maungpersib.com – Persaingan di papan atas Klasemen Super League 2025/2026 makin panas saja. Setiap pekan rasanya selalu ada kejutan. Tim yang sebelumnya tertinggal bisa tiba-tiba melesat naik, sementara yang di atas harus terus waspada supaya tidak terpeleset.
Hal itu juga yang sekarang sedang di rasakan Persib Bandung. Maung Bandung memang masih duduk nyaman di puncak klasemen sementara. Tapi jaraknya dengan pesaing terdekat benar-benar tipis. Bahkan cuma terpaut satu poin saja. Situasi ini muncul setelah Borneo FC tampil menggila dan menghajar Persebaya Surabaya dengan skor telak 5-1 pada laga pekan ke-25 Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (8/3/2026).
Kemenangan besar itu langsung mengangkat posisi Pesut Etam ke peringkat kedua klasemen. Mereka kini mengoleksi 53 poin, hanya selisih satu angka dari Persib Bandung yang masih memimpin klasemen. Melihat kondisi tersebut, pelatih Persib Bojan Hodak langsung angkat bicara. Menurutnya, persaingan menuju gelar juara musim ini benar-benar ketat dan tidak mudah di tebak.
Persaingan Juara Super League Semakin Ketat
Musim ini bisa di bilang salah satu kompetisi paling seru dalam beberapa tahun terakhir. Bukan cuma dua tim yang bersaing di atas, tapi ada beberapa klub yang sama-sama punya peluang. Selain Persib dan Borneo FC, Persija Jakarta juga ikut meramaikan perebutan gelar. Tim Macan Kemayoran saat ini berada di posisi ketiga dengan koleksi 51 poin. Artinya jarak antara tiga tim teratas sangat tipis.
Satu hasil buruk saja bisa langsung mengubah posisi di klasemen. Bojan Hodak pun mengakui situasi ini membuat persaingan semakin menarik. Namun di sisi lain, kondisi tersebut juga membuat setiap pertandingan terasa seperti final. Menurut pelatih asal Kroasia itu, tidak ada pertandingan yang benar-benar mudah di liga musim ini. Ia menilai semua tim punya motivasi yang sama, yaitu ingin menang. “Saya selalu mengatakan bahwa di liga ini semua tim bisa saling mengalahkan,” ujar Bojan Hodak seperti di kutip dari laman resmi liga. Ucapan tersebut bukan sekadar teori. Faktanya memang banyak pertandingan yang berakhir di luar prediksi. Tim papan tengah bisa saja mengalahkan tim besar. Bahkan klub yang berada di zona bawah juga kerap memberikan kejutan. Karena itu, Bojan menilai setiap laga harus di jalani dengan fokus penuh.
Baca juga: Masih Setia ke Persib, Tapi Beckham Putra Nugraha Punya Mimpi Besar Berkarier di Luar Negeri
Bukan Hanya Papan Atas, Papan Bawah Juga Berbahaya
Menurut Bojan Hodak, persaingan di Super League tidak hanya terjadi di papan atas saja. Tim yang berada di papan bawah juga sama berbahayanya. Alasannya cukup sederhana. Klub-klub yang berada di zona degradasi pasti akan bermain mati-matian demi bertahan di liga. Situasi itu membuat setiap pertandingan menjadi keras dan penuh tekanan.
Kadang tim papan bawah justru bermain lebih lepas karena tidak punya beban besar. Kondisi seperti itu sering kali menyulitkan tim besar. Itulah mengapa Bojan menilai liga musim ini sangat kompetitif. “Liga ini sangat menarik, tapi juga sangat sulit,” kata Bojan.Menurutnya, kemenangan besar Borneo FC atas Persebaya juga menjadi bukti bahwa persaingan di liga tidak pernah bisa di tebak. Satu tim bisa tampil luar biasa di satu pertandingan, lalu hasilnya langsung mengubah peta persaingan di klasemen.
Persib Tidak Mau Kehilangan Posisi Puncak
Di tengah ketatnya persaingan tersebut, Persib tentu tidak ingin kehilangan posisi puncak klasemen. Apalagi mereka masih akan menjalani laga penting pada pekan ke-25 melawan Persik Kediri di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Senin (9/3/2026). Pertandingan ini sangat krusial bagi Maung Bandung. Jika berhasil meraih kemenangan, Persib bisa menjaga jarak dari para pesaingnya.
Namun jika sampai terpeleset, posisi mereka di puncak klasemen bisa langsung terancam. Karena itu, Bojan Hodak memastikan anak asuhnya sudah menyiapkan diri dengan maksimal. Menurutnya, para pemain dalam kondisi motivasi yang tinggi menjelang laga tersebut. Mereka ingin terus menjaga tren positif yang sudah di bangun sejak awal musim.
Rekor Kandang Persib Jadi Modal Besar
Salah satu kekuatan Persib musim ini adalah performa mereka saat bermain di kandang. Stadion Gelora Bandung Lautan Api benar-benar menjadi benteng yang sulit di tembus tim lawan.Sepanjang musim ini, Persib tercatat belum pernah menelan kekalahan ketika bermain di hadapan pendukungnya sendiri. Catatan tersebut tentu menjadi modal besar saat menghadapi Persik Kediri. Atmosfer GBLA yang selalu di penuhi Bobotoh juga menjadi faktor tambahan yang membuat Persib semakin percaya diri.
Bojan Hodak berharap rekor tersebut bisa terus di pertahankan. Menurutnya, sangat penting bagi Persib untuk menjaga dominasi di kandang jika ingin tetap berada di jalur juara. Apalagi dengan jarak poin yang sangat tipis di papan atas klasemen. Satu kesalahan saja bisa membuat situasi berubah drastis.
Baca juga: Adam Przybek Pamit dari Persib Bandung, Minim Menit Bermain, Musim Berakhir Lebih Cepat
Persik Kediri Bukan Lawan yang Bisa Diremehkan
Meski bermain di kandang sendiri, Bojan Hodak tidak ingin timnya meremehkan Persik Kediri. Tim berjuluk Macan Putih itu di kenal sebagai salah satu klub yang punya semangat juang tinggi. Dalam beberapa pertandingan terakhir, Persik juga menunjukkan performa yang cukup solid. Mereka kerap menyulitkan tim-tim besar dengan permainan disiplin dan serangan balik cepat. Bojan pun mengingatkan para pemain Persib agar tetap fokus sepanjang pertandingan. Ia tidak ingin ada rasa percaya diri berlebihan yang justru bisa berujung petaka. Menurutnya, setiap pertandingan harus di perlakukan dengan keseriusan yang sama Tidak peduli lawannya siapa.
Bojan Hodak Justru Pusing Tentukan Starting XI
Menariknya, jelang pertandingan melawan Persik Kediri, Bojan Hodak justru menghadapi satu “masalah” yang cukup unik. Masalah itu bukan soal cedera pemain atau kondisi tim yang menurun. Justru sebaliknya. Ia mengaku cukup pusing menentukan siapa saja yang akan masuk dalam starting eleven. Pasalnya, hampir semua pemain Persib sedang berada dalam kondisi bagus dan siap bermain.
Banyak pemain yang tampil konsisten sepanjang musim ini Hal itu membuat persaingan di dalam tim juga menjadi sangat ketat. Menurut Bojan, semua pemain ingin mendapatkan kesempatan bermain. “Para pemain terlihat senang karena kami mendapatkan hasil yang bagus sepanjang musim,” kata Bojan “Sekarang kami berada di posisi pertama, dan semua pemain ingin bermain.”
Ia bahkan mengaku cukup bingung menentukan sebelas pemain utama yang akan di turunkan. “Ini justru menjadi masalah bagi saya, karena saya harus memilih siapa yang akan bermain di starting eleven,” tambahnya. Namun di sisi lain, kondisi ini sebenarnya menjadi kabar baik bagi Persib. Persaingan sehat di dalam tim biasanya akan meningkatkan kualitas permainan secara keseluruhan. Para pemain akan terus berusaha tampil maksimal agar mendapat tempat di tim utama.
Baca juga: Libur Lebaran Jadi Ajang Recharge, Ini Harapan Bojan Hodak untuk Pemain Persib
Persib Harus Konsisten Jika Ingin Juara
Musim masih cukup panjang, dan persaingan menuju gelar juara masih terbuka lebar.
Persib memang berada di posisi terdepan saat ini. Tapi mereka tidak boleh lengah sedikit pun.
Borneo FC dan Persija Jakarta terus mengintai dari belakang.
Jika Persib ingin benar-benar mengangkat trofi Super League musim ini, konsistensi menjadi kunci utama.
Mereka harus mampu menjaga performa di setiap pertandingan.
Baik saat bermain di kandang maupun tandang.
Selain itu, fokus dan mental juga akan sangat menentukan.
Baca juga: Fokus Hingga Akhir Musim, PERSIB Siap Menatap Putaran Kedua Super League 2025/2026
Liga yang kompetitif seperti ini sering kali di tentukan oleh detail kecil.Satu kesalahan, satu kartu merah, atau satu gol di menit akhir bisa mengubah segalanya. Karena itu, Bojan Hodak terus mengingatkan para pemainnya agar tetap membumi.Perjalanan menuju gelar juara masih panjang.
Namun jika Persib mampu mempertahankan performa seperti sekarang, peluang mereka untuk tetap berada di puncak klasemen tentu akan semakin besar. Dan bagi para Bobotoh, satu hal yang pasti: musim ini masih penuh drama, kejutan, dan tentu saja harapan besar untuk melihat Maung Bandung kembali berjaya.

