Gol Mariano Peralta Selamatkan Borneo FC, Persib Bandung Ditahan 1-1 di Segiri

Gol Mariano Peralta Selamatkan Borneo FC, Persib Bandung Ditahan 1-1 di Segiri

maungpersib.com – Laga panas tersaji saat Borneo FC Samarinda menjamu Persib Bandung dalam pertandingan tunda pekan ke-21 Liga 1 Indonesia musim 2025/2026. Duel yang di gelar di Stadion Segiri pada Minggu malam (15/3/2026) ini berakhir dengan skor imbang 1-1. Pertandingan ini benar-benar penuh drama. Persib sempat unggul lebih dulu lewat gol cepat Adam Alis di babak pertama. Namun tuan rumah tidak menyerah begitu saja. Borneo FC bangkit di babak kedua dan akhirnya berhasil menyamakan skor lewat penalti Mariano Peralta.

Gol tersebut jadi penyelamat bagi Pesut Etam dari kekalahan di kandang sendiri. Satu poin tambahan pun terasa cukup penting, apalagi pertandingan berlangsung sangat ketat dari awal hingga akhir. Menariknya lagi, laga ini juga mempengaruhi peta persaingan di papan atas klasemen. Persib masih bertahan di posisi pertama, sementara Borneo FC tetap membuntuti di peringkat kedua.

Persib Bandung Tampil Tajam di Awal Pertandingan

Sejak peluit awal di bunyikan, pertandingan langsung berjalan dengan tempo cukup tinggi. Kedua tim sama-sama bermain terbuka. Borneo FC mencoba mengambil inisiatif serangan karena bermain di hadapan pendukung sendiri.Namun justru Persib yang berhasil mencuri gol lebih dulu. Pada menit ke-14, situasi kemelut terjadi di depan gawang Borneo FC. Bola liar di dalam kotak penalti langsung di sambar Adam Alis. Tanpa banyak kontrol, ia melepaskan tembakan keras yang tidak mampu di hentikan oleh Nadeo Argawinata.

Gol tersebut membuat Persib unggul 1-0. Keunggulan itu membuat tim asuhan Bojan Hodak semakin percaya diri. Mereka mulai bermain lebih sabar sambil menunggu celah untuk melancarkan serangan balik. Sementara itu, Borneo FC terlihat sedikit terkejut dengan gol cepat tersebut. Meski begitu, mereka tetap berusaha membalas.

Baca juga: Pernyataan Resmi PERSIB, Penutupan Tribun Selatan Usai Laga Kontra Ratchaburi FC dan Langkah Evaluasi Menyeluruh

Borneo FC Mulai Bangkit dan Menekan

Tertinggal satu gol membuat Borneo FC meningkatkan intensitas serangan. Beberapa peluang mulai tercipta dari kaki para pemain depan mereka.Salah satu peluang terbaik datang pada menit ke-21. Koldo Obieta mencoba menyambut umpan dari Mariano Peralta. Sayangnya, sepakan yang di lepaskan masih melenceng tipis di samping gawang Teja Paku Alam.

Atmosfer stadion pun makin panas. Lebih dari 11 ribu penonton yang memadati Stadion Segiri terus memberi dukungan kepada tim tuan rumah. Borneo FC sebenarnya beberapa kali berhasil masuk ke area berbahaya Persib. Namun penyelesaian akhir masih belum maksimal. Sementara Persib bermain cukup disiplin dalam bertahan. Hingga babak pertama berakhir, skor tetap 1-0 untuk keunggulan Persib Bandung.

Babak Kedua Jadi Milik Pesut Etam

Memasuki babak kedua, Borneo FC tampil jauh lebih agresif. Mereka langsung mengambil inisiatif menyerang sejak menit pertama.Peluang emas bahkan langsung hadir di awal babak kedua. Koldo Obieta mendapatkan umpan silang matang dari Mariano Peralta tepat di depan gawang. Sayangnya, sepakan striker asal Spanyol itu justru melebar. Padahal posisinya sudah sangat ideal untuk mencetak gol.

Meski gagal memanfaatkan peluang tersebut, Borneo FC tidak menurunkan tempo permainan. Mereka terus menggempur lini pertahanan Persib.Tekanan demi tekanan mulai membuat lini belakang Maung Bandung bekerja ekstra keras. Pada menit ke-68, Obieta kembali mendapatkan peluang lewat sundulan. Namun bola masih belum tepat sasaran. Satu menit kemudian, giliran umpan lambung dari Christophe Nduwarugira yang mengarah ke Obieta. Lagi-lagi peluang tersebut belum berbuah gol karena bola melambung di atas mistar.

Baca juga: Bojan Hodak Bawa Angin Segar untuk Persib Bandung Jelang Duel Kontra Persik Kediri

Drama VAR Berujung Penalti

Kerja keras Borneo FC akhirnya membuahkan hasil menjelang akhir pertandingan. Pada menit ke-81, wasit menghentikan pertandingan setelah terjadi dugaan handball di dalam kotak penalti Persib. Situasi tersebut kemudian di periksa menggunakan Video Assistant Referee atau VAR.

Setelah melihat tayangan ulang, wasit memutuskan memberikan penalti kepada Borneo FC. Bola di ketahui sempat mengenai tangan Uilliam Barros saat berusaha menghalau serangan. Keputusan ini langsung di sambut sorakan keras dari para suporter tuan rumah. Mariano Peralta kemudian maju sebagai eksekutor penalti. Pemain asal Argentina itu tampil sangat tenang.

Dengan langkah pendek sebelum menendang, Peralta sukses mengecoh Teja Paku Alam. Bola meluncur ke pojok kanan gawang dan tidak mampu di jangkau. Gol tersebut tercipta pada menit ke-84 dan membuat skor berubah menjadi 1-1.

Baca juga: Penalti Mariano Peralta Gagalkan Kemenangan Persib Bandung Atas Borneo di BRI Super League 2026

Menit-Menit Akhir Penuh Ketegangan

Setelah skor kembali imbang, pertandingan langsung berubah semakin panas. Kedua tim sama-sama ingin mencuri kemenangan di sisa waktu yang ada. Borneo FC terlihat lebih percaya diri setelah berhasil menyamakan kedudukan. Mereka terus menekan pertahanan Persib. Salah satu peluang berbahaya datang dari kaki Mariano Peralta pada menit 90+4. Ia melepaskan tendangan keras dari dalam kotak penalti.

Namun Teja Paku Alam kembali menunjukkan kualitasnya sebagai kiper utama Persib. Ia berhasil menepis bola dengan penyelamatan gemilang. Persib sendiri hampir saja mencuri kemenangan dramatis di menit akhir. Pada menit 90+6, Beckham Putra Nugraha berhasil lolos dari jebakan offside. Ia bahkan sudah melewati Nadeo Argawinata dan tinggal berhadapan dengan gawang kosong.

Namun momen krusial itu di gagalkan oleh aksi heroik Kei Hirose yang melakukan sapuan tepat di garis gawang. Peluang emas tersebut akhirnya terbuang sia-sia. Tak lama setelah itu, wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir. Skor 1-1 pun tetap bertahan hingga laga selesai.

Hasil Imbang Tidak Mengubah Peta Klasemen

Hasil seri ini membuat persaingan papan atas klasemen Liga 1 Indonesia 2025/2026 semakin menarik. Persib Bandung masih kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 58 poin. Sementara Borneo FC tetap berada di posisi kedua dengan 54 poin.

Selisih empat poin membuat perebutan gelar juara musim ini masih sangat terbuka. Apalagi kompetisi masih menyisakan beberapa pertandingan penting. Bagi Persib, satu poin dari Samarinda sebenarnya bukan hasil yang buruk. Mereka tetap mempertahankan posisi teratas. Namun di sisi lain, Maung Bandung mungkin sedikit menyesal karena sempat unggul lebih dulu dan hampir menang di menit akhir.

Sementara bagi Borneo FC, hasil imbang ini terasa seperti kemenangan kecil. Mereka berhasil bangkit setelah tertinggal dan menunjukkan mental kuat di hadapan pendukung sendiri.Performa agresif di babak kedua juga jadi sinyal bahwa Pesut Etam masih sangat serius dalam perburuan gelar musim ini. Jika konsistensi ini terus terjaga, bukan tidak mungkin Borneo FC bisa memberi tekanan lebih besar kepada Persib di sisa musim.

Satu hal yang pasti, duel antara dua tim papan atas ini sekali lagi membuktikan bahwa persaingan Liga 1 musim 2025/2026 benar-benar seru dan sulit di prediksi. Setiap pertandingan bisa menghadirkan drama, kejutan, dan momen menegangkan seperti yang terjadi di Stadion Segiri malam itu.

Baca juga: Adam Alis Bersinar di Kandang Eks Klub, Persib Bandung Bidik Hattrick Juara!

Kesimpulan

Pertandingan antara Borneo FC Samarinda dan Persib Bandung di Stadion Segiri benar-benar menyajikan duel yang seru sampai menit akhir. Persib sempat berada di atas angin setelah gol cepat dari Adam Alis, tetapi Borneo FC menunjukkan mental kuat dengan terus menekan sepanjang babak kedua.

Gol penalti dari Mariano Peralta akhirnya menjadi penyelamat bagi Pesut Etam dan memastikan pertandingan berakhir dengan skor imbang 1-1. Kedua tim sama-sama memiliki peluang emas di menit akhir, namun solidnya lini pertahanan serta aksi penyelamatan para pemain membuat skor tidak berubah hingga peluit panjang di bunyikan.

Hasil ini memang tidak mengubah posisi kedua tim di klasemen Liga 1 Indonesia, tetapi menunjukkan betapa ketatnya persaingan menuju gelar juara musim 2025/2026. Persib masih memimpin klasemen, sementara Borneo FC terus membayangi dengan selisih poin yang masih sangat mungkin di kejar.

Jika melihat permainan kedua tim di laga ini, satu hal jadi jelas: perburuan gelar Liga 1 musim ini masih jauh dari kata selesai. Dengan beberapa pertandingan penting yang masih tersisa, setiap poin akan sangat menentukan. Persib harus tetap konsisten di puncak, sementara Borneo FC jelas tidak akan menyerah begitu saja dalam mengejar peluang juara.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *