maungpersib.com – Hasil imbang yang didapat saat menghadapi Persebaya Surabaya di pekan ke-24 Super League Indonesia musim 2025/2026 memang masih menyisakan rasa sedikit pahit bagi Persib Bandung. Bermain di markas lawan, tepatnya di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (2/3/2026), Maung Bandung harus puas membawa pulang satu poin saja setelah pertandingan berakhir imbang. Padahal, target Persib jelas, menang. Maklum saja, sebagai tim yang sedang memimpin klasemen liga, setiap laga selalu dianggap penting.
Apalagi kalau ingin terus menjaga jarak dari para pesaing di papan atas. Namun sepak bola memang kadang penuh drama. Ada kalanya tim bermain bagus tapi hasilnya belum sesuai harapan. Hal seperti inilah yang sempat dirasakan Persib setelah duel di Surabaya tersebut. Meski begitu, situasi itu tidak membuat skuad asuhan Bojan Hodak larut dalam kekecewaan. Justru sebaliknya, mereka menjadikan hasil itu sebagai bahan bakar untuk bangkit.
Kesempatan untuk membayar rasa kecewa itu pun datang cepat. Persib dijadwalkan menjamu Persik Kediri di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Senin (9/3/2026) malam WIB dalam lanjutan pekan ke-25 Super League 2025/2026. Pertandingan ini bukan sekadar laga biasa. Buat Persib, ini adalah momen yang tepat untuk kembali menunjukkan bahwa mereka memang pantas berada di puncak klasemen.
Persib Siap Bangkit Setelah Hasil Kurang Memuaskan
Satu poin dari Surabaya memang tidak bisa dibilang buruk. Tapi buat tim sekelas Persib yang sedang memimpin klasemen, hasil itu tetap terasa kurang maksimal. Karena itulah, fokus tim langsung dialihkan ke pertandingan berikutnya. Persiapan dilakukan dengan serius, mulai dari pemulihan fisik pemain sampai evaluasi taktik.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, memastikan kondisi mental anak asuhnya tetap berada dalam situasi yang positif. Menurutnya, para pemain sudah move on dari hasil sebelumnya.Ia melihat sendiri bagaimana suasana tim saat kembali menjalani latihan. Atmosfernya tetap hidup, penuh semangat, dan jauh dari kata murung.Bojan bahkan menyebut para pemain terlihat sangat siap untuk kembali memburu kemenangan. Bagi pelatih asal Kroasia itu, menjaga mentalitas tim memang jadi salah satu faktor penting. Apalagi kompetisi sudah memasuki fase krusial, di mana setiap poin sangat berharga.
Persib sendiri sudah menunjukkan konsistensi luar biasa sejak awal musim. Bahkan mereka mampu menguasai puncak klasemen sejak pekan ke-15 liga. Tidak berhenti sampai di situ, Maung Bandung juga sukses mengunci status juara paruh musim. Pencapaian itu tentu bukan hal yang datang begitu saja. Ada kerja keras, disiplin, serta kekompakan tim yang menjadi kunci keberhasilan mereka sejauh ini.
Hingga pekan ke-24, posisi Persib masih kokoh di puncak klasemen Super League. Situasi ini membuat tekanan juga semakin besar.Setiap lawan yang dihadapi pasti punya motivasi ekstra untuk menjegal mereka. Namun justru di sinilah mental juara benar-benar diuji.
Persaingan Ketat di Skuad Persib Bikin Bojan Hodak Pusing
Menariknya, jelang menghadapi Persik Kediri, Bojan Hodak justru menghadapi dilema yang bisa di bilang cukup menyenangkan.Bukan soal pemain yang cedera atau krisis skuad. Justru sebaliknya. Skuad Persib saat ini sedang dalam kondisi yang sangat kompetitif. Banyak pemain tampil bagus dan semuanya ingin mendapatkan kesempatan bermain.
Akibatnya, Bojan harus berpikir ekstra keras menentukan siapa saja yang pantas masuk ke dalam starting eleven.Bagi seorang pelatih, situasi seperti ini sebenarnya adalah kabar baik. Artinya kualitas tim merata dan tidak bergantung pada satu dua pemain saja. Namun di sisi lain, keputusan memilih 11 pemain inti tetap bukan hal mudah.
Bojan mengakui bahwa hampir semua pemain menunjukkan performa yang bagus dalam latihan. Semangat mereka untuk bermain juga semakin tinggi.Setiap sesi latihan berjalan dengan intensitas tinggi karena para pemain ingin membuktikan diri. Situasi ini membuat kompetisi internal di dalam tim menjadi semakin sehat. Para pemain tahu bahwa tempat di tim utama tidak di berikan begitu saja. Semua harus di perjuangkan. Dan bagi Persib, hal seperti ini justru menjadi modal penting dalam perjalanan panjang di kompetisi.
Baca juga: Marc Klok Sebut Duel Borneo FC vs PERSIB Rasa Final
Kabar Baik dari Lini Belakang Maung Bandung
Selain soal persaingan internal yang semakin ketat, Persib juga mendapat kabar menggembirakan dari sektor pertahanan. Bek tengah asal Brasil, Julio Cesar, akhirnya sudah pulih dari cedera hamstring yang sempat membuatnya menepi. Kehadiran Julio tentu sangat penting bagi lini belakang Persib. Selama ini ia di kenal sebagai salah satu pemain yang punya peran besar dalam menjaga soliditas pertahanan tim.
Dalam sesi latihan yang di gelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Kamis (5/3/2026), Julio terlihat sudah kembali berlatih bersama rekan-rekannya. Ia mengikuti program latihan secara normal tanpa terlihat mengalami kendala berarti. Hal ini tentu menjadi kabar yang cukup melegakan bagi tim pelatih maupun para pendukung Persib.
Tidak hanya Julio Cesar, kondisi pemain lain juga di laporkan semakin membaik. Gelandang andalan Persib, Marc Klok, sudah kembali menjalani latihan penuh. Bahkan ia juga sempat tampil pada pertandingan terakhir. Sementara itu, pemain berpengalaman asal Prancis, Layvin Kurzawa, juga sudah kembali berlatih secara normal. Kembalinya para pemain ini tentu membuat opsi taktik Persib semakin beragam. Bojan Hodak kini memiliki lebih banyak pilihan untuk meracik komposisi tim terbaik saat menghadapi Persik Kediri.
Persik Kediri Bukan Lawan Mudah
Meski Persib lebih di unggulkan dalam pertandingan ini, bukan berarti laga akan berjalan mudah. Persik Kediri di kenal sebagai tim yang sering memberikan kejutan di liga. Mereka punya gaya bermain yang cukup agresif dan tidak jarang membuat tim besar kesulitan. Persik juga memiliki beberapa pemain yang mampu menciptakan momen penting dalam pertandingan. Karena itu, Persib tetap harus bermain dengan fokus penuh.
Bojan Hodak tentu tidak ingin anak asuhnya meremehkan lawan. Apalagi dalam kompetisi panjang seperti Super League, kehilangan poin di laga kandang bisa menjadi kerugian besar. Dukungan dari ribuan Bobotoh di Stadion Gelora Bandung Lautan Api di harapkan mampu memberikan energi tambahan bagi Persib. Atmosfer GBLA yang selalu panas sering kali menjadi tekanan tersendiri bagi tim tamu. Di sisi lain, para pemain Persib juga tentu ingin memberikan hiburan terbaik bagi para pendukung mereka.
Tiga Poin Jadi Harga Mati untuk Persib
Melihat situasi klasemen saat ini, kemenangan atas Persik Kediri jelas menjadi target utama Persib. Tiga poin bukan hanya penting untuk menjaga posisi di puncak klasemen, tetapi juga untuk mengembalikan momentum kemenangan setelah hasil imbang di Surabaya. Jika mampu meraih kemenangan, Persib akan semakin percaya diri menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya. Sebaliknya, jika kembali kehilangan poin, persaingan di papan atas bisa semakin ketat.
Itulah mengapa pertandingan ini punya arti penting bagi Maung Bandung. Para pemain sadar betul bahwa perjalanan menuju gelar juara masih panjang. Setiap pertandingan harus di mainkan dengan fokus, kerja keras, dan mental yang kuat. Dengan kondisi skuad yang semakin lengkap, persaingan internal yang sehat, serta dukungan besar dari Bobotoh, Persib punya semua modal untuk kembali meraih kemenangan. Kini tinggal bagaimana mereka membuktikannya di lapangan.
Apakah Persib mampu bangkit dan kembali ke jalur kemenangan? Jawabannya akan terlihat saat peluit kick-off berbunyi di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Yang jelas, Maung Bandung tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini. Tiga poin jadi target utama, sekaligus obat untuk menebus kekecewaan dari Surabaya.

