“Kita hanya ikuti arahan dari pelatih,” katanya, seperti dikutip dari BolaSport.com melalui laman ILeague.
Dengan jadwal padat dan target besar, proses adaptasi tidak bisa berjalan lambat. Pemain baru dituntut langsung menyatu dengan sistem permainan Persib yang sudah terbentuk.
Tantangan Besar di Musim 2025/2026
Musim ini bukan musim biasa bagi Persib Bandung. Selain berjuang di kompetisi domestik, Maung Bandung juga akan tampil di ACL 2 2025/2026. Artinya, tantangan yang dihadapi jauh lebih berat. Rotasi pemain, konsistensi performa, dan mental juara menjadi faktor krusial. Dewangga memahami betul bahwa setiap pemain harus siap kapan pun dibutuhkan.
Ia juga menilai bahwa kedalaman skuad sangat penting agar Persib bisa bersaing di semua ajang tanpa kehilangan fokus.
Harapan Dewangga untuk Pemain Baru Persib
Sebagai mantan pemain PSIS Semarang, Dewangga sudah cukup berpengalaman menghadapi dinamika tim. Ia sadar bahwa rumor transfer adalah hal biasa, terutama di klub besar seperti Persib. Namun, ia menekankan satu harapan utama. Pemain baru yang datang harus bisa cepat beradaptasi dan menyatu dengan tim.
“Ya saya harap pemain baru nanti bisa bergabung menyatukan chemistry dengan cepat,” ungkapnya.
Menurut Dewangga, chemistry menjadi kunci utama dalam permainan Persib. Tanpa kekompakan, sulit bagi tim untuk mencapai target besar.
Baca juga: Persib Dapat Tenaga Baru! Andrew Jung On Fire Jelang Duel Panas Kontra Bangkok United
Ekspektasi Tinggi di Pundak Pemain Persib
Bermain untuk Persib berarti siap menghadapi ekspektasi tinggi. Dukungan besar dari bobotoh menjadi kekuatan sekaligus tekanan bagi para pemain. Dewangga menilai bahwa setiap pemain harus memahami tanggung jawab tersebut. Mereka tidak hanya bermain untuk diri sendiri, tetapi juga untuk klub dan para pendukung.
Karena itu, pemain baru diharapkan tidak hanya datang dengan nama besar, tetapi juga mental kuat dan semangat berjuang.
Target Juara dan Misi Sejarah Persib
Soal target, Dewangga tidak ragu. Ia memastikan seluruh pemain Persib akan habis-habisan untuk kembali meraih gelar juara. Menurutnya, peluang untuk mencetak sejarah terbuka lebar. Jika berhasil juara lagi, Persib akan mencatatkan tiga gelar berturut-turut, sebuah pencapaian yang sangat prestisius.
“Pasti sesuai ekspektasi,” katanya saat ditanya soal peluang juara.
Ia menegaskan bahwa tim memiliki target jelas sejak awal musim dan semua pemain memiliki visi yang sama.
Dominasi Maung Bandung di Sepak Bola Indonesia
Tiga gelar juara beruntun bukan hanya soal trofi. Lebih dari itu, pencapaian tersebut akan menegaskan dominasi Persib di sepak bola Indonesia. Dewangga menyebut bahwa kesempatan ini harus di manfaatkan dengan sebaik mungkin. Dengan komposisi pemain yang tepat dan kerja keras di setiap pertandingan, Persib punya modal kuat untuk kembali berjaya.
“Karena kita ingin target juara lagi dan mencetak sejarah,” ujarnya.
Baca juga: Debut Alfeandra Dewangga di Laga Kontra Madura, Awal Baru bagi Sang Pangeran Bertahan
Dukungan Bobotoh Jadi Energi Tambahan bagi Persib
Selain persiapan teknis dan kekuatan skuad, faktor suporter juga punya peran besar dalam perjalanan Persib musim ini. Dukungan bobotoh yang selalu memadati stadion maupun mengalir lewat media sosial menjadi energi tambahan bagi para pemain. Alfeandra Dewangga menilai atmosfer tersebut mampu meningkatkan motivasi tim, terutama saat menghadapi laga-laga krusial.
Dengan tekanan yang ada, kehadiran bobotoh justru menjadi pengingat bahwa Persib bukan sekadar klub, melainkan identitas dan kebanggaan banyak orang. Kombinasi dukungan suporter, adaptasi pemain baru, serta kerja keras tim di yakini bisa membawa Maung Bandung melangkah lebih jauh dalam perburuan gelar.
Persaingan Internal Dinilai Bikin Tim Semakin Solid
Masuknya pemain baru ke dalam skuad Persib otomatis akan memunculkan persaingan internal di setiap lini. Namun bagi Alfeandra Dewangga, kondisi ini justru berdampak positif. Persaingan sehat membuat setiap pemain terpacu untuk menunjukkan performa terbaiknya di sesi latihan maupun saat pertandingan.
Situasi seperti ini di yakini bisa menjaga level permainan Persib tetap stabil sepanjang musim. Dengan semua pemain berada dalam kondisi siap dan kompetitif, Bojan Hodak memiliki banyak opsi untuk meracik strategi tanpa khawatir penurunan kualitas tim.
Adaptasi Cepat Jadi Kunci Kesuksesan
Pernyataan Alfeandra Dewangga mencerminkan sikap profesional seorang pemain yang fokus pada tujuan besar tim. Di tengah rumor transfer dan ekspektasi tinggi, ia menegaskan pentingnya adaptasi cepat bagi pemain baru.
Dengan target juara Super League 2025/2026 dan ambisi berbicara banyak di ACL 2, Persib Bandung membutuhkan skuad yang solid, kompak, dan siap tempur.
Jika pemain baru mampu beradaptasi dengan cepat, bukan tidak mungkin Maung Bandung kembali mencetak sejarah dan mempertahankan statusnya sebagai raja sepak bola Indonesia.

