maungpersib.com – Persib Bandung lagi dikasih “napas” sejenak nih. Setelah duel panas lawan Borneo FC Samarinda yang berakhir imbang 1-1, skuad Maung Bandung resmi libur selama sepekan. Momen ini pas banget karena bertepatan sama jeda kompetisi dan juga suasana Lebaran. Pertandingan terakhir mereka digelar di Stadion Segiri pada 15 Maret 2026. Hasilnya? Ya, cukup adil sih, imbang 1-1. Tapi tetap aja, ada PR yang harus dibenahi kalau Persib mau terus kokoh di puncak klasemen.Nah, yang jadi pertanyaan banyak bobotoh sekarang, kapan Persib mulai latihan lagi?
Jadwal Latihan Perdana Persib Setelah Libur Lebaran
Setelah libur selama kurang lebih satu minggu, Persib dijadwalkan bakal mulai latihan lagi pada 25 Maret 2026. Ini jadi momen penting buat tim buat balik fokus, apalagi kompetisi bakal makin panas setelah jeda.
Pelatih kepala, Bojan Hodak, bilang kalau keputusan ngasih libur bukan tanpa alasan. Menurut dia, pemain juga manusia, butuh istirahat, apalagi setelah jadwal padat dan tekanan tinggi. “Libur ini penting buat recovery. Fisik dan mental pemain harus fresh lagi,” kira-kira begitu vibe yang disampaikan Hodak.Menariknya, sebelumnya Persib tetap gas terus meski ada jeda liga. Mereka masih tampil di kompetisi Asia, yaitu AFC Champions League Two. Jadi wajar kalau sekarang tim dikasih waktu buat recharge.
Nggak Full Team, Ini Pemain yang Bakal Absen
Pas latihan perdana nanti, kemungkinan besar Persib belum tampil full team. Soalnya ada beberapa pemain yang harus cabut dulu buat tugas negara. Nama-nama seperti Marc Klok, Eliano Reijnders, dan Beckham Putra Nugraha dipastikan bakal gabung Timnas Indonesia mulai 22 Maret 2026. Kehilangan tiga pemain ini jelas bukan hal kecil. Klok itu motor lini tengah, Beckham punya kreativitas, dan Reijnders juga lagi naik daun. Tapi di sisi lain, ini bukti kalau kualitas pemain Persib emang diakui sampai level nasional.
Posisi Persib di Klasemen, Masih Aman, Tapi Nggak Boleh Santai
Saat ini, Persib masih nyaman di puncak klasemen dengan koleksi 58 poin. Mereka unggul 4 poin dari Borneo FC dan 6 poin dari Persija Jakarta. Kelihatannya aman? Eits, jangan salah. Selisih segitu masih sangat bisa di kejar, apalagi kalau Persib lengah sedikit aja. Makanya, periode setelah Lebaran ini bisa di bilang krusial banget. Salah langkah dikit, posisi bisa langsung goyah.
Baca juga: Laga Panas di Segiri! Federico Barba Tegaskan Persib Datang untuk Kalahkan Borneo FC
Laga Berikutnya, Tantangan di Padang Sudah Menunggu
Setelah kembali latihan, Persib nggak punya waktu lama buat santai. Mereka bakal langsung di hadapkan dengan laga tandang yang cukup tricky. Maung Bandung di jadwalkan melawan Semen Padang pada 5 April 2026 di Stadion Haji Agus Salim. Main di kandang lawan selalu punya tantangan sendiri. Tekanan dari suporter, kondisi lapangan, sampai faktor perjalanan bisa jadi hambatan. Tapi kalau mau jadi juara, ya harus siap hadapi semua itu.
Momentum Lebaran, Lebih dari Sekadar Libur
Libur Lebaran ini bukan cuma soal istirahat fisik. Buat banyak pemain, ini juga jadi momen buat pulang kampung, kumpul keluarga, dan recharge secara mental. Hal-hal kayak gini sering dianggap sepele, padahal efeknya gede banget. Pemain yang happy biasanya tampil lebih lepas di lapangan. Dan buat tim seperti Persib yang lagi ngejar target besar, bahkan di sebut-sebut mau bikin sejarah hattrick juara, kondisi mental jelas jadi faktor penting.
Persib dan Ambisi Besar Musim Ini
Musim ini bukan musim biasa buat Persib. Ada target besar yang lagi di kejar, yaitu mencetak sejarah sebagai tim yang bisa juara tiga kali berturut-turut. Ambisi ini juga jadi motivasi tambahan buat Bojan Hodak dan anak asuhnya. Dengan komposisi tim yang solid, pengalaman di kompetisi Asia, dan posisi yang masih di puncak, peluang itu jelas masih terbuka lebar. Tapi ya itu tadi, kompetisi belum selesai.
Kondisi Fisik Pemain Jadi Fokus Utama Setelah Libur
Balik dari libur Lebaran, hal pertama yang bakal jadi perhatian tim pelatih Persib itu kondisi fisik pemain. Wajar sih, selama libur pasti ada perubahan, mulai dari pola makan, jam tidur, sampai intensitas aktivitas yang beda dari rutinitas latihan. Makanya, di sesi latihan awal nanti, Bojan Hodak kemungkinan besar nggak langsung ngegas latihan berat. Biasanya di mulai dari latihan ringan dulu, kayak jogging, stretching, dan ball possession buat balikin sentuhan bola.
Selain itu, tim pelatih juga bakal ngecek kondisi tiap pemain. Siapa yang fit, siapa yang butuh recovery tambahan. Ini penting banget supaya nggak ada cedera pas kompetisi lanjut lagi. Kalau fisik udah balik ke level optimal, baru deh latihan masuk ke taktik dan strategi. Intinya, semua di lakukan bertahap biar performa tim tetap stabil.
Rotasi Pemain Bisa Jadi Kunci di Sisa Musim
Dengan beberapa pemain yang gabung Timnas Indonesia, Persib mau nggak mau harus siap dengan skema rotasi. Ini jadi ujian juga buat kedalaman skuad Maung Bandung. Nama-nama pelapis bakal punya kesempatan buat unjuk gigi. Bahkan, bukan nggak mungkin ada pemain muda yang tiba-tiba jadi pembeda di lapangan. Di sinilah peran pelatih kayak Bojan Hodak di uji. Gimana dia bisa ngeracik strategi tanpa pemain inti, tapi tetap menjaga performa tim. Rotasi ini juga penting buat menjaga kebugaran pemain. Soalnya jadwal ke depan bakal padat, dan kalau di paksakan main terus, risiko cedera makin besar.
Jadi, jangan kaget kalau nanti ada perubahan line-up di beberapa laga. Itu bukan tanda kelemahan, tapi strategi biar tim tetap konsisten.
Baca juga: Ujian Berat di Samarinda! Persib Tanpa Thom Haye, Bojan Hodak Tetap Bidik Kemenangan
Dukungan Bobotoh Jadi Energi Tambahan Persib
Nggak bisa di pungkiri, salah satu kekuatan terbesar Persib itu ada di suporternya. Bobotoh selalu hadir, baik di stadion maupun dari jauh, buat kasih dukungan penuh.Di momen krusial kayak sekarang, dukungan ini jelas jadi suntikan semangat buat para pemain. Apalagi saat main tandang, suara dukungan dari bobotoh bisa jadi motivasi ekstra.
Atmosfer yang di ciptakan suporter sering bikin pemain tampil lebih berani dan percaya diri. Bahkan, dalam kondisi tertekan sekalipun, dukungan ini bisa jadi pembeda.Makanya, perjalanan Persib menuju gelar juara musim ini bukan cuma soal taktik dan strategi. Tapi juga soal kebersamaan antara tim dan suporternya. Kalau pemain tampil all out di lapangan, dan bobotoh terus kasih dukungan tanpa henti, bukan nggak mungkin mimpi besar musim ini bisa jadi kenyataan.
Libur Sebentar, Fokus Lagi!
Libur sepekan ini bisa di bilang jadi titik reset buat Persib Bandung. Setelah jadwal padat dan tekanan tinggi, sekarang waktunya isi ulang energi.Tanggal 25 Maret 2026 bakal jadi awal baru. Latihan di mulai lagi, fokus di kembalikan, dan target juara kembali di kejar.Meski tanpa beberapa pemain kunci di awal latihan, Persib tetap punya kedalaman skuad yang cukup buat tetap kompetitif. Sekarang tinggal satu hal, konsistensi. Kalau Persib bisa jaga performa dan nggak terpeleset di momen krusial, bukan nggak mungkin musim ini bakal jadi sejarah baru buat Maung Bandung.

