Pemain Asing Legenda Persib: Kontribusi dan Jejak Emas di Bumi Pasundan

Persib Bandung, klub kebanggaan masyarakat Jawa Barat, memiliki sejarah panjang dan penuh warna di kancah sepak bola Indonesia. Salah satu elemen penting dalam perjalanan gemilang Persib adalah kehadiran para pemain berkualitas, termasuk pemain asing legenda Persib yang telah memberikan kontribusi luar biasa.

Banyak pemain asing yang pernah membela Persib, namun hanya segelintir yang mampu meninggalkan jejak emas dan menjadi legenda bagi tim dan Bobotoh (pendukung setia Persib). Berikut adalah daftar pemain asing legenda Persib yang patut di kenang:

1. Didier Drogba (2016)

Pertama Didier Dragoba, Meskipun hanya bermain selama setengah musim, legenda Chelsea ini berhasil memikat hati Bobotoh dengan permainannya yang gemilang dan profesionalismenya. Drogba mencetak 10 gol dan 2 assist dalam 17 pertandingan, membawa Persib ke papan atas klasemen Liga 1 2016.  Kehadiran Drogba tidak hanya memberikan kontribusi di lapangan, tetapi juga meningkatkan popularitas Persib di kancah internasional.

2. Michael Essien (2017)

Selanjutnya, Michael Esien. Gelandang legendaris Ghana ini bergabung dengan Persib pada tahun 2017, membawa aura juara dan pengalamannya di level tertinggi sepak bola Eropa. Kehadiran Essien menjadi kapten Persib dan menunjukkan kepemimpinannya di lapangan, serta berkontribusi dalam mengantarkan Persib meraih gelar juara Liga 1 2018.

3. Makan Konate (2016-2018, 2023-sekarang)

Selanjutnya Makan Konate Gelandang asal Mali ini menjadi salah satu pemain asing tersukses di Persib. Konate telah memperkuat Persib selama 4 musim, dengan total 105 penampilan dan 34 gol. Konate di kenal dengan visinya yang luar biasa, passing akurat, dan kemampuannya dalam menciptakan peluang bagi rekan setimnya.

Kontribusi Konate di lapangan tak perlu diragukan lagi. Ia telah membantu Persib meraih beberapa gelar bergengsi, termasuk Liga 1 2018 dan Piala Menpora 2021.

4. Sergio van Dijk (2012-2013)

Selanjutnya, Penyerang asal Belanda ini menjadi salah satu mesin gol paling subur di sejarah Persib. Van Dijk mencetak 22 gol dalam 32 pertandingan, dan menjadi top skor Liga Indonesia 2012-2013.  Kemampuan Van Dijk dalam menjebol gawang lawan menjadikannya idola bagi Bobotoh. Van Dijk juga di kenal dengan semangat juangnya yang tinggi dan permainannya yang lugas.

5. Ezechiel N’Douassel (2017-2020)

Selanjutnya, Penyerang asal Chad ini dikenal dengan julukan “King Eze” oleh Bobotoh. N’Douassel menjadi salah satu pemain asing tersubur di Persib dengan total 54 gol dalam 84 pertandingan.  N’Douassel terkenal dengan kecepatannya, dribelnya yang lincah, dan penyelesaian akhir yang mematikan. Ia menjadi salah satu kunci penting dalam keberhasilan Persib meraih gelar juara Liga 1 2018.

6. Hilton Moreira (2005-2007)

Selanjutnya, Gelandang asal Brasil ini menjadi salah satu pemain asing terbaik di era Liga Indonesia. Moreira di kenal dengan kemampuannya dalam mengatur tempo permainan, visi yang luar biasa, dan tendangan bebas yang akurat.  Moreira membawa Persib meraih gelar juara Liga Indonesia 2005 dan menjadi salah satu pemain favorit Bobotoh.

7. Sinthaweechai Hathairattanakool (2000-2005)

Selanjutnya, Gelandang serang asal Thailand ini menjadi salah satu pemain asing paling ikonik di Persib. Sinthaweechai, yang akrab disapa “Singa Thailand” oleh Bobotoh, dikenal dengan kecepatannya, kelincahannya, dan kemampuannya dalam mencetak gol spektakuler.  Sinthaweechai membawa Persib meraih gelar juara Liga Indonesia 2001 dan menjadi salah satu pemain tersubur dalam sejarah Persib dengan total 57 gol.

8. Vladimir Vujovic (2008-2010)

Selanjutnya, Gelandang asal Serbia ini menjadi salah satu pemain asing tersukses di Persib. Vujovic membawa Persib meraih gelar juara Liga Indonesia 2009-2010 dan menjadi pemain terbaik Liga Indonesia 2009-2010. Vujovic di kenal dengan kemampuannya dalam mengatur tempo permainan, visinya yang luas, dan tendangan bebas yang akurat.

9. Oh In-kyun (2014-2015)

Selanjutnya, Gelandang asal Korea Selatan ini menjadi salah satu pemain asing terbaik di era Liga 1. Oh In-kyun dikenal dengan kemampuannya dalam mengatur tempo permainan, visinya yang luas, dan tendangan jarak jauh yang akurat.  Oh In-kyun membawa Persib meraih gelar juara ISL 2014 dan menjadi salah satu pemain kunci dalam tim nasional Korea Selatan.

10. Mark Anthony Klinkenberg (2010-2011)

Selanjutnya, Gelandang asal Belanda ini menjadi salah satu pemain asing tersubur di Persib. Klinkenberg mencetak 20 gol dalam 29 pertandingan, dan menjadi top skor Liga Indonesia 2010-2011.  Klinkenberg di kenal dengan kemampuannya dalam mencetak gol dari tendangan bebas dan tendangan jarak jauh.

11. Moises Lima: Gelandang Visioner dengan Kontribusi Besar

Moises Lima, gelandang asal Brasil, di kenal dengan kemampuannya dalam mengatur tempo permainan dan visinya yang luas. Lima membawa Persib meraih gelar juara Liga Indonesia 2012-2013 dan menjadi salah satu pemain penting di lini tengah Persib.

13. Djibril Coulibaly: Bek Tangguh dengan Kekuatan dan Disiplin

Djibril Coulibaly, bek asal Mali, di kenal dengan kekuatan dan disiplinnya di lini pertahanan. Coulibaly menjadi salah satu pemain kunci dalam keberhasilan Persib meraih gelar juara Liga Indonesia 2005. Kemampuannya dalam menjaga lini belakang Persib dari serangan lawan menjadikannya salah satu pemain penting dalam tim.

14. Alessandro Catenacci: Bek Tenang dengan Kemampuan Membaca Permainan

Alessandro Catenacci, bek asal Italia, di kenal dengan ketenangan dan kemampuannya dalam membaca permainan. Catenacci membawa Persib meraih gelar juara Liga Indonesia 2007. Ketenangan dan kemampuannya dalam membaca permainan menjadikannya salah satu pemain penting di lini pertahanan Persib.

15. Marques Goulart: Mesin Gol Mematikan dengan Kecepatan dan Penyelesaian Akhir

Marques Goulart, penyerang asal Brasil, dikenal dengan kecepatan dan penyelesaian akhir yang mematikannya. Goulart menjadi top skor Liga 1 2015 dengan 18 gol. Kemampuannya dalam mencetak gol menjadikannya salah satu pemain penting dalam mengantarkan Persib ke papan atas klasemen Liga 1 2015.

16. Peter Withe: Pahlawan Lapangan Hijau Era Liga Perserikatan (1989-1990)

Jauh sebelum era Liga 1, Peter Withe, legenda hidup Liverpool FC, pernah bersinar bersama Persib. Ia membawa Persib meraih gelar juara Liga Perserikatan 1989-1990. Ketajamannya terbukti dengan torehan 21 gol, menjadikannya salah satu pencetak gol terbanyak kala itu.

17. Maiti Kete: Mesin Gol Haus Gelar (1997-1998)

Maiti Kete menjadi momok bagi lini belakang lawan di era Liga Bank Mandiri 1997-1998. Ia tak hanya membawa Persib juara, tapi juga menjadi top skor dengan koleksi 22 gol dari 22 pertandingan. Namanya pun tercatat sebagai salah satu striker tersubur sepanjang sejarah Persib.

18. Redouane Driouche: Maestro Pengatur Permainan (2000-2001)

Redouane Driouche turut berperan penting dalam keberhasilan Persib meraih gelar juara Liga Indonesia 2000. Ia dikenal sebagai sosok maestro lini tengah yang handal mengatur tempo permainan. Visi dan umpan akuratnya menjadi kunci serangan Persib kala itu.

Daftar pemain asing legenda Persib di atas hanyalah sebagian kecil dari banyak pemain asing yang telah memberikan kontribusi luar biasa bagi tim. Setiap pemain memiliki kisah dan kenangan indah di hati Bobotoh.

Kontribusi mereka telah mengantarkan Persib meraih berbagai gelar juara dan mengukir sejarah di kancah sepak bola Indonesia. Bagi Bobotoh, para pemain asing legenda ini bukan hanya pemain sepak bola biasa, tetapi pahlawan yang telah membawa kebanggaan dan kejayaan bagi Persib.

Selain itu, pemain asing legenda Persib telah menjadi bagian penting dalam sejarah panjang dan gemilang klub. Kontribusi mereka di lapangan dan dedikasi mereka untuk Persib patut dikenang dan dihargai. Para pemain ini telah menjadi inspirasi bagi banyak generasi Bobotoh dan menunjukkan bahwa sepak bola mampu menyatukan orang-orang dari berbagai latar belakang.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *