maungpersib.com – PERSIB kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan pemain muda dengan mengirimkan pelatih PERSIB U20, Sabrun Hanapi, untuk mengikuti program Elite Pro Academy (EPA) Future Stars Internship 2025/26 di Barcelona, Spanyol. Keberangkatan Sabrun ini berlangsung pada 16 November hingga 1 Desember 2025, menjadi momentum penting dalam peningkatan kualitas pelatih muda Indonesia.
Keikutsertaan Sabrun dalam program elite di Eropa ini bukan hanya membawa nama PERSIB, tetapi juga membawa harapan baru bagi perkembangan sepakbola usia muda di tanah air. Meski harus meninggalkan timnya untuk sementara waktu, Sabrun memastikan seluruh program latihan telah disiapkan dan dapat dijalankan dengan baik oleh para asistennya.
Artikel ini mengulas secara lengkap mengenai persiapan PERSIB U20 selama kepergian Sabrun, manfaat program pelatihan di Spanyol, hingga harapan besar yang dibawa sang pelatih sepulang dari Barcelona.
Profil dan Peran Sabrun Hanapi di PERSIB U20
Sabrun Hanapi dikenal sebagai salah satu pelatih muda yang memiliki dedikasi tinggi dalam membina pemain usia muda PERSIB. Selama menjalani tugas sebagai pelatih kepala PERSIB U20, ia terbukti mampu mencetak pemain-pemain yang disiplin, kompetitif, dan memiliki fondasi teknik yang kuat.
Keikutsertaannya dalam program EPA Future Stars Internship 2025/26 semakin memperlihatkan bahwa PERSIB tidak setengah hati dalam membangun fondasi klub sejak level akademi.
EPA Future Stars Internship 2025/26, Program Bergengsi di Barcelona
EPA Future Stars Internship merupakan program pengembangan pelatih dan atlet muda yang diselenggarakan oleh Elite Pro Academy (EPA) bekerja sama dengan institusi sepakbola di Barcelona. Program ini dirancang untuk meningkatkan:
- Pemahaman taktik modern
- Manajemen latihan usia muda
- Penguatan metodologi coaching
- Penguasaan teknologi analisis pertandingan
Selama berada di Spanyol, para peserta, termasuk Sabrun, akan mendapatkan kesempatan berharga untuk menggali ilmu dari klub, akademi, dan pelatih berkualitas Eropa.
Manfaat Program bagi Pelatih Indonesia
Dengan mengikuti program ini, Sabrun diharapkan dapat membawa pulang pengalaman yang dapat memperkaya metode latihan di PERSIB U20, seperti:
- Pendekatan training berbasis sains olahraga
- Teknik pengembangan pemain bertalenta
- Model latihan intensitas tinggi
- Analisis performa pemain menggunakan software profesional
Kesiapan PERSIB U20 Saat Ditinggal Sabrun Hanapi
Saat Sabrun mengikuti program di Barcelona, latihan tim sementara dipimpin oleh asisten pelatih Nana Supriatna. Meski harus berangkat meninggalkan tim, Sabrun menegaskan bahwa ia tidak khawatir. Ia telah menyusun seluruh rencana latihan dengan sangat rinci untuk dijalankan selama dirinya tidak berada di Bandung.
“Sebelum saya tinggalkan tim, saya sudah persiapkan dan diskusikan semua program mulai dari peningkatan kondisi fisik, teknik hingga mengasah taktik,” ujar Sabrun.
Program latihan tersebut tidak hanya dibahas dengan Nana, tetapi juga dengan staf pelatih lainnya yakni:
- Faisyal Maesa, Pelatih fisik
- Markus Haris Maulana, Pelatih kiper
- Rally Marthio Sinatra, Analis tim
Ketiga staf ini memiliki peran penting sebagai pilar pendukung latihan selama Sabrun berada di luar negeri.
Program Latihan PERSIB U20 Selama Kepergian Sabrun
Ketidakhadiran sementara Sabrun Hanapi tentu membawa penyesuaian tersendiri bagi skuad PERSIB U20. Namun, program latihan tim tetap berjalan dengan arahan yang telah disusun matang sebelumnya. Agar perkembangan pemain tidak terhambat, jajaran pelatih pendamping tetap menjalankan sejumlah agenda latihan terstruktur. Berikut penjelasan lengkap mengenai program yang diterapkan selama Sabrun mengikuti agenda EPA Future Stars Internship 2025/26.
1. Peningkatan Kondisi Fisik
Sebelum bertolak ke Spanyol, Sabrun memastikan program peningkatan kondisi fisik telah berjalan dengan baik. Hal ini dilakukan karena para pemain sebelumnya mendapat jatah libur satu pekan. Latihan fisik difokuskan pada:
- Ketahanan otot
- Kecepatan
- Daya eksplosif
- Stamina untuk intensitas kompetisi
Program ini di rancang agar para pemain kembali berada di kondisi puncak sebelum menghadapi pertandingan lanjutan EPA 2025/26. “Program pertama, kemarin sudah berjalan yaitu peningkatan kondisi fisik. Ini masih akan di lanjutkan,” jelas Sabrun.
2. Penguatan Teknik Individu
Setelah tahap kondisi fisik, para pelatih di Bandung melanjutkan latihan ke penguatan teknik. Fokus utamanya meliputi:
- Kontrol bola
- Dribbling
- Passing akurat
- Komunikasi antarpemain
- Finishing dan positioning
Penguatan teknik menjadi bagian yang sangat penting dalam membentuk pemain usia muda agar mampu tampil konsisten di kompetisi.
3. Pendalaman Taktik untuk Laga Kontra PSM Makassar
PERSIB U20 sedang bersiap menghadapi pertandingan berikutnya melawan PSM Makassar. Karena itu, aspek taktik menjadi perhatian serius Sabrun dan stafnya. Pendalaman taktik mencakup:
- Transisi cepat
- Organisasi pertahanan
- Skema menyerang dari sisi sayap
- Strategi pressing terukur
- Penerapan build-up dari belakang
Sabrun menegaskan bahwa semua materi ini sudah di susun dan di bahas bersama para pelatih.
Komunikasi Tetap Berjalan Meski Berada di Spanyol
Meski berada ribuan kilometer dari Indonesia, Sabrun memastikan komunikasi dengan tim tidak akan terputus. “Selama di Spanyol, saya juga masih akan pantau tim lewat report dari mereka,” ungkapnya. Artinya, setiap perkembangan pemain akan tetap di laporkan secara rutin melalui:
- Video latihan
- Laporan kondisi fisik
- Evaluasi performa harian
- Data statistik latihan
Ini membuat Sabrun tetap terlibat dalam proses persiapan tim meski secara tidak langsung.
Dukungan Manajemen PERSIB untuk Pengembangan Pelatih Muda
PERSIB sebagai klub besar memiliki visi jangka panjang dalam pengembangan pelatih muda. Mengirimkan Sabrun ke Barcelona merupakan bukti nyata dukungan manajemen terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di level akademi. Program seperti ini juga menjadi investasi besar bagi klub, karena:
- Pelatih yang berkembang akan melahirkan pemain yang berkembang
- Akademi semakin kompetitif
- Klub semakin siap menghadapi persaingan sepakbola modern
Harapan Besar Setelah Sabrun Kembali dari Spanyol
Sepulang dari Barcelona, Sabrun di harapkan dapat membawa perspektif baru yang dapat langsung di terapkan di PERSIB U20. Materi yang di pelajari di Eropa akan di kombinasikan dengan kebutuhan dan karakteristik pemain lokal.
Membangun Generasi Baru Pemain Berbakat
Pengetahuan baru yang di dapat Sabrun dapat membantu membangun talenta-talenta muda yang kelak bisa mengisi skuad senior PERSIB. Dengan metodologi modern, PERSIB U20 di harapkan semakin produktif melahirkan pemain berkualitas.
Meningkatkan Prestasi di EPA 2025/26
Dengan fondasi latihan yang lebih kuat, tim U20 PERSIB di harapkan dapat bersaing lebih baik di kompetisi EPA musim ini.
Keberangkatan Sabrun Hanapi ke Barcelona untuk mengikuti EPA Future Stars Internship 2025/26 adalah langkah besar bagi PERSIB dalam mengembangkan kualitas pelatih dan akademi usia mudanya. Meski di tinggal sementara, PERSIB U20 tetap menjalani program latihan terencana berkat koordinasi matang antara Sabrun dan staf pelatih.
Mulai dari peningkatan kondisi fisik, teknik individu, hingga persiapan taktik untuk menghadapi PSM Makassar, semuanya di pastikan tetap berjalan optimal. Dengan komunikasi yang tetap terjalin dan program latihan yang tertata rapi, PERSIB U20 berada di jalur yang tepat untuk meningkatkan performanya.
Di sisi lain, berbagai wawasan baru yang akan di bawa pulang Sabrun dari Barcelona di harapkan menjadi bekal penting untuk memajukan pembinaan pemain muda di klub. Langkah ini sekaligus menguatkan komitmen PERSIB dalam pembangunan sepakbola jangka panjang.

