Hodak Senang Ramon Tanque Makin Produktif Bersama PERSIB - MaungPersib

Hodak Senang Ramon Tanque Makin Produktif Bersama PERSIB

Maungpersib.com – Kepercayaan memang tidak selalu langsung berbuah gol. Tapi ketika kesabaran di pertahankan, hasil biasanya datang pelan-pelan. Itulah yang kini di rasakan Pelatih PERSIB Bandung, Bojan Hodak, setelah melihat penyerang asal Brasil, Ramon “Tanque” de Andrade Souza, mulai menunjukkan ketajamannya di lini depan.

Hodak tak menutupi rasa puasnya. Performa Ramon Tanque yang sempat tersendat di awal musim, kini perlahan berubah jadi aset penting bagi Maung Bandung. Gol demi gol datang, kepercayaan diri meningkat, dan PERSIB pun ikut di untungkan.

Kesabaran Hodak Berbuah Manis

Bojan Hodak di kenal sebagai pelatih yang tidak mudah panik. Ketika banyak pihak mulai mempertanyakan ketajaman Ramon Tanque di awal musim, Hodak memilih jalan berbeda. Ia tidak melontarkan ultimatum, apalagi tekanan berlebihan. Menurut Hodak, seorang penyerang butuh ruang untuk tumbuh. Gol bukan sekadar soal teknik, tapi juga soal mental. Ketika kepercayaan diri turun, sentuhan terakhir pun sering ikut menghilang.

“Saya tidak pernah mengultimatum apa pun terhadapnya. Sejak pertandingan awal dia belum bisa mencetak gol, saya dan semua terus memberi motivasi. Dia bekerja keras dan berusaha sekuat tenaga,” ujar Hodak. Pendekatan itu ternyata tepat. Alih-alih tertekan, Ramon Tanque justru semakin fokus memperbaiki permainannya.

Awal Musim yang Tidak Mudah bagi Ramon Tanque

Datang sebagai penyerang asing, ekspektasi terhadap Ramon Tanque jelas tinggi. Publik PERSIB berharap ia langsung gacor sejak laga-laga awal. Sayangnya, realita di lapangan tidak semudah itu. Beberapa peluang emas gagal di konversi. Adaptasi dengan ritme Super League Indonesia dan gaya bermain PERSIB juga butuh waktu. Situasi ini membuat Ramon sempat mengalami kebuntuan gol.

Namun, di balik itu semua, kontribusinya tak sepenuhnya hilang. Ia tetap bekerja keras membuka ruang, menahan bola, dan membantu alur serangan. Hal-hal kecil ini yang sering luput dari sorotan, tapi sangat di hargai pelatih.

Gol Pertama Jadi Titik Balik

Menurut Bojan Hodak, satu gol pertama sangat krusial bagi seorang striker. Gol itu seperti membuka pintu yang sebelumnya terkunci rapat. Begitu terbuka, semuanya terasa lebih ringan. Hodak menilai gol awal yang di cetak Ramon Tanque mampu mendongkrak kepercayaan dirinya. Setelah itu, naluri mencetak golnya kembali hidup.

“Setelah gol pertama, kepercayaan dirinya naik. Gol-gol berikutnya seperti tinggal menunggu waktu,” ungkap Hodak. Dan benar saja. Statistik mulai berpihak kepada Ramon.

Statistik Meningkat, Kepercayaan Diri Melonjak

Sejauh ini, Ramon Tanque sudah mencatatkan empat gol bersama PERSIB. Rinciannya, tiga gol di Super League dan satu gol di AFC Champions League Two. Puncaknya terjadi pada pekan ke-15 Super League 2025/26. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu, 21 Desember 2025, Ramon tampil luar biasa.

Ia memborong dua gol kemenangan PERSIB atas Bhayangkara FC, sekaligus memastikan tiga poin penting tetap berada di Bandung.

Dua Gol ke Gawang Bhayangkara FC Jadi Penegasan

Dua gol ke gawang Bhayangkara FC bukan sekadar angka. Gol tersebut menjadi simbol bahwa Ramon Tanque sudah benar-benar menemukan ritmenya. Pergerakannya lebih tajam. Pengambilan posisi makin matang. Penyelesaian akhir pun terlihat lebih tenang. Tak heran jika Hodak tampak puas dengan perkembangan anak asuhnya itu.

Bagi Ramon sendiri, laga tersebut bisa dibilang sebagai momen pembuktian. Bahwa ia bukan sekadar pelengkap, tapi striker yang bisa diandalkan.

Baca juga: Starter PERSIB Kontra Dewa United,  Analisis Lengkap Jelang Laga Pekan ke-13 Super League 2025/26

Peran Mental dalam Kebangkitan Ramon Tanque

Hodak menegaskan, faktor mental memegang peran besar dalam kebangkitan Ramon. Ketika tekanan berkurang dan dukungan terus di berikan, pemain bisa tampil lebih lepas. Pendekatan ini juga menunjukkan bagaimana Hodak memahami karakter pemain Amerika Latin, yang cenderung bermain dengan perasaan dan emosi. Alih-alih di marahi saat gagal, Ramon justru diberi kepercayaan. Dan kepercayaan itu di bayar lunas dengan performa di lapangan.

Lini Depan PERSIB Semakin Kompetitif

Tak hanya Ramon Tanque yang mencuri perhatian. Hodak juga merasa senang karena seluruh penyerang PERSIB menunjukkan performa positif, baik di Super League maupun AFC Champions League Two.

Situasi ini jelas menguntungkan tim. Persaingan sehat membuat setiap pemain terdorong untuk tampil maksimal. “Awal kompetisi saya senang karena Uilliam Barros terus mencetak gol. Lalu Andrew Jung juga menunjukkan kualitasnya, meski sempat terhambat cedera. Sekarang Ramon sedang dalam performa terbaik,” jelas Hodak.

Uilliam Barros dan Andrew Jung Tak Kalah Penting

Uilliam Barros sempat menjadi tumpuan utama PERSIB di awal musim. Gol-golnya membantu tim melewati fase krusial saat pemain lain masih beradaptasi. Sementara itu, Andrew Jung juga sempat menunjukkan kualitas sebagai penyerang tajam sebelum cedera menghambat performanya. Meski begitu, kontribusinya tetap diakui.

Kini, dengan Ramon Tanque ikut produktif, PERSIB memiliki banyak opsi di lini depan. Hodak pun bisa lebih fleksibel dalam meracik strategi.

Dampak Positif bagi Perjalanan PERSIB di Dua Kompetisi

Produktivitas para penyerang menjadi modal penting bagi PERSIB yang tampil di dua ajang sekaligus. Jadwal padat menuntut rotasi, dan kedalaman skuad sangat dibutuhkan.

Dengan semua striker dalam kondisi on fire, beban tidak hanya bertumpu pada satu nama. Tim pun lebih siap menghadapi tantangan ke depan, baik di level domestik maupun Asia.

Kepercayaan Pelatih Jadi Kunci

Apa yang di alami Ramon Tanque menjadi contoh nyata bahwa kepercayaan pelatih bisa mengubah segalanya. Dalam sepak bola modern, manajemen psikologis pemain tak kalah penting di bandingkan taktik. Bojan Hodak menunjukkan bahwa kesabaran dan komunikasi yang tepat bisa menghasilkan performa maksimal. Ramon Tanque adalah bukti hidup dari pendekatan tersebut.

Dukungan Suporter Jadi Energi Tambahan bagi Ramon Tanque

Performa impresif Ramon Tanque di lapangan tak bisa dilepaskan dari dukungan penuh suporter PERSIB. Bermain di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) dengan atmosfer yang selalu hidup, Ramon merasakan energi berbeda. Sorakan, nyanyian, hingga tepuk tangan dari tribun menjadi bahan bakar emosional yang mendorongnya tampil lebih percaya diri.

Di awal musim, saat gol belum kunjung datang, sebagian pemain mungkin akan tertekan. Namun, dukungan yang relatif konsisten dari Bobotoh justru membuat Ramon merasa diterima dan dipercaya. Situasi ini penting bagi pemain asing yang masih beradaptasi, baik dengan kompetisi, lingkungan, maupun budaya sepak bola Indonesia.

Dalam beberapa laga terakhir, terlihat jelas bagaimana Ramon bermain lebih lepas ketika tampil di hadapan publik sendiri. Setiap sentuhan bolanya disambut antusias, dan setiap gol yang tercipta terasa seperti perayaan bersama. Hubungan positif antara pemain dan suporter ini menjadi salah satu faktor non-teknis yang ikut menopang kebangkitan performa Ramon Tanque bersama PERSIB.

Dukungan semacam inilah yang diharapkan terus terjaga. Ketika pemain merasa didukung, mereka akan bertarung lebih keras di lapangan. Dan bagi PERSIB, atmosfer positif dari tribun bisa menjadi senjata tambahan dalam perburuan prestasi musim ini.

Ramon Tanque dan Harapan Baru PERSIB

Kebangkitan Ramon Tanque bukan hanya kabar baik bagi sang pemain, tapi juga untuk seluruh pendukung PERSIB. Lini depan yang tajam selalu jadi impian setiap tim juara. Dengan performa yang terus meningkat, Ramon berpeluang menjadi sosok kunci dalam perjalanan Maung Bandung musim ini. Dan selama kepercayaan itu tetap dijaga, gol-gol sepertinya akan terus berdatangan. Bagi Bojan Hodak, ini adalah hasil dari proses. Bagi Ramon Tanque, ini adalah jawaban. Dan bagi PERSIB, ini adalah harapan yang kian nyata.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *