maungpersib.com – Menjelang laga penting melawan Timnas China di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Timnas Indonesia kembali menarik perhatian publik, bukan hanya karena strategi dan formasi anyar yang dibawa pelatih Patrick Kluivert, tetapi juga karena deretan pemain senior yang tetap dipanggil memperkuat Skuad Garuda.
Usia tak menjadi penghalang bagi lima pemain ini. Meski telah menginjak kepala tiga, mereka masih menunjukkan performa dan konsistensi di atas rata-rata. Siapa saja lima pemain tertua di Timnas Indonesia saat ini? Berikut ulasan lengkapnya!
Pemanggilan 32 Pemain untuk TC di Bali
PSSI telah resmi mengumumkan daftar 32 pemain yang dipanggil untuk menjalani pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia yang akan berlangsung di Bali pada 26 Mei hingga awal Juni 2025. TC ini menjadi bagian dari persiapan menghadapi dua laga penentu di Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026, salah satunya melawan Timnas China.
Dari daftar tersebut, banyak nama-nama muda yang mencuri perhatian. Namun, menariknya, masih ada lima pemain senior yang tetap dipercaya Kluivert. Usia mereka sudah melewati kepala tiga, namun peran mereka masih vital di lapangan.
Mengapa Pemain Senior Masih Dibutuhkan?
Pemain berusia di atas 30 tahun biasanya mulai tersingkir dari skuad utama, terutama dalam tim nasional yang membutuhkan kecepatan dan intensitas tinggi. Namun, dalam sepak bola modern, pengalaman adalah aset yang tak ternilai. Berikut beberapa alasan mengapa pelatih masih mengandalkan pemain-pemain senior:
Pengalaman Internasional Mereka pernah bermain di berbagai kompetisi, termasuk klub luar negeri dan ajang internasional.
Kepemimpinan di Lapangan: Pemain senior kerap menjadi panutan bagi pemain muda.
Ketenangan dan Kedewasaan Bermain: Dalam laga krusial, mental dan ketenangan memainkan peran besar.
5 Pemain Tertua Timnas Indonesia Jelang Lawan China
Berikut ini lima pemain tertua yang tetap dipercaya membela Merah Putih dalam pertandingan penting ini
1. Stefano Lilipaly – 35 Tahun (10 Januari 1990)
Klub: Borneo FC Samarinda
Posisi: Gelandang serang / winger
Pemain kelahiran Belanda ini merupakan pemain tertua di skuad Timnas Indonesia saat ini. Stefano Lilipaly telah menginjak usia 35 tahun pada Januari 2025. Namun usia tak menghalanginya untuk tetap tampil prima di Liga 1 bersama Borneo FC.
Meski tidak secepat dulu, Lilipaly masih mampu menciptakan peluang dari lini tengah dan sering menjadi penentu dalam situasi sulit. Ketekunannya menjaga kebugaran menjadi alasan utama ia masih dipercaya membela Garuda.
Catatan Karier Internasional:
Debut: 2013
Piala AFF 2016: Mencetak gol penting melawan Vietnam
Dikenal sebagai pemain yang loyal dan berdedikasi
Alasan Pemanggilan: Kluivert menilai Lilipaly masih punya visi bermain dan kecerdasan taktik yang sangat penting saat menghadapi tim kuat seperti China.
2. Jordi Amat – 33 Tahun (21 Maret 1992)
Klub: Johor Darul Ta’zim (JDT)
Posisi: Bek tengah
Jordi Amat adalah salah satu pemain naturalisasi yang memberikan stabilitas di lini belakang. Meski telah berusia 33 tahun, eks pemain Swansea City ini tetap menjadi pilihan utama di posisi bek tengah.
Amat dikenal sebagai bek dengan akurasi umpan tinggi dan kemampuan membaca permainan yang baik. Ia juga sempat didapuk menjadi wakil kapten karena kepemimpinannya yang menonjol.
Kelebihan Jordi Amat:
Visi bermain luar biasa
Berpengalaman di Eropa dan Asia Tenggara
Disiplin dan tenang di lini pertahanan
Dalam laga melawan China yang diprediksi berlangsung ketat, kehadiran Amat bisa menjadi pembeda antara kemenangan dan kekalahan.
3. Joey Pelupessy – 32 Tahun (14 Mei 1993)
Klub: SK Lommel (Belgia)
Posisi: Gelandang bertahan
Joey Pelupessy adalah salah satu nama terbaru dalam daftar pemain naturalisasi. Ia baru menjalani debutnya untuk Timnas Indonesia di laga uji coba melawan Bahrain, dan saat itu usianya sudah 31 tahun. Pada Mei 2025 ini, Pelupessy resmi berusia 32 tahun.
Meski sempat menuai pro dan kontra karena usianya yang tak muda lagi, Pelupessy membuktikan bahwa dirinya masih sangat kompetitif. Ia kuat dalam duel satu lawan satu dan memiliki distribusi bola yang rapi.
Peran Utama:
Pemotong serangan lawan
Mengalirkan bola ke lini depan
Memberi ruang bagi gelandang kreatif seperti Thom Haye
4. Thom Haye – 30 Tahun (9 Februari 1995)
Klub: Almere City FC (Belanda)
Posisi: Gelandang tengah
Di kenal sebagai “The Professor”, Thom Haye adalah gelandang elegan yang pintar mengatur tempo permainan. Meski baru berusia 30 tahun, ia termasuk salah satu pemain tertua karena skuad Timnas Indonesia saat ini di dominasi pemain usia 20-an.
Haye merupakan jenderal lapangan tengah. Dengan visi bermain tinggi, ia mampu menghubungkan lini belakang dan lini serang dengan baik.
Kelebihan Thom Haye:
Akurasi umpan tinggi
Pengatur ritme permainan
Berpengalaman di Eredivisie
Di laga melawan China nanti, Haye di perkirakan kembali menjadi starter untuk menjaga keseimbangan lini tengah bersama Pelupessy.
5. Sandy Walsh – 30 Tahun (14 Maret 1995)
Klub: Yokohama F. Marinos (Jepang)
Posisi: Bek kanan
Sandy Walsh yang kini membela klub Liga Jepang, Yokohama F. Marinos, juga tergolong pemain senior di skuad Garuda. Usianya telah mencapai 30 tahun sejak Maret lalu.
Bek kanan ini di kenal sebagai pemain serba bisa. Ia dapat bermain di posisi bek tengah maupun sayap kanan jika di butuhkan. Ketika Kevin Diks mengalami cedera, nama Walsh kembali menjadi andalan untuk mengisi lini belakang.
Baca juga: Zandbergen Merapat ke Persib? Ini Rumornya!
Kontribusi Sandy Walsh:
Konsisten dalam bertahan
Aktif membantu serangan
Disiplin dalam menjaga posisi
Tantangan Menghadapi Timnas China
China di kenal sebagai salah satu kekuatan Asia dengan pemain-pemain yang kuat secara fisik dan taktis. Pertandingan ini di perkirakan akan berjalan keras dan menuntut konsentrasi penuh.
Dalam laga penting seperti ini, kombinasi pemain muda dan senior sangat penting. Para pemain berpengalaman seperti Lilipaly, Amat, hingga Walsh di harapkan mampu memberikan ketenangan dan pengaruh positif, terutama saat menghadapi tekanan tinggi.
Pengalaman Adalah Aset Emas
Usia memang tak bisa di tolak, namun performa dan kontribusi tak selalu di tentukan oleh angka. Kelima pemain tertua Timnas Indonesia ini adalah bukti nyata bahwa kerja keras, konsistensi, dan profesionalisme dapat membuat pemain tetap relevan bahkan saat usia sudah memasuki kepala tiga.
Di tengah sorotan terhadap pemain muda, nama-nama seperti Lilipaly dan Amat membuktikan bahwa pengalaman tetap punya tempat istimewa. Mereka adalah figur yang bisa menjadi panutan dan pembeda di saat-saat genting.
Dengan perpaduan antara pengalaman dan energi muda, Timnas Indonesia di bawah arahan Patrick Kluivert siap melangkah lebih jauh di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
pemain tertua Timnas Indonesia, Timnas Indonesia vs China, pemain senior Timnas Indonesia, usia pemain Timnas Indonesia 2025

