Maungpersib.com – Persib Bandung bersiap menghadapi salah satu laga paling panas di sepak bola Indonesia. Duel melawan Persija Jakarta kembali hadir, dan seperti biasa, tensinya sudah terasa bahkan sebelum peluit kick-off di bunyikan. Menjelang laga besar ini, pelatih Persib, Bojan Hodak, akhirnya buka suara. Ada satu kabar buruk yang cukup mengganggu persiapan Maung Bandung.
Namun di sisi lain, muncul juga dua sinyal positif yang sedikit menenangkan. Situasi ini membuat persiapan Persib jelang El Clasico Indonesia berjalan dengan dinamika yang menarik. Ada kekhawatiran, tapi juga ada harapan.
Jadwal dan Pentingnya Laga Persib vs Persija
Persib Bandung di jadwalkan menjamu Persija Jakarta pada laga pekan ke-17 Super League 2025/2026. Pertandingan ini akan di gelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, pada Minggu, 11 Januari 2026, dengan kick-off pukul 15.30 WIB. Laga ini jelas bukan pertandingan biasa. Selain sarat rivalitas, duel Persib vs Persija juga sangat menentukan posisi di papan atas klasemen.
Saat ini, Persija Jakarta menempati peringkat kedua klasemen dengan koleksi 35 poin. Menariknya, Persib Bandung yang berada tepat di bawahnya juga mengantongi poin yang sama. Selisih posisi hanya di tentukan oleh detail kecil seperti selisih gol. Dengan kondisi seperti ini, tiga poin dari laga ini bisa langsung mengubah peta persaingan di papan atas. Kalah atau menang, dampaknya akan terasa besar.
El Clasico Indonesia: Lebih dari Sekadar Tiga Poin
Pertemuan Persib dan Persija selalu punya cerita sendiri. Sejarah panjang, basis suporter besar, serta gengsi yang melekat membuat laga ini sering di sebut sebagai El Clasico Indonesia. Bukan hanya soal taktik atau strategi di lapangan, tapi juga soal mental, emosi, dan kesiapan menghadapi tekanan. Setiap kesalahan kecil bisa berujung fatal.
Tak heran jika laga ini selalu menyedot perhatian besar, baik dari bobotoh maupun Jakmania, serta pencinta sepak bola nasional secara umum. Namun, kali ini ada satu faktor tambahan yang membuat laga semakin menarik, yakni kondisi skuad Persib yang tidak sepenuhnya ideal.
Kabar Buruk: Andrew Jung Dipastikan Absen
Di tengah persiapan menghadapi Persija, Bojan Hodak mengonfirmasi satu kabar yang cukup mengejutkan. Penyerang andalan Persib, Andrew Jung, di pastikan tidak bisa tampil dalam laga panas ini. Striker asal Prancis tersebut mengalami cedera hamstring. Meski tidak tergolong parah, cedera ini cukup membuatnya harus menepi dan absen pada laga krusial kontra Persija.
Andrew Jung sendiri merupakan salah satu pemain penting dalam skema Persib musim ini. Dari 10 laga yang sudah di jalaninya di Super League 2025/2026, pemain berusia 29 tahun itu sukses mencetak empat gol dan menyumbang dua assist. Kontribusinya di lini depan cukup terasa, terutama dalam membuka ruang dan menekan pertahanan lawan.
“(Andrew) Jung mengalami cedera hamstring, tapi tidak parah,” ujar Bojan Hodak kepada awak media usai sesi latihan di Bandung, Rabu (7/1/2026).
“Dia tidak akan bisa bermain di laga ini, tetapi saya yakin pada pertandingan berikutnya dia sudah bisa tampil kembali,” lanjutnya.
Dampak Absennya Andrew Jung bagi Persib
Absennya Andrew Jung jelas menjadi kerugian besar bagi Persib. Dalam laga dengan intensitas tinggi seperti melawan Persija, keberadaan striker murni sangat dibutuhkan. Tanpa Jung, Bojan Hodak harus memutar otak. Opsi rotasi di lini depan menjadi terbatas, dan pendekatan taktik bisa saja berubah.
Persib kemungkinan akan mengandalkan pergerakan cepat dari lini kedua atau memaksimalkan sayap untuk menciptakan peluang. Namun, kehilangan sosok target man tentu memengaruhi variasi serangan. Situasi ini juga menuntut pemain lain untuk tampil lebih efektif dan klinis, terutama saat peluang emas datang.
Baca juga: Persib Bandung Jaga Cleansheet Jelang Lawan Selangor
Dua Sinyal Positif dari Skuad Persib
Meski kehilangan Andrew Jung, Bojan Hodak memastikan bahwa tidak semua kabar datang dengan nuansa negatif. Justru, ada dua sinyal positif yang cukup melegakan jelang laga penting ini.
Dua pemain kunci lainnya, Beckham Putra dan Teja Paku Alam, dipastikan tidak mengalami cedera serius dan hanya butuh waktu singkat untuk kembali ke kondisi ideal.
Kondisi Terbaru Beckham Putra
Sebelumnya, Beckham Putra sempat absen dalam sesi latihan dan memunculkan tanda tanya besar. Namun Bojan Hodak memastikan bahwa kondisi sang pemain sebenarnya tidak mengkhawatirkan. Beckham hanya mengalami benturan ringan yang menyebabkan pembengkakan kecil. Tidak ada cedera struktural atau masalah serius.
“Beckham mungkin butuh satu atau dua hari. Itu hanya benturan, ada sedikit pembengkakan, tapi dia akan baik-baik saja,” jelas Bojan Hodak.
Gelandang muda ini tetap menjadi bagian penting dalam skema permainan Persib. Kreativitas, mobilitas, dan keberaniannya dalam menusuk ke pertahanan lawan sangat dibutuhkan, terutama dalam laga besar seperti melawan Persija.
Jika pulih tepat waktu, Beckham bisa menjadi pembeda di lini tengah.
Teja Paku Alam Juga Dipastikan Aman
Sinyal positif lainnya datang dari sektor penjaga gawang. Kiper utama Persib, Teja Paku Alam, juga sempat mengalami pembengkakan ringan. Namun kondisi tersebut dinilai normal dan tidak mengganggu persiapannya secara signifikan.
“Teja juga hanya mengalami sedikit pembengkakan. Ini normal setelah pertandingan dan juga karena perjalanan,” ujar Bojan Hodak.
Pelatih asal Kroasia itu optimistis Teja bisa kembali bugar dalam satu atau dua hari ke depan. Dengan begitu, Persib tidak perlu khawatir kehilangan kiper utama di laga sepenting ini.
Kepercayaan Bojan Hodak Jelang Laga Besar
Melihat situasi skuad secara keseluruhan, Bojan Hodak tetap menunjukkan sikap tenang. Ia sadar bahwa cedera adalah bagian dari sepak bola, dan tim harus siap dengan berbagai skenario. Absennya satu pemain tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan performa. Justru, ini menjadi kesempatan bagi pemain lain untuk membuktikan diri.
Hodak juga dikenal sebagai pelatih yang fleksibel dalam strategi. Dengan atau tanpa Andrew Jung, Persib tetap punya opsi untuk tampil kompetitif.
Persib vs Persija: Siap Adu Mental dan Strategi
Laga Persib vs Persija nanti diprediksi berjalan ketat. Kedua tim punya kualitas merata di hampir semua lini, dari belakang hingga depan. Dengan kondisi klasemen yang sangat rapat, pertandingan ini bisa berjalan penuh tekanan sejak menit pertama. Faktor mental akan sama pentingnya dengan taktik di atas lapangan.
Bagi Persib, bermain di kandang sendiri tentu menjadi keuntungan. Dukungan bobotoh di GBLA diharapkan mampu memberi energi tambahan bagi para pemain.
Kabar Buruk yang Diimbangi Harapan
Jelang menghadapi Persija Jakarta, Persib Bandung memang harus menerima satu kabar buruk dengan absennya Andrew Jung. Namun, dua sinyal positif dari kondisi Beckham Putra dan Teja Paku Alam memberi harapan besar.
Situasi ini membuat laga El Clasico Indonesia tetap terbuka dan sulit diprediksi. Persib masih punya modal kuat untuk tampil maksimal, selama mampu menjaga fokus dan disiplin sepanjang pertandingan.
Kini, bukan hanya Bojan Hodak, semua mata tertuju ke Stadion GBLA. Akankah Persib mampu memaksimalkan dukungan kandang dan mengamankan posisi di papan atas? Jawabannya akan ditentukan di atas lapangan.

