Bojan Hodak Soroti Penalti Borneo FC, Persib Gagal Bawa Pulang Tiga Poin dari Samarinda - MaungPersib

Bojan Hodak Soroti Penalti Borneo FC, Persib Gagal Bawa Pulang Tiga Poin dari Samarinda

Maungpersib.com – Laga panas antara Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda di lanjutan BRI Super League musim 2025/2026 berakhir tanpa pemenang. Duel yang di gelar di Stadion Segiri pada Minggu malam (15/3/2026) itu selesai dengan skor 1-1. Hasil ini jelas bikin banyak pihak sedikit kecewa, terutama kubu Maung Bandung. Soalnya, Persib sebenarnya sudah sempat unggul lebih dulu dan punya peluang besar buat mengunci kemenangan. Tapi pada akhirnya, tim tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan lewat titik putih.

Pelatih Persib, Bojan Hodak, pun angkat suara setelah pertandingan. Ia mengaku menyesalkan hasil imbang tersebut. Menurutnya, Persib sebenarnya tampil cukup baik dan layak membawa pulang tiga poin dari Samarinda. Meski begitu, satu momen krusial di babak kedua menjadi sorotan utama. Ya, momen penalti untuk Borneo FC yang akhirnya mengubah jalannya pertandingan.

Jalannya Pertandingan Persib vs Borneo FC

Sejak peluit awal di bunyikan, pertandingan langsung berjalan seru. Kedua tim sama-sama tampil agresif dan mencoba mengontrol permainan.Persib terlihat cukup percaya diri. Tim asuhan Bojan Hodak bermain rapi dan mampu menekan pertahanan Borneo FC sejak menit awal. Kombinasi lini tengah yang di pimpin oleh Marc Klok membuat aliran bola Persib cukup lancar.

Beberapa peluang pun berhasil di ciptakan oleh tim tamu. Serangan demi serangan membuat lini belakang Borneo FC harus bekerja keras. Akhirnya, kebuntuan pecah di babak pertama. Gol pembuka Persib lahir dari kaki Adam Alis. Gelandang enerjik tersebut berhasil memanfaatkan situasi di depan gawang dan menaklukkan penjaga gawang Borneo FC. Gol tersebut membuat Persib unggul 1-0.

Suasana stadion sempat sedikit terdiam karena tim tuan rumah tertinggal. Namun pertandingan masih panjang, dan Borneo FC jelas tidak mau menyerah begitu saja.

Babak Kedua,  Tekanan Borneo FC Mulai Terasa

Memasuki babak kedua, pertandingan berubah cukup drastis. Borneo FC mulai meningkatkan intensitas serangan mereka.Tim berjuluk Pesut Etam itu lebih sering menekan lewat bola mati. Situasi seperti free kick dan crossing ke kotak penalti beberapa kali membuat pertahanan Persib cukup kerepotan.Pelatih Persib, Bojan Hodak, juga mengakui bahwa tekanan Borneo FC di babak kedua memang meningkat.

Menurutnya, Persib masih punya peluang, tapi tidak sebanyak yang di dapatkan di babak pertama.Borneo FC sendiri terlihat lebih berani mengambil risiko. Mereka mencoba memanfaatkan setiap peluang yang ada, termasuk dari situasi bola mati. Dan benar saja, momen yang mengubah pertandingan akhirnya datang di pertengahan babak kedua.

Momen Kontroversial,  Penalti untuk Borneo FC

Salah satu momen paling ramai di bicarakan dari laga ini tentu saja keputusan penalti yang diberikan kepada Borneo FC.Wasit menunjuk titik putih setelah terjadi insiden di dalam kotak penalti Persib. Keputusan itu langsung disambut protes dari beberapa pemain Maung Bandung. Eksekusi penalti kemudian diambil oleh Mariano Peralta. Tanpa banyak drama, Peralta sukses menjalankan tugasnya dengan baik.

Bola meluncur masuk ke gawang Persib dan mengubah skor menjadi 1-1. Gol tersebut membuat pertandingan kembali terbuka. Namun bagi Persib, momen ini terasa cukup menyakitkan. Soalnya mereka sudah sangat dekat dengan kemenangan sebelum akhirnya penalti tersebut mengubah situasi.

Baca juga: Sampurasun Subang! Momen Hangat Bareng Persib, Indofood, dan Bobotoh Bikin Ramadan Makin Berkesan

Bojan Hodak Soroti Dugaan Pelanggaran Sebelumnya

Usai pertandingan, Bojan Hodak memberikan komentarnya terkait insiden penalti tersebut.

Pelatih asal Kroasia itu mengaku belum melihat secara detail rekaman video kejadian tersebut. Namun ia mendapatkan informasi bahwa sebelum penalti terjadi, ada dugaan pelanggaran terhadap bek Persib.Pemain yang dimaksud adalah Patricio Matricardi. Menurut Hodak, kemungkinan ada pelanggaran yang terjadi lebih dulu kepada Matricardi, tetapi tidak terlihat oleh wasit. Ia mengatakan atmosfer pertandingan sebenarnya sangat bagus dan laga berjalan menarik. Namun menurutnya, Persib seharusnya bisa memenangkan pertandingan tersebut.Meski demikian, Hodak memilih tidak buru-buru menyalahkan keputusan wasit.

Ia menegaskan bahwa timnya akan mempelajari tayangan ulang pertandingan terlebih dahulu. Jika memang ditemukan kesalahan dalam pengambilan keputusan, pihak Persib tidak menutup kemungkinan akan mengajukan keluhan resmi kepada komite wasit. Langkah tersebut dianggap penting agar setiap keputusan dalam pertandingan bisa dievaluasi dengan lebih adil.

Persib Sebenarnya Punya Banyak Peluang

Selain membahas penalti, Bojan Hodak juga menyinggung performa timnya selama pertandingan.Menurutnya, Persib sebenarnya punya cukup banyak peluang, terutama di babak pertama. Beberapa kesempatan emas bahkan hampir saja berbuah gol tambahan. Namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat skor tidak berubah. Jika saja satu atau dua peluang tersebut bisa dimanfaatkan dengan baik, kemungkinan besar Persib sudah mengunci kemenangan sejak awal.

Sayangnya, sepak bola memang sering berjalan tidak sesuai rencana. Ketika peluang gagal dimanfaatkan, lawan biasanya mendapat kesempatan untuk bangkit. Hal itu pula yang terjadi pada pertandingan ini.

Marc Klok,  Persib Kehilangan Dua Poin Penting

Sementara itu, kapten Persib Marc Klok juga memberikan komentarnya setelah pertandingan.Gelandang naturalisasi tersebut mengaku timnya datang ke Samarinda dengan target yang jelas menang. Menurut Klok, satu poin tetap patut disyukuri. Namun ia tidak menampik bahwa Persib sebenarnya kehilangan dua poin penting dalam laga tersebut.

Persib sudah berada di posisi yang bagus setelah unggul lebih dulu. Tapi pada akhirnya mereka harus puas berbagi angka dengan Borneo FC.Meski begitu, Klok tetap mengapresiasi kerja keras seluruh pemain di lapangan. Bermain di kandang Borneo FC memang tidak pernah mudah. Dukungan suporter tuan rumah yang luar biasa sering kali menjadi tambahan energi bagi tim Pesut Etam.

Persaingan Papan Atas Super League Semakin Panas

Hasil imbang ini membuat persaingan di papan atas klasemen sementara BRI Super League semakin menarik.Persib masih bertahan di posisi puncak dengan koleksi 58 poin. Sementara itu Borneo FC terus membayangi di posisi kedua dengan 54 poin. Selisih empat poin tentu belum benar-benar aman bagi Maung Bandung.

Kompetisi masih menyisakan beberapa pertandingan lagi, sehingga peluang perubahan posisi masih sangat terbuka.Karena itu, setiap pertandingan ke depan akan terasa seperti final bagi kedua tim. Persib harus tetap konsisten jika ingin mempertahankan posisi puncak klasemen. Sementara Borneo FC tentu akan terus mencoba menekan dan mengejar selisih poin tersebut.

Hasil Imbang yang Tetap Penting bagi Persib

Walau gagal meraih kemenangan, hasil imbang ini sebenarnya tetap punya nilai penting bagi Persib.Setidaknya, mereka berhasil menghindari kekalahan saat bermain di kandang salah satu rival terkuat musim ini. Satu poin di Samarinda juga membuat Persib masih memegang kendali dalam perebutan gelar. Namun jelas, tim asuhan Bojan Hodak harus segera bangkit di pertandingan berikutnya. Konsistensi akan menjadi kunci jika mereka ingin menutup musim sebagai juara.

Para obotoh tentu berharap Persib bisa tampil lebih tajam di laga-laga selanjutnya. Dengan skuad yang dimiliki saat ini, peluang untuk meraih gelar masih terbuka lebar.Dan jika Maung Bandung mampu menjaga performa mereka, bukan tidak mungkin musim ini akan berakhir dengan cerita indah bagi Persib Bandung.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *