Maungpersib.com – Persib Bandung kini kembali menjadi sorotan publik sepak bola nasional. Kali ini bukan hanya soal kemenangan, tapi juga tentang dua nama anyar yang belum tampak di lapangan. Layvin Kurzawa dan Dion Markx dilaporkan absen dalam sesi latihan Persib menjelang laga penting kontra Persis Solo di ajang BRI Super League. Situasi ini langsung memancing rasa penasaran Bobotoh, apalagi keduanya baru saja digaungkan sebagai tambahan amunisi Maung Bandung.
Ketidakhadiran Layvin Kurzawa dan Dion Markx tentu menimbulkan beragam spekulasi. Ada yang bertanya-tanya soal kondisi fisik, ada pula yang mengaitkannya dengan adaptasi tim. Namun di balik semua itu, Persib tetap melaju dengan ritme latihan yang terjaga, seolah memberi pesan bahwa mesin tim tak berhenti hanya karena dua roda belum ikut berputar.
Persib Bandung Kembali Menggelar Latihan Pasca Kemenangan
Usai menaklukkan PSBS Biak pada pekan sebelumnya, Persib Bandung langsung kembali ke lapangan latihan. Sesi latihan digelar di Lapangan pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, pada Selasa, 27 Januari 2026. Suasana latihan terasa cukup cair, sedikit santai, namun tetap fokus, seperti napas panjang setelah pertarungan yang melelahkan.
Kemenangan atas PSBS Biak menjadi modal penting bagi Persib, bukan hanya di papan klasemen, tapi juga secara mental. Para pemain terlihat menikmati sesi latihan terbuka tersebut, bercengkerama ringan sambil tetap menjalankan instruksi pelatih. Ada aura percaya diri yang menggantung di udara, meski pelatih dan staf sadar betul masih ada sisi yang perlu diasah lebih tajam.
Sesi Latihan Terbuka dan Sorotan Publik
Latihan Persib kali ini digelar secara terbuka, sebuah momen yang selalu ditunggu Bobotoh dan awak media. Dengan matahari Bandung yang hangat, para pemain menjalani program ringan di bawah pengawasan ketat tim pelatih. Sorakan kecil dan jepretan kamera menjadi latar yang akrab, seperti denyut rutin dalam keseharian Persib.
Namun di tengah keterbukaan itu, dua sosok tak terlihat. Layvin Kurzawa dan Dion Markx tidak tampak bergabung bersama rekan-rekannya. Absennya dua pemain anyar ini langsung menjadi bahan obrolan, baik di pinggir lapangan maupun di lini masa media sosial. Meski demikian, klub belum memberikan sinyal kepanikan, seakan semua sudah masuk dalam skenario yang direncanakan.
Program Recovery Jadi Fokus Utama
Pelatih Persib, Bojan Hodak, memilih pendekatan yang bijak dalam sesi latihan kali ini. Program yang diberikan bersifat recovery, bertujuan memulihkan kondisi fisik pemain setelah laga kompetitif. Intensitas latihan diturunkan, memberi ruang bagi tubuh untuk bernapas sebelum kembali dipacu.
Menurut Bojan, sesi ini juga dimanfaatkan untuk evaluasi. Pemain diajak menonton ulang cuplikan pertandingan sebelumnya, menganalisis pergerakan, keputusan, dan detail-detail kecil yang kerap luput di tengah tensi laga. Latihan bukan melulu soal berlari dan menendang bola, tapi juga soal membaca permainan dengan kepala dingin.
Evaluasi Performa Usai Menumbangkan PSBS Biak
Bojan Hodak menilai performa anak asuhnya saat menghadapi PSBS Biak sudah cukup solid. Hampir semua aspek permainan berjalan sesuai rencana, dari transisi bertahan ke menyerang hingga penguasaan bola. Kemenangan tersebut di anggap sebagai hasil kerja kolektif tim yang disiplin dan sabar.
Meski begitu, Bojan tak menutup mata terhadap kekurangan. Penyelesaian akhir menjadi catatan utama. Peluang demi peluang tercipta, namun tidak semuanya berbuah gol. Dalam sepak bola, hal-hal seperti ini sering terasa sepele, tapi justru bisa menjadi penentu di laga-laga ketat yang datang berikutnya.
Masalah Finishing yang Masih Menghantui
Soal finishing, Bojan berbicara lugas. Ia menyebut hampir semuanya berjalan baik kecuali penyelesaian akhir. Kalimat itu sederhana, tapi maknanya dalam. Finishing adalah seni, dan seni butuh ketenangan serta ritme yang tepat. Di level kompetisi seperti BRI Super League, satu sentuhan terlambat bisa mengubah hasil pertandingan.
Pelatih asal Kroasia itu menegaskan bahwa masalah finishing bukan sesuatu yang tak bisa di perbaiki. Justru di situlah pekerjaan rumah Persib saat ini. Dengan latihan yang tepat dan kondisi fisik yang semakin pulih, ia optimistis ketajaman lini depan akan kembali menggigit seperti taring harimau yang di asah ulang.
Kondisi Ramon Tanque dan Andrew Jung
Salah satu faktor yang memengaruhi penyelesaian akhir adalah kondisi dua striker andalan Persib, Ramon Tanque dan Andrew Jung. Keduanya baru saja kembali dari cedera, sehingga masih membutuhkan waktu untuk kembali ke performa terbaik. Ritme pertandingan, insting mencetak gol, semuanya perlu di asah ulang secara bertahap.
Bojan mengakui hal tersebut dengan jujur. Namun ia juga menegaskan bahwa secara umum kondisi keduanya sudah membaik. Mereka mulai menemukan sentuhan, mulai membaca pergerakan rekan setim, dan itu adalah sinyal positif. Dalam sepak bola, kesabaran sering kali menjadi sekutu terbaik.
Absennya Layvin Kurzawa dan Dion Markx Jadi Tanda Tanya
Kembali ke absennya Layvin Kurzawa dan Dion Markx, publik tentu berharap ada penjelasan lebih lanjut. Dua pemain ini datang dengan ekspektasi tinggi, membawa cerita dan harapan baru. Ketika nama mereka tak muncul di sesi latihan terbuka, wajar jika muncul berbagai spekulasi.
Namun dalam dinamika tim profesional, absensi bisa berarti banyak hal. Mulai dari adaptasi fisik, program individu, hingga strategi jangka pendek. Yang jelas, Persib tampak tidak ingin terburu-buru. Klub memilih langkah tenang, seolah berkata bahwa perjalanan musim masih panjang dan setiap keping puzzle akan di tempatkan pada waktunya.
Baca juga: Eks PSG Mendarat di Bandung, Layvin Kurzawa Dibayar Fantastis? Fakta Gaji yang Bikin Kaget
Persib Bersiap Hadapi Persis Solo
Laga berikutnya sudah menanti. Persib Bandung di jadwalkan bertandang ke Stadion Manahan, Solo, untuk menghadapi Persis Solo pada pekan ke-19 BRI Super League, Sabtu, 31 Januari 2026. Pertandingan ini di prediksi berlangsung panas, meski di atas kertas Persib lebih di unggulkan.
Persis Solo saat ini berada di zona merah, sebuah posisi yang sering kali melahirkan perlawanan sengit. Tim-tim yang terpojok justru kerap bermain tanpa beban, menggigit dari arah yang tak terduga. Persib paham betul risiko itu, dan persiapan pun di lakukan dengan penuh kewaspadaan.
Waspada Kebangkitan Laskar Sambernyawa
Bojan Hodak mengingatkan anak asuhnya untuk tidak terlena dengan posisi klasemen. Ia menilai Persis Solo telah banyak melakukan perubahan, baik dari sisi pelatih maupun komposisi pemain. Perubahan ini membuat mereka tampil lebih solid, bahkan saat menghadapi tim kuat seperti Borneo FC.
Menurut Bojan, Persis Solo sebenarnya tidak pantas kalah di laga terakhir mereka. Pernyataan ini bukan basa-basi, melainkan peringatan serius. Sepak bola tak selalu adil, tapi kerja keras sering menemukan jalannya sendiri. Persib harus siap menghadapi lawan yang akan bermain seratus persen.
Harapan Persib Raih Hasil Positif
Meski menyadari laga tidak akan mudah, Persib tetap membawa harapan besar. Tim ingin melanjutkan tren positif, menjaga konsistensi, dan terus menempel papan atas klasemen BRI Super League. Setiap pertandingan kini terasa seperti bab penting dalam novel panjang musim ini.
Bojan berharap, dengan persiapan matang dan fokus penuh, Persib bisa membawa pulang hasil positif dari Solo. Absennya Layvin Kurzawa dan Dion Markx di sesi latihan mungkin masih menjadi tanda tanya, tapi di lapangan nanti, yang paling penting adalah bagaimana Maung Bandung menjawab tantangan dengan permainan dan mental juara.

