maungpersib.com – Pertandingan sarat gengsi antara dua negara serumpun, Indonesia dan Malaysia, akan kembali tersaji di ajang AFC Champions League Two (ACL Two) musim 2025/2026. Kali ini, Persib Bandung akan menjamu Selangor FC pada matchday ketiga fase grup. Bentrokan ini bukan sekadar laga sepak bola, tapi juga soal harga diri, kebanggaan, dan cerita panjang dua negara yang selalu punya tensi tinggi di lapangan hijau.
Pertandingan Persib vs Selangor di ACL Two ini bakal digelar di Stadion kebanggaan warga Bandung, Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), pada Kamis, 23 Oktober 2025 pukul 19.15 WIB. Duel bergengsi ini bisa kamu saksikan secara langsung lewat RCTI dan layanan streaming Vision+. Tak heran, atmosfer panas sudah terasa bahkan sebelum peluit pertama berbunyi.
Ribuan Bobotoh dipastikan akan memadati GBLA, menciptakan lautan biru yang menggema dari tribun ke langit malam Bandung. Suara drum, chant kebanggaan, dan nyanyian “Kami Pasti Menang” akan menjadi bahan bakar tambahan bagi para pemain Maung Bandung yang tengah dalam performa apik. Kemenangan di laga ini bisa membawa Persib melesat ke puncak klasemen Grup G dan membuka peluang besar untuk lolos ke babak selanjutnya.
Modal Positif Persib Bandung Menyambut Laga Krusial
Persib datang dengan catatan yang cukup meyakinkan di ajang ACL Two. Dalam dua laga pertama, pasukan Bojan Hodak berhasil menorehkan satu kemenangan dan satu hasil imbang. Mereka menahan imbang Lion City Sailors 1-1 di laga pembuka, lalu tampil gemilang saat menumbangkan Bangkok United dengan skor 2-0 di kandang lawan.
Dengan empat poin di tangan, Persib kini bertengger di posisi kedua klasemen sementara, hanya kalah selisih gol dari Lion City Sailors. Artinya, jika Maung Bandung mampu mengalahkan Selangor, sementara Lion City gagal menang di laga lainnya, posisi puncak akan otomatis jadi milik Persib.
Kemenangan atas Bangkok United bukan hanya soal skor, tapi juga tentang karakter. Tim menunjukkan mental baja dan determinasi tinggi, dua hal ini yang menjadi ciri khas Persib era Bojan Hodak. Disiplin lini belakang, transisi cepat dari bertahan ke menyerang, serta kombinasi eksplosif Ciro Alves dan David da Silva menjadi senjata utama yang kembali akan diandalkan saat melawan Selangor FC.
Atmosfer Bandung yang Membara dan Dukungan Bobotoh yang Menggelegar
Tidak bisa dipungkiri, dukungan Bobotoh selalu menjadi senjata rahasia Persib di setiap laga kandang. Ribuan pasang mata, suara yang menggema, dan semangat tanpa henti dari tribun GBLA kerap menjadi energi tambahan bagi skuad Maung Bandung.
Bandung bukan hanya kota, tapi rumah bagi sepak bola yang penuh emosi. Ketika Persib bermain di GBLA, ada sesuatu yang magis di udara. Suara drum yang mengguncang, flare yang menyala, hingga bendera raksasa yang berkibar, semua berpadu jadi satu orkestra semangat. Lawan mana pun pasti tahu, bermain di GBLA berarti harus siap menghadapi tekanan bukan hanya dari sebelas pemain, tapi juga puluhan ribu jiwa yang berdiri di belakang mereka.
Selangor FC, Raksasa Merah yang Terluka Tapi Tak Mati
Meski datang dengan kondisi terseok-seok, Selangor FC bukan tim yang bisa di anggap enteng. Klub asal Malaysia itu masih belum mencatatkan satu pun poin dari dua laga awal di fase grup. Mereka menelan dua kekalahan beruntun yang membuat posisi mereka terdampar di dasar klasemen.
Namun, di balik statistik itu, ada tanda-tanda kebangkitan. Di bawah komando pelatih anyar Christophe Gomel, Selangor mulai menunjukkan taringnya lagi di kompetisi domestik. Dua kemenangan beruntun baru saja mereka raih, menekuk Imigresen FC dengan skor 3-1 di Liga Super Malaysia dan membantai Negeri Sembilan FC 4-0 di ajang Piala FA.
Kemenangan itu menjadi sinyal bahwa The Red Giants mulai bangkit dari tidur panjangnya. Dengan komposisi pemain seperti Faisal Halim, Ifedayo Olusegun, dan Brendan Gan, Selangor tetap berpotensi menjadi ancaman serius. Para pemain Persib pun tahu, sedikit saja lengah, Selangor bisa jadi batu sandungan yang mematikan.
Baca juga: PERSIB Resmi Bertolak ke Thailand, Ini Daftar Pemain yang Ikut TC dan Target yang Ingin Dicapai
Bojan Hodak Fokus, Tenang, dan Tetap Waspada
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menegaskan bahwa dirinya tidak mau tim terlena dengan status tuan rumah atau performa lawan yang belum stabil. Ia paham betul, pertandingan melawan klub asal Malaysia selalu sarat emosi dan tidak bisa diprediksi.
“Selangor tim yang bagus. Mereka baru saja menang di laga terakhir dan punya pemain-pemain berpengalaman. Mereka juga mengganti pelatih, dan itu bisa membawa semangat baru. Kami harus siap dari segala sisi, terutama di pertahanan. Jika ingin menang, kami harus disiplin dan efisien,” ujar Hodak.
Pelatih asal Kroasia itu menambahkan bahwa fokus utama timnya adalah menjaga kestabilan permainan. Menurutnya, keberhasilan Persib di dua laga awal tidak boleh membuat skuad terlena. Ia menuntut anak asuhnya tampil lebih klinis di depan gawang dan lebih tenang dalam menguasai bola.
Prediksi Taktik dan Pertarungan Antar Lini
Dari sisi taktik, Persib kemungkinan besar tetap mengandalkan formasi 4-2-3-1 dengan David da Silva sebagai ujung tombak. Ciro Alves dan Febri Hariyadi akan beroperasi dari sisi sayap, mencoba menembus pertahanan Selangor lewat kecepatan dan umpan silang tajam. Sementara di lini tengah, ada duet Marc Klok dan Dedi Kusnandar yang siap mengatur tempo permainan sekaligus menjadi benteng pertama untuk memutus serangan balik lawan.
Di kubu Selangor, Christophe Gomel kemungkinan besar akan menerapkan formasi 4-3-3 untuk menekan sejak awal. Mereka akan memanfaatkan kecepatan sayap serta permainan direct ball untuk mencari celah di lini belakang Persib. Namun, dengan kokohnya duet Nick Kuipers dan Alberto Rodriguez di jantung pertahanan, di tambah Teja Paku Alam yang kembali tampil solid di bawah mistar, Persib punya peluang besar untuk menjaga clean sheet.
Laga Sarat Gengsi, Lebih dari Sekadar Sepak Bola
Pertemuan antara Persib dan Selangor bukan sekadar duel dua klub Asia Tenggara. Ada sejarah, emosi, dan kebanggaan yang ikut bermain di sana. Bagi Bobotoh, mengalahkan klub asal Malaysia bukan hanya soal tiga poin, tapi juga soal gengsi dan harga diri bangsa. Begitu pun sebaliknya bagi pendukung Selangor.
Kedua tim sama-sama membawa nama besar dari dua negara yang punya rivalitas panjang di dunia sepak bola. Dari tribune, dari layar kaca, hingga media sosial, euforianya terasa begitu kental. Laga ini bisa jadi ajang pembuktian siapa yang benar-benar pantas di sebut “macan” Asia Tenggara.
Pertaruhan Gengsi dan Harapan Puncak Klasemen
Laga Persib Bandung kontra Selangor FC jelas bukan pertandingan biasa. Ini adalah duel gengsi, adu strategi, dan pertaruhan harga diri dua tim besar dari dua negara yang sama-sama cinta sepak bola. Persib datang dengan kepercayaan diri tinggi dan dukungan penuh dari ribuan Bobotoh yang siap mengguncang GBLA. Sementara Selangor datang dengan tekad untuk bangkit dan membuktikan bahwa mereka belum habis.
Siapa yang akan keluar sebagai pemenang? Apakah Maung Bandung akan menerkam Gergasi Merah di kandang sendiri, atau justru Selangor yang mampu membungkam riuhnya Bandung? Satu hal yang pasti, laga ini akan menjadi salah satu duel paling panas di ACL Two musim ini dan semua mata akan tertuju ke Bandung malam itu.

