Dos and Don’ts PERSIB vs Dewa United,  Panduan Lengkap untuk Bobotoh di GBLA - MaungPersib

Dos and Don’ts PERSIB vs Dewa United,  Panduan Lengkap untuk Bobotoh di GBLA

Maungpersib.com – Pertandingan antara PERSIB vs Dewa United pada pekan ke-13 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat, 21 November 2025, menjadi salah satu momen yang paling dinantikan Bobotoh. Laga ini bukan hanya soal perebutan tiga poin, tetapi juga tentang menjaga atmosfer stadion agar tetap aman, nyaman, dan membanggakan.

Dengan modal enam kemenangan beruntun, tiga di liga dan tiga di AFC Champions League Two, pasukan Bojan Hodak tengah berada pada jalur terbaik. Kemenangan di laga ini akan semakin memperkuat posisi PERSIB sebagai salah satu tim paling konsisten di kompetisi. Dalam kondisi seperti ini, dukungan Bobotoh menjadi energi tambahan yang tak ternilai. Melalui kampanye JagaGBLAJagaBandungJagaPERSIB, PERSIB mengajak seluruh Bobotoh untuk ikut memastikan pertandingan berjalan tertib. Artikel ini merangkum panduan lengkap dos and don’ts sebagai pegangan sebelum, selama, dan setelah pertandingan.

Pentingnya Dukungan Tertib di Stadion GBLA

Atmosfer Stadion GBLA selalu menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia. Riuhnya chant Bobotoh, koreografi tribun, hingga gelombang biru yang menyapu seluruh stadion, semua itu menjadi identitas yang membuat PERSIB istimewa.

Namun, dukungan terbaik bukan hanya soal suara lantang, tetapi juga tentang bagaimana Bobotoh menjaga nama baik klub. Kehadiran penonton yang tertib dan saling menghormati tidak hanya meningkatkan kenyamanan, tetapi juga menghindarkan klub dari sanksi yang merugikan. Seiring meningkatnya jumlah penonton dalam beberapa laga terakhir, PERSIB menilai perlu adanya panduan yang lebih jelas agar semua Bobotoh bisa menikmati pertandingan dengan aman.

Persiapan Penting Sebelum Datang ke Stadion

Sebelum berangkat menuju GBLA, ada sejumlah hal yang wajib Bobotoh perhatikan. Persiapan matang akan membuat pengalaman menonton pertandingan jauh lebih nyaman.

1. Pastikan Tiket Resmi dari PERSIB Apps

Dalam beberapa laga sebelumnya, banyak laporan mengenai tiket palsu yang beredar di luar kanal resmi. Ini tidak hanya merugikan pembeli, tetapi juga dapat membuat Bobotoh gagal masuk stadion meskipun sudah datang jauh-jauh. Solusi terbaik, Selalu beli tiket dari PERSIB Apps, satu-satunya platform resmi penjualan tiket. Selain aman, sistem digital ini mempermudah proses validasi.

2. Datang Lebih Awal untuk Menghindari Antrean Panjang

Dengan puluhan ribu Bobotoh yang hadir, antrean di area penukaran e-ticket biasanya memanjang. Dengan tiba lebih awal, anda bisa menikmati proses masuk stadion tanpa terburu-buru. Selain itu, anda juga berkesempatan menikmati suasana pra-pertandingan, seperti, Hiburan dari panitia, Aktivitas di area fan zone, dan Waktu untuk membeli merchandise resmi. Datang lebih awal  pengalaman lebih nyaman.

3. Penukaran E-ticket dengan Gelang Resmi

Setelah tiba di area stadion, Bobotoh wajib menukarkan e-ticket dengan gelang penanda, lalu langsung mengenakannya di pergelangan tangan kiri. Gelang ini menjadi identitas resmi yang akan di cek oleh petugas setiap kali anda memasuki area tertentu. Tidak mengenakan gelang  tiket di anggap hangus.

4. Ikuti Proses Pemeriksaan dengan Tertib

Proses pemeriksaan di bagi ke beberapa tahap: pengecekan gelang, pemeriksaan barang bawaan, scanning, dan pemindaian area. Meski memakan waktu, prosedur ini bertujuan memberikan keamanan bagi seluruh penonton. Patuhi semua instruksi petugas, karena mereka menjalankan tugas demi kenyamanan dan keselamatan anda.

Baca juga: Persib Bandung Terus Panas! Raih Kemenangan Penting atas Bali United di BRI Super League

Hal-hal yang Wajib Dilakukan oleh Bobotoh

Menjadi pendukung yang baik bukan hanya terlihat dari suara yang menggema, tetapi juga dari perilaku selama berada di stadion. Berikut adalah hal-hal yang wajib di lakukan saat mendukung PERSIB di kandang sendiri sesuai pedoman resmi klub:

1. Waspadai Tiket Palsu

Pembelian tiket hanya di PERSIB Apps. Jangan tergoda oleh penjual liar di luar stadion.

2. Datang Lebih Awal

Selain meminimalisasi antrean, datang lebih awal membuat suasana tribun lebih hidup sejak pemanasan pemain.

3. Gunakan Gelang Penanda dengan Benar

Gelang harus di pasang di tangan kiri dan tidak boleh di pindah atau di lepas.

4. Jaga Kebersihan Lingkungan Stadion

Sampah adalah masalah klasik stadion. Jadilah bagian dari solusi, Bawa pulang sampah kecil anda, Gunakan tempat sampah yang tersedia.

5. Amankan Barang Pribadi

Wallet, ponsel, tas kecil, dan peralatan lainnya harus di jaga. Stadion penuh manusia, dan kewaspadaan selalu penting.

6. Jaga Sikap dan Hormati Sesama Penonton

Stadion adalah ruang publik untuk semua,  perempuan, anak-anak, keluarga, dan orang tua. Hormati mereka dengan perilaku yang sopan dan tidak merugikan. Perilaku positif menciptakan atmosfer yang membanggakan.

Hal-hal yang Tidak Boleh Dilakukan oleh Bobotoh

Beberapa tindakan tidak hanya memperburuk citra Bobotoh, tetapi juga dapat membuat klub terkena sanksi federasi, mulai dari denda hingga larangan penonton.

Berikut adalah daftar larangan keras yang wajib dipatuhi:

1. Memaksa Masuk Tanpa Tiket

Tidak memiliki tiket berarti tidak boleh masuk. Jangan memaksakan diri atau mencoba menerobos, karena pengamanan akan bertindak tegas.

2. Membawa atau Menyalakan Flare, Suar, atau Bom Asap

Benda-benda ini membahayakan penonton lain dan bisa membuat GBLA disanksi. Tinggalkan di rumah.

3. Menerobos Masuk ke Lapangan

Pitch invasion sangat di larang dan dapat berakibat pidana. Selalu hargai garis batas tribun-lapangan.

4. Melempar Benda ke Arah Lapangan

Tindakan ini tidak hanya berbahaya, tetapi juga bisa menyebabkan pertandingan di tunda atau di hentikan.

5. Membawa Senjata Tajam

Tidak ada alasan apa pun untuk membawa benda ini ke stadion.

6. Membawa Spanduk Provokatif, SARA, Politik, atau Keagamaan

PERSIB ingin GBLA menjadi ruang yang aman dan netral. Spanduk bernada provokasi akan di sita.

7. Mengonsumsi Miras atau Narkoba

Selain melanggar hukum, perilaku ini mengganggu kenyamanan penonton lain. Petugas akan melakukan tindakan tegas.

8. Mengoperasikan Laser ke Arah Pemain

Laser dapat mengganggu konsentrasi pemain dan wasit, serta mengakibatkan sanksi berat.

9. Menggunakan Kamera Profesional Di Tribun

Penggunaan perangkat profesional dengan lensa panjang dari tribun dilarang karena regulasi hak siar.

10. Melakukan Tindakan Tidak Pantas atau Pelecehan Seksual

GBLA adalah ruang aman untuk semua. Tindakan ini akan langsung ditindak secara hukum.

11. Praktik Politik atau Yel Rasis

Sepak bola adalah hiburan, bukan arena politik. PERSIB berkomitmen menciptakan stadion ramah, inklusif, dan bebas rasisme.

Baca juga: Di Tengah Kritik, Bomber Persib Uilliam Barros Terus Cetak Gol

Mengapa Aturan Ini Penting Bagi Masa Depan PERSIB

Banyak klub besar di dunia mendapatkan sanksi berat akibat ulah segelintir suporter,  mulai dari denda, pengosongan tribun, hingga pengurangan poin. PERSIB tidak ingin hal itu terjadi. Dengan menjaga ketertiban, Bobotoh membantu klub, Menghindari sanksi, Menjadi tuan rumah pertandingan internasional, dan Menjaga GBLA tetap menjadi ikon Bandung, Meningkatkan citra PERSIB di mata nasional dan Asia, Menjaga kenyamanan penonton keluarga.

Harapan Besar di Laga Kontra Dewa United

Dengan performa yang semakin matang setelah jeda kompetisi, pertandingan melawan Dewa United diprediksi berjalan ketat. Namun, dengan dukungan penuh Bobotoh dan atmosfer positif GBLA, PERSIB memiliki modal besar untuk meraih kemenangan.

Bojan Hodak dan skuadnya sudah menunjukkan tren yang luar biasa: solid di pertahanan, kreatif di lini tengah, dan tajam di depan. Momentum ini harus dijaga, dan Bobotoh menjadi bagian penting dalam perjalanan tersebut.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *