Mulai Dipercaya Bojan Hodak, Alfeandra Dewangga Siap Jadi Kunci Persib Wujudkan Hattrick Juara - MaungPersib

Mulai Dipercaya Bojan Hodak, Alfeandra Dewangga Siap Jadi Kunci Persib Wujudkan Hattrick Juara

maungpersib.com – Kepercayaan pelatih memang sering jadi titik balik karier seorang pemain. Hal itu kini sedang dirasakan Alfeandra Dewangga. Bek kiri Persib Bandung tersebut perlahan tapi pasti mulai menunjukkan kapasitas terbaiknya setelah mendapat kesempatan bermain dari Bojan Hodak. Dari yang sempat tersisih di awal musim, Dewangga kini menjelma jadi salah satu opsi penting di lini belakang Maung Bandung.

Di tengah ambisi besar Persib untuk mencetak sejarah dengan meraih gelar juara tiga kali berturut-turut, Dewangga tak mau sekadar numpang lewat. Pemain berusia 24 tahun itu bersikeras ingin ambil peran nyata dan berkontribusi maksimal demi membawa Pangeran Biru kembali mengangkat trofi di akhir musim.

Perjalanan Dewangga Merebut Kepercayaan di Persib

Awal musim Super League 2025–2026 bukan periode yang mudah bagi Alfeandra Dewangga. Mantan pemain PSIS Semarang ini sempat minim menit bermain dan harus lebih sering memulai laga dari bangku cadangan. Situasi tersebut tentu jadi tantangan tersendiri, apalagi Persib dikenal memiliki kedalaman skuad yang cukup kompetitif di setiap lini.

Namun Dewangga memilih bersabar. Ia terus bekerja keras dalam sesi latihan, menjaga kondisi fisik, dan menunggu momen yang tepat. Kesempatan itu akhirnya datang ketika Bojan Hodak mulai memberinya kepercayaan secara bertahap. Sejak saat itu, performa Dewangga perlahan mengalami peningkatan yang signifikan.

Keputusan Hodak terbukti tak keliru. Dewangga tampil disiplin, konsisten, dan mampu menjalankan peran sebagai bek kiri dengan baik, baik saat bertahan maupun membantu serangan.

Empat Laga Beruntun Jadi Starter Persib

Kepercayaan penuh dari Bojan Hodak terlihat jelas dalam empat pertandingan terakhir Persib di putaran pertama Super League. Dalam laga-laga penting tersebut, Dewangga selalu dipercaya tampil sejak menit awal.

Empat pertandingan itu adalah saat Persib menghadapi Bhayangkara FC, PSM Makassar, Persik Kediri, dan laga bergengsi kontra Persija Jakarta. Khusus di laga melawan Persik Kediri pada 6 Januari lalu, Dewangga bahkan bermain penuh selama 90 menit dan tampil solid sepanjang pertandingan.

Penampilan konsisten ini menjadi bukti bahwa Dewangga bukan sekadar pelapis. Ia mampu menjawab kepercayaan pelatih dengan performa yang stabil dan minim kesalahan, sesuatu yang sangat dibutuhkan Persib dalam perburuan gelar juara.

Baca juga: Yudi Guntara Bicara Jujur: John Herdman Bukan Sulap Instan untuk Timnas Indonesia

Target Besar: Trofi Ketiga Secara Beruntun

Saat mulai mendapatkan tempat di tim utama, Dewangga langsung memasang target tinggi. Ia ingin membantu Persib Bandung meraih gelar juara untuk ketiga kalinya secara beruntun, sebuah pencapaian yang belum banyak terjadi dalam sejarah sepak bola Indonesia.

Sebagai informasi, Persib sukses menjuarai Liga Indonesia dalam dua musim terakhir. Konsistensi tersebut membuat ekspektasi publik semakin tinggi, sekaligus menambah tekanan bagi seluruh pemain. Namun bagi Dewangga, tekanan itu justru menjadi motivasi tambahan.

Ia menyadari betul bahwa kesempatan bermain di klub sebesar Persib adalah hal berharga. Karena itu, setiap menit di lapangan ingin ia manfaatkan sebaik mungkin untuk membantu tim meraih target besar.

Persib Tutup Putaran Pertama sebagai Juara Paruh Musim

Ambisi meraih trofi ketiga kini bukan sekadar mimpi. Persib Bandung berhasil menutup putaran pertama Super League 2025–2026 dengan status juara paruh musim. Hasil ini menjadi sinyal kuat bahwa Maung Bandung masih sangat kompetitif dan layak diperhitungkan sebagai kandidat juara.

Kepastian tersebut didapatkan setelah Persib sukses menaklukkan rival abadinya, Persija Jakarta, di laga pamungkas putaran pertama. Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada 11 Januari lalu berlangsung sengit dan penuh tensi, namun Persib mampu keluar sebagai pemenang.

Kemenangan atas Persija sekaligus membuat Persib merangsek ke puncak klasemen, menggeser Borneo FC yang sebelumnya memimpin. Tambahan tiga poin ini terasa sangat krusial dalam menjaga momentum positif tim.

Rekor Kandang Persib yang Mengesankan

Selain memuncaki klasemen, Persib juga mencatatkan rekor impresif di kandang sendiri. Kemenangan atas Persija membuat Pangeran Biru masih mempertahankan catatan tak terkalahkan dalam 17 pertandingan kandang Super League musim ini.

Rekor ini menunjukkan betapa kuatnya Persib saat bermain di hadapan Bobotoh. Dukungan penuh suporter ditambah performa solid para pemain membuat GBLA menjadi benteng yang sulit ditembus lawan.

Dewangga sendiri mengaku menikmati atmosfer laga kandang, terutama saat menghadapi rival besar. Menurutnya, dukungan suporter menjadi energi tambahan yang membuat pemain tampil lebih percaya diri.

Pernyataan Dewangga soal Target Juara

Dewangga tak menutupi rasa puasnya atas pencapaian juara paruh musim. Namun ia juga menegaskan bahwa target utama tim bukan sekadar berada di puncak klasemen sementara, melainkan menutup musim dengan gelar juara.

“Pasti sesuai ekspektasi karena kita memang ingin target juara lagi dan mencetak sejarah, tiga kali juara berturut-turut di Indonesia,” ujar Dewangga.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh pemain hanya fokus mengikuti arahan pelatih. Menurutnya, persiapan menuju putaran kedua akan dilakukan secara matang agar performa tim tetap terjaga.

“Persiapan khusus pasti ada. Kita sebagai pemain tinggal mengikuti instruksi dari pelatih dan menjalankannya sebaik mungkin,” tambahnya.

Menyikapi Rumor Pemain Baru Persib

Menjelang bergulirnya putaran kedua, Persib Bandung dikaitkan dengan sejumlah rumor transfer pemain. Salah satu nama yang paling santer dibicarakan adalah Layvin Kurzawa, mantan bek Paris Saint-Germain.

Meski manajemen belum mengumumkan secara resmi kedatangan pemain baru, rumor tersebut sudah menjadi bahan perbincangan di kalangan suporter. Dewangga pun menanggapi isu ini dengan sikap positif.

Ia berharap siapa pun pemain yang nantinya bergabung bisa cepat beradaptasi dan menyatu dengan tim. Menurutnya, chemistry antarpemain akan sangat menentukan performa Persib di sisa musim.

“Kalau memang ada pemain baru, semoga bisa cepat menyatu dengan tim dan membangun chemistry,” ujar Dewangga singkat.

Baca juga: Tuan Rumah Persik Kediri Berpotensi Menyulitkan PERSIB di Kediri

Konsistensi Dewangga Jadi Modal Penting Persib

Sejak mendapatkan kepercayaan, performa Alfeandra Dewangga memang menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Ia tampil lebih tenang saat bertahan, rajin membantu serangan, dan mampu membaca permainan dengan baik.

Kontribusinya di sisi kiri pertahanan membuat Persib tampil lebih seimbang. Hal ini tentu menjadi modal penting bagi Bojan Hodak dalam meramu strategi menghadapi putaran kedua yang di prediksi akan lebih ketat.

Dengan status juara paruh musim, Persib memiliki modal kepercayaan diri yang besar. Namun Alfeandra Dewangga dan rekan-rekannya sadar, perjalanan masih panjang.

Kerja keras, konsistensi, dan fokus penuh akan jadi kunci utama jika Persib ingin benar-benar mencatat sejarah dengan meraih trofi ketiga secara beruntun dan menegaskan dominasinya di sepak bola Indonesia.

Baca juga: Berguinho Sejenak Lupakan Sepakbola di Masa Jeda Kompetisi

Peran Bojan Hodak dalam Mengangkat Kepercayaan Diri Pemain Lokal

Keberhasilan Alfeandra Dewangga menembus tim utama Persib tak lepas dari peran besar Bojan Hodak. Pelatih asal Kroasia tersebut di kenal berani memberi kesempatan kepada pemain lokal yang menunjukkan etos kerja dan disiplin tinggi dalam latihan. Pendekatan ini membuat persaingan di dalam tim berjalan sehat dan mendorong setiap pemain untuk terus berkembang.

Bojan Hodak tak hanya menilai pemain dari nama besar atau pengalaman, tetapi lebih pada kesiapan dan kontribusi di lapangan. Kepercayaan yang di berikan pelatih pun berdampak besar pada mental pemain, membuat Dewangga tampil lebih percaya diri dan berani mengambil keputusan.

Dengan rotasi yang tepat dan kepercayaan pada pemain lokal, Persib tak hanya kuat secara tim, tapi juga solid secara mental.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *