Maungpersib.com – Pertandingan antara Malut United vs Persib Bandung yang semula menjadi bagian dari pekan ke-12 I.League (Super League) 2025–2026 resmi mengalami perubahan jadwal. Pergeseran ini memicu berbagai reaksi dari suporter, pengamat sepak bola, hingga pihak manajemen klub.
Lantas, apa sebenarnya alasan di balik penundaan laga tersebut dan bagaimana dampaknya terhadap perjalanan kedua tim di kompetisi musim ini?
Jadwal Awal dan Perubahan yang Ditetapkan
Awalnya, duel Malut United vs Persib Bandung di jadwalkan berlangsung pada 9 November 2025 di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate. Namun, pihak operator kompetisi I.League mengonfirmasi bahwa pertandingan tersebut akan di undur menjadi 14 Desember 2025.
Perubahan jadwal ini di umumkan secara resmi melalui surat bernomor 1640/LI-KOM/X/2025, yang di tandatangani oleh Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, pada Selasa, 21 Oktober 2025. Dalam surat tersebut di jelaskan bahwa keputusan ini di ambil setelah mempertimbangkan surat permohonan resmi yang di ajukan oleh pihak Persib Bandung.
Alasan Utama Penundaan Laga
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menjelaskan bahwa timnya menghadapi kesulitan logistik untuk menuju Ternate setelah melakoni laga di ajang AFC Champions League Two (ACL 2) melawan Selangor FC pada 6 November 2025.
“Kami mengajukan perubahan tanggal untuk laga tandang melawan Malut United karena dari Kuala Lumpur sangat sulit untuk mendapat tiket perjalanan ke Ternate,” ungkap Bojan Hodak kepada media.
Persib hanya memiliki jeda tiga hari sebelum jadwal awal pertandingan di Ternate, sementara jalur penerbangan dari Malaysia ke Maluku Utara terbilang terbatas dan memerlukan waktu transit panjang. Hal inilah yang membuat tim tidak memungkinkan tiba tepat waktu tanpa risiko kelelahan ekstrem bagi para pemain.
Dukungan dari Operator Liga dan Pihak Terkait
Pihak I.League melalui surat resminya menyatakan dukungan penuh terhadap Persib Bandung sebagai salah satu wakil Indonesia di kompetisi Asia. Mereka menilai, kelancaran perjalanan klub dalam ajang internasional juga merupakan bagian dari peningkatan prestasi sepak bola nasional.
“Keputusan ini di ambil demi menjaga performa klub Indonesia yang sedang berjuang di kompetisi Asia. Kami ingin memastikan tidak ada klub yang di rugikan karena padatnya jadwal,” tulis pernyataan resmi I.League.
Langkah ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk suporter Persib dan pecinta sepak bola nasional yang menilai bahwa keseimbangan antara jadwal domestik dan internasional perlu di perhatikan secara serius.
Respons Persib Bandung, Fokus pada Performa dan Kebugaran Pemain
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Hermawan, menyampaikan terima kasih kepada pihak operator liga yang telah memahami kondisi tim. Ia menegaskan bahwa perubahan jadwal ini sangat penting untuk menjaga kebugaran pemain.
“Kami berterima kasih kepada operator liga atas dukungannya terhadap kiprah klub Indonesia di level Asia,” ujar Adhitia.
“Penyesuaian ini memberi ruang bagi tim untuk menjaga performa, meminimalkan risiko kelelahan, dan tetap menampilkan permainan terbaik di setiap kompetisi,” tambahnya.
Pada musim lalu, Persib kesulitan bersaing di ACL 2 karena kelelahan menghadapi jadwal padat. Dengan penyesuaian kali ini, klub berharap bisa tampil lebih optimal di dua ajang sekaligus.
Baca juga: Bobotoh Antusias Saksikan Duel Persib vs Persebaya, 20 Ribu Tiket Ludes
Dampak Penundaan bagi Malut United
Bagi Malut United, penundaan ini berarti harus melakukan penyesuaian strategi latihan dan jadwal pertandingan. Tim asuhan pelatih Rafael Bergara sedang dalam tren positif setelah kemenangan atas Madura United pada 19 September 2025, di mana trio Ciro Alves, David da Silva, dan Tyronne del Pino tampil gemilang.
Namun, perubahan jadwal membuat momentum tersebut sedikit tertunda. Tim pelatih kini berfokus pada manajemen ritme latihan agar pemain tetap bugar hingga Desember nanti.
Selain itu, pertandingan melawan Persib merupakan laga penting karena akan menjadi ujian mental dan taktik bagi skuad Malut United menghadapi salah satu klub terbesar di Indonesia. Dengan waktu persiapan tambahan, Malut United di harapkan bisa menampilkan performa yang lebih solid di kandang sendiri.
Dampak terhadap Jadwal Kompetisi I.League
Perubahan jadwal satu pertandingan memang terlihat sederhana, namun dalam sistem kompetisi padat seperti I.League 2025–2026, setiap penundaan dapat memengaruhi kalender pertandingan klub lainnya. Operator liga kini tengah meninjau ulang jadwal agar tidak terjadi bentrokan dengan pertandingan lainnya menjelang akhir tahun.
Selain itu, dengan semakin dekatnya fase akhir putaran pertama liga, kondisi fisik dan rotasi pemain akan menjadi faktor kunci. Klub-klub yang bermain di ajang Asia seperti Persib dan Bali United di harapkan mendapatkan perlakuan khusus untuk menjaga kualitas kompetisi secara keseluruhan.
Tantangan Persib Bandung di Kompetisi Ganda
Persib Bandung kini di hadapkan pada tantangan besar untuk menjaga keseimbangan antara kompetisi I.League dan ACL 2. Dengan target tinggi di kedua ajang, pelatih Bojan Hodak di tuntut mampu melakukan rotasi cerdas tanpa mengorbankan performa.
Manajemen Persib menegaskan bahwa membawa nama Indonesia di level Asia bukan hanya soal gengsi, melainkan juga tanggung jawab besar.
“Bagi kami, membawa nama Indonesia di ajang Asia adalah tanggung jawab sekaligus kebanggaan,” ujar Adhitia Putra Hermawan.
“Kami akan terus berupaya menjaga keseimbangan antara target di liga dan di kompetisi Asia. Setiap pertandingan adalah kesempatan untuk membanggakan Bandung dan Indonesia.”
Prediksi dan Harapan Menjelang Laga Tunda
Pertandingan Malut United vs Persib Bandung kini menjadi salah satu laga yang paling di nantikan di bulan Desember 2025. Bukan hanya karena keterlambatannya, tetapi juga karena kedua tim sedang berada dalam performa menjanjikan:
- Persib Bandung berpotensi datang dengan moral tinggi apabila mampu melangkah jauh di ACL 2.
- Malut United bertekad mempertahankan rekor apik di kandang dengan dukungan penuh suporter di Stadion Kie Raha.
Secara taktikal, laga ini di prediksi akan menghadirkan duel menarik antara lini tengah Persib yang solid dan permainan cepat Malut United di sayap.
Reaksi Suporter atas Penundaan Laga
Penundaan pertandingan Malut United vs Persib Bandung mendapat beragam tanggapan dari suporter. Bobotoh menilai keputusan ini wajar demi menjaga kondisi tim yang juga berjuang di kompetisi Asia. Sementara pendukung Malut United sempat kecewa, namun memahami alasan logistik dan jadwal padat yang dihadapi lawan.
Meski mundur, laga ini justru dinilai akan semakin menarik karena antusiasme penonton diprediksi meningkat saat pertandingan digelar pada Desember nanti.
Keputusan Tepat demi Kualitas Sepak Bola Nasional
Penundaan laga Malut United vs Persib Bandung bukan semata-mata keputusan teknis, melainkan bentuk komitmen untuk menjaga keseimbangan kompetisi dan mendukung prestasi Indonesia di kancah Asia. Dengan kebijakan ini, Persib memiliki waktu cukup untuk fokus pada ajang internasional, sementara Malut United dapat mempersiapkan diri secara maksimal untuk menghadapi lawan tangguh.
Keputusan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa I.League kini semakin profesional dalam mengatur jadwal dan memberikan ruang bagi klub-klub Indonesia untuk berprestasi lebih jauh.
Menjelang pertarungan pada 14 Desember 2025, publik sepak bola Tanah Air tentu menanti, apakah Persib mampu mempertahankan konsistensi mereka, atau justru Malut United yang akan memanfaatkan laga tunda ini untuk menciptakan kejutan di depan ribuan pendukung setianya?

