maungpersib.com – Persib Bandung, klub besar Liga 1 Indonesia, melakukan langkah drastis dengan melepas 10 pemain mereka setelah menutup musim Liga 1 2024-2025. Keputusan ini mengejutkan banyak pihak, terlebih karena Maung Bandung baru saja berhasil meraih gelar juara Liga 1 secara back to back, yakni dua musim berturut-turut. Apa alasan di balik keputusan ini? Siapa saja pemain yang dilepas? Bagaimana respons dari manajemen klub? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.
Sepuluh Pemain Dilepas Persib Bandung Usai Liga 1 2024-2025
Setelah musim yang penuh kejayaan dengan gelar juara Liga 1 Indonesia 2023-2024 dan 2024-2025, Persib Bandung ternyata memutuskan untuk melakukan perubahan besar pada komposisi pemainnya. Sebanyak 10 pemain resmi dilepas oleh manajemen Persib sebagai bagian dari proses pembenahan dan persiapan menghadapi musim kompetisi berikutnya. Dan berikut adalah nama-nama pemain yang sudah resmi dilepas oleh Persib Bandung:
- Ciro Alves (Brasil)
- Victor Igbonefo (Indonesia)
- Kevin Ray Mendoza (Filipina)
- Nick Kuipers (Belanda)
- Mateo Kocijan (Kroasia)
- Ahmad Agung (Indonesia)
- Tyronne del Pino Ramos (Spanyol)
- Gervane Kastaneer (Curacao)
- Edo Febriansah (Indonesia)
- Ryan Kurnia (Indonesia)
Keputusan melepas pemain-pemain ini terbilang cukup mengejutkan, mengingat sebagian besar memiliki peran penting dan kontribusi signifikan bagi Persib selama musim kompetisi berlangsung.
Alasan Pemutusan Kontrak
Menurut sumber internal klub, keputusan ini bukan karena masalah performa semata. Melainkan, langkah tersebut adalah bagian dari strategi klub dalam memperbaiki dan menyegarkan skuad untuk menghadapi tantangan yang lebih besar, baik di tingkat nasional maupun internasional. Persib ingin memastikan komposisi tim yang lebih kompetitif dan sesuai dengan visi pelatih baru yang akan datang. Dan di bawah ini adalah alasan tertentu dari para pemain yang mengalami pemutusan kontrak:
1. Ciro Alves
Gelandang asal Brasil ini sempat menjadi motor serangan Persib dengan kreativitas dan visi bermainnya. Namun, cedera yang cukup sering dialaminya membuat performanya tidak maksimal di musim terakhir.
2. Victor Igbonefo
Bek naturalisasi yang sudah cukup lama memperkuat Persib ini menjadi sosok kokoh di lini belakang. Meski begitu, usia dan penurunan kondisi fisik menjadi pertimbangan untuk tidak memperpanjang kontrak.
3. Kevin Ray Mendoza
Kiper asal Filipina ini memiliki performa yang cukup stabil. Namun, Persib memilih mendatangkan kiper lain dengan karakter berbeda untuk memperkuat posisi penjaga gawang.
4. Nick Kuipers
Bek asal Belanda ini memiliki pengalaman Eropa yang baik dan menjadi pilar pertahanan yang tangguh. Namun, kebijakan klub yang ingin meremajakan skuad membuatnya ikut dilepas.
5. Mateo Kocijan
Gelandang asal Kroasia ini dianggap kurang cocok dengan sistem permainan yang akan diterapkan pelatih baru.
6. Ahmad Agung
Pemain lokal yang di nilai perlu di beri kesempatan bermain di klub lain agar kariernya lebih berkembang.
7. Tyronne del Pino Ramos
Pemain Spanyol ini kurang mendapat waktu bermain dan tidak masuk rencana utama pelatih.
8. Gervane Kastaneer
Pemain asal Curacao yang di nilai kurang cocok dengan kebutuhan taktik Maung Bandung musim depan.
9. Edo Febriansah
Bek kiri yang punya kontribusi bagus tapi sudah ada pemain muda yang siap menggantikan posisinya.
10. Ryan Kurnia
Pemain asal Bogor ini adalah yang paling baru di lepas Persib. Meski hanya bermain dua musim, kontribusinya cukup signifikan terutama di Liga 1 dan AFC Champions League.
Respons Resmi Persib Bandung
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, mengungkapkan apresiasi yang tinggi kepada Ryan Kurnia atas dedikasi dan kerja kerasnya selama membela Persib. Meski kariernya di Persib terbilang singkat, Ryan ikut berperan membawa Persib meraih dua gelar juara Liga 1 berturut-turut.
“Dua musim yang luar biasa untuk Ryan dan Persib. Hatur nuhun atas kerja keras dan kontribusinya yang menghadirkan dua bintang baru untuk klub ini. Sukses untuk perjalanan karier berikutnya, Ryan,” ujar Adhitia dalam pernyataannya, Senin 9 Juni 2025.
Ryan di datangkan Persib dari Persikabo 1973 pada awal musim 2023-2024. Dalam dua musim, ia mencatatkan 55 penampilan di berbagai kompetisi mulai dari Liga 1, Piala Presiden, hingga AFC Champions League (ACL) Two.Pemain berusia 28 tahun ini juga berhasil menyumbangkan empat gol, satu gol di musim 2023/2024 dan tiga gol di musim 2024-2025, menunjukkan kontribusinya di lini serang.
Apa Arti Keputusan Ini untuk Persib Bandung?
Melepas 10 pemain sekaligus bisa di bilang langkah cuci gudang yang cukup berani. Ini menjadi sinyal bahwa Persib Bandung sedang menjalani proses transformasi demi menyambut era baru dengan tantangan yang lebih berat. Musim depan, Persib harus bersaing tidak hanya di Liga 1 tapi juga ajang Asia yang menuntut persiapan matang. Dengan melepas sejumlah pemain senior dan beberapa pemain asing, Persib akan lebih leluasa mencari pemain yang tepat untuk meningkatkan kualitas tim. Manajemen di yakini akan bergerak cepat mendatangkan talenta-talenta baru yang sesuai dengan kebutuhan taktik pelatih baru. Tentu keputusan ini menjadi berita yang mengejutkan bagi suporter Persib yang sudah terbiasa melihat pemain-pemain tersebut sebagai bagian dari skuad juara. Namun, suporter di harapkan tetap mendukung langkah klub karena semua keputusan ini di ambil demi kemajuan bersama.
Baca juga: Pentingnya Peran Pemain Humoris dalam Menciptakan Suasana Positif di Tim Persib Bandung
Prospek dan Tantangan Persib Bandung di Musim Depan
Persib punya beban besar untuk mempertahankan gelar juara Liga 1 sekaligus menunjukkan taringnya di kancah Asia. Penyegaran skuad di harapkan bisa membawa energi baru untuk bersaing dengan klub-klub kuat lain dari negara tetangga. Selain merekrut pemain baru, Persib juga di perkirakan akan lebih mengandalkan pemain muda hasil akademi yang siap menunjukkan kualitasnya. Ini sekaligus menjadi investasi jangka panjang klub.
Dampak Perubahan Skuad Terhadap Dinamika Tim dan Peluang Persib di Kompetisi Mendatang
Setiap perubahan besar dalam skuad tentu membawa dinamika tersendiri dalam tim. Melepas 10 pemain sekaligus akan menimbulkan tantangan bagi pelatih dalam menyusun formasi dan chemistry antar pemain baru maupun yang tersisa. Adaptasi dan proses integrasi pemain baru menjadi kunci utama agar Persib tetap solid dan tampil kompetitif.
Selain itu, perubahan ini membuka peluang bagi talenta muda dan pemain lokal untuk lebih menunjukkan kemampuan mereka. Hal ini juga menjadi momentum bagi Persib untuk mengevaluasi strategi permainan dan memperkuat aspek yang selama ini di anggap kurang, baik dari sisi taktik, fisik, maupun mental.
Dengan manajemen dan pelatih yang visioner, perubahan skuad ini bisa menjadi langkah awal untuk mengukir prestasi lebih besar, tidak hanya di Liga 1, tapi juga di tingkat Asia dan kompetisi internasional lainnya.
Melepas 10 pemain setelah musim kompetisi bukan hal mudah bagi Persib Bandung, terutama setelah kesuksesan beruntun di Liga 1. Namun, keputusan ini adalah bagian dari strategi jangka panjang yang bertujuan memperkuat skuad dan meningkatkan daya saing di masa depan. Dengan manajemen yang matang dan dukungan penuh suporter, Persib Bandung siap melangkah ke babak baru yang penuh tantangan dan peluang.

