maungpersib.com – Kehadiran pemain baru biasanya membawa harapan besar. Hal yang sama juga terjadi saat Layvin Kurzawa resmi bergabung dengan Persib Bandung pada bursa transfer paruh musim. Nama besar mantan pemain Paris Saint-Germain itu sempat bikin suporter Maung Bandung cukup optimistis. Banyak yang berharap pengalaman dan kualitasnya bisa langsung mendongkrak performa tim. Apalagi Persib saat itu sedang menjalani musim yang cukup padat, baik di kompetisi domestik maupun Asia.
Namun kenyataannya, perjalanan Kurzawa di Bandung sejauh ini belum berjalan mulus. Bek kiri asal Prancis itu justru lebih sering berkutat dengan cedera sejak pertama kali mencicipi pertandingan bersama Persib. Pelatih Persib, Bojan Hodak, bahkan mengakui bahwa kondisi fisik Kurzawa masih belum sepenuhnya stabil. Setiap kali di mainkan, sang pemain justru kerap mengalami masalah pada ototnya. Situasi ini membuat tim pelatih Persib harus ekstra hati-hati dalam mengatur menit bermain sang pemain.
Perjalanan Layvin Kurzawa Bersama Persib Masih Minim Menit Bermain
Sejak direkrut pada bursa transfer tengah musim, Kurzawa sebenarnya datang dengan reputasi yang cukup mentereng. Ia pernah bermain di level tertinggi sepak bola Eropa dan cukup lama membela PSG di kompetisi Ligue 1. Dengan pengalaman tersebut, banyak yang berharap Kurzawa bisa langsung menjadi andalan di sektor bek kiri Persib. Sayangnya, hingga memasuki pertengahan putaran kedua Super League Indonesia, kontribusi Kurzawa masih sangat terbatas. Secara keseluruhan, ia baru tampil tiga kali bersama Persib di semua kompetisi. Rinciannya:
1 pertandingan di Super League
2 pertandingan di AFC Champions League Two
Jumlah tersebut jelas jauh dari ekspektasi awal saat ia di perkenalkan sebagai rekrutan anyar Maung Bandung.
Bahkan setelah Persib tersingkir dari babak 16 besar ACL 2, Kurzawa hanya sempat tampil sekali dari enam pertandingan Persib di Super League pada putaran kedua.Lebih mengejutkan lagi, dalam empat pertandingan lainnya namanya bahkan tidak masuk daftar skuad pertandingan. Buat pemain dengan pengalaman Eropa, situasi ini tentu cukup mengejutkan.
Baca juga: Jalan Menuju Juara! Persib Bandung Diminta Tetap Fokus di Sisa Laga Krusial
Cedera Otot Jadi Masalah Utama
Menurut Bojan Hodak, masalah utama yang di alami Kurzawa sebenarnya cukup sederhana, kondisi ototnya belum sepenuhnya siap menghadapi intensitas pertandingan kompetitif.Hal ini wajar terjadi karena Kurzawa sempat cukup lama tidak bermain di level kompetitif. Seperti di ketahui, sebelum bergabung dengan Persib, pemain berusia 33 tahun itu tidak memiliki klub sejak Juni 2025. Artinya, ia melewati beberapa bulan tanpa bermain di liga resmi.
Bojan menjelaskan bahwa situasi seperti ini memang sering terjadi pada pemain yang lama tidak bermain.Ketika mereka kembali ke pertandingan dengan tempo tinggi, tubuh biasanya membutuhkan waktu untuk beradaptasi lagi. “Ketika seorang pemain lama tidak bermain, lalu kembali ke pertandingan kompetitif, biasanya akan muncul beberapa cedera ringan,” ujar Bojan. Masalah yang di alami Kurzawa pun sebagian besar berkaitan dengan otot. Cedera tersebut memang tidak tergolong berat, tetapi cukup membuatnya harus absen beberapa pertandingan.
Cedera Saat Debut Lawan Madura United
Contoh paling jelas terjadi saat Kurzawa menjalani debutnya bersama Persib. Ketika itu ia di mainkan saat menghadapi Madura United.Namun penampilan pertamanya tidak berlangsung lama. Kurzawa hanya bermain sekitar 17 menit sebelum akhirnya mengalami cedera otot ringan. Situasi tersebut membuat tim pelatih langsung menariknya keluar demi mencegah cedera yang lebih serius.
Meski cedera itu tidak tergolong berat, tim medis tetap menyarankan agar Kurzawa menjalani pemulihan secara bertahap. Langkah ini di ambil supaya kondisinya benar-benar pulih sebelum kembali bermain secara penuh.
Baca juga: Review Pertandingan, Rentetan Kemenangan PERSIB Terhenti di Ternate
Bojan Hodak Tidak Mau Ambil Risiko
Melihat kondisi pemainnya, Bojan Hodak memilih pendekatan yang cukup hati-hati. Ia tidak ingin terburu-buru memainkan Kurzawa dalam jadwal pertandingan yang padat.Bagi Bojan, memaksakan pemain yang baru pulih dari cedera justru bisa memperburuk situasi. Apalagi Persib sedang menghadapi jadwal kompetisi yang cukup rapat. Jika Kurzawa di paksa bermain terus menerus, kemungkinan cedera kambuh bisa semakin besar.
Karena itu, pelatih asal Kroasia tersebut lebih memilih memberikan waktu istirahat tambahan kepada sang pemain. “Kami hanya memberinya istirahat,” kata Bojan. Ia juga menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan karena Kurzawa tidak di butuhkan tim, melainkan murni demi menjaga kondisi sang pemain. Bojan ingin Kurzawa benar-benar siap sebelum di mainkan secara reguler.
Kondisi Terbaru Jelang Lawan Persik Kediri
Menjelang pertandingan Persib melawan Persik Kediri pada 9 Maret 2026, kabar terbaru soal Kurzawa sebenarnya cukup positif.Menurut Bojan Hodak, kondisi pemainnya saat ini sudah jauh lebih baik di banding sebelumnya. Kurzawa juga sudah kembali mengikuti sesi latihan bersama seluruh skuad Persib. Hal ini tentu menjadi sinyal bagus bagi tim pelatih. Artinya, peluang Kurzawa untuk kembali tampil di pertandingan resmi mulai terbuka.
“Sekarang dia sudah baik-baik saja dan bisa bermain di pertandingan berikutnya,” ujar Bojan. Meski begitu, keputusan akhir tetap akan melihat kondisi terakhir sang pemain sebelum pertandingan di mulai. Jika tubuhnya benar-benar siap, bukan tidak mungkin Kurzawa akan kembali merumput.
Baca juga: Bojan Hodak Bawa Angin Segar untuk Persib Bandung Jelang Duel Kontra Persik Kediri
Adaptasi Liga Indonesia Juga Jadi Tantangan
Selain masalah kebugaran, Kurzawa juga masih harus beradaptasi dengan gaya bermain sepak bola Indonesia.Liga di Asia Tenggara di kenal memiliki tempo permainan yang cukup tinggi dan permainan fisik yang kuat. Hal ini tentu berbeda dengan gaya permainan di Eropa. Bek kiri seperti Kurzawa juga di tuntut untuk aktif membantu serangan sekaligus cepat turun membantu pertahanan.
Artinya, stamina dan kondisi fisik menjadi faktor yang sangat penting. Bagi pemain yang sempat lama tidak bermain, adaptasi seperti ini memang membutuhkan waktu. Tim pelatih Persib pun memahami proses tersebut. Mereka tidak ingin buru-buru menilai performa Kurzawa hanya dari beberapa pertandingan saja.
Harapan Besar Suporter Persib
Meski sejauh ini belum banyak tampil, harapan suporter Persib terhadap Kurzawa sebenarnya masih cukup besar.Pengalaman bermain di klub besar Eropa membuat banyak Bobotoh yakin bahwa kualitasnya masih sangat mumpuni. Jika kondisinya sudah benar-benar fit, Kurzawa di yakini bisa menjadi salah satu pemain penting di lini belakang Persib.
Apalagi Persib masih memiliki target besar di musim ini, termasuk mempertahankan posisi di papan atas klasemen Super League. Kehadiran pemain dengan pengalaman internasional tentu bisa menjadi nilai tambah bagi tim.
Persib Butuh Kedalaman Skuad
Situasi cedera yang di alami Kurzawa juga menjadi pengingat pentingnya kedalaman skuad dalam sebuah tim.Musim panjang dengan jadwal padat sering kali membuat pemain rentan mengalami cedera atau kelelahan. Karena itu, memiliki beberapa pemain berkualitas di posisi yang sama menjadi hal yang sangat penting. Persib sendiri saat ini masih memiliki beberapa opsi di sektor bek kiri. Hal ini membuat tim pelatih tidak terlalu terburu-buru memaksakan Kurzawa kembali bermain. Strategi ini di anggap lebih aman dalam jangka panjang.
Perjalanan Layvin Kurzawa bersama Persib memang belum berjalan sesuai harapan. Cedera otot yang terus muncul setiap kali ia bermain membuat menit tampilnya sangat terbatas.Namun kondisi tersebut bukan sesuatu yang terlalu mengejutkan. Setelah lama tidak bermain di kompetisi resmi, tubuh seorang pemain memang membutuhkan waktu untuk kembali beradaptasi. Pelatih Bojan Hodak memilih pendekatan yang cukup bijak dengan tidak memaksakan Kurzawa tampil dalam kondisi yang belum benar-benar siap.
Keputusan ini mungkin membuat sang pemain jarang terlihat di lapangan, tetapi langkah tersebut penting untuk menjaga kondisinya tetap prima. Jika proses pemulihan berjalan lancar dan adaptasinya dengan tim semakin baik, bukan tidak mungkin Kurzawa akan menjadi salah satu pemain penting bagi Persib di sisa musim ini. Bagi Bobotoh, harapannya tentu sederhana, melihat mantan pemain PSG itu akhirnya bisa tampil maksimal dengan seragam biru Maung Bandung.

