Sarasehan Perkuat Sinergi PERSIB dengan Kepolisian - MaungPersib

Sarasehan Perkuat Sinergi PERSIB dengan Kepolisian

Maungpersib.com – PT PERSIB Bandung Bermartabat terus menunjukkan keseriusannya dalam membangun ekosistem sepakbola yang aman dan profesional. Salah satu langkah nyatanya terlihat lewat sarasehan bersama jajaran Kepolisian yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin, 22 Desember 2025. Kegiatan ini bukan sekadar agenda formal, tapi menjadi ruang silaturahmi dan penguatan komunikasi antara manajemen PERSIB dan aparat keamanan.

Selama ini, peran kepolisian sangat vital dalam menjaga kelancaran setiap pertandingan dan aktivitas klub. Mulai dari pengamanan laga kandang, pengaturan lalu lintas, hingga menjaga ketertiban Bobotoh. Karena itu, sarasehan ini menjadi momen penting untuk menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi yang sudah terjalin.

Sarasehan sebagai Ruang Komunikasi dan Silaturahmi

Sarasehan ini dihadiri langsung oleh jajaran penting dari kedua belah pihak. Dari manajemen PERSIB, hadir Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, yang mewakili manajemen. Turut hadir Komisaris PT PERSIB Bandung Bermartabat, Kuswara S. Taryono, serta perwakilan pemegang saham, Iwan D. Hanafi.

Sementara dari pihak kepolisian, Kapolrestabes Kota Bandung, Kombes Pol Budi Sartono, datang bersama jajaran. Kehadiran para pimpinan ini menunjukkan bahwa forum tersebut bukan sekadar simbolis, tetapi benar-benar menjadi ruang diskusi strategis.

Dalam suasana yang cair dan terbuka, kedua pihak berdiskusi soal berbagai hal. Mulai dari evaluasi pengamanan pertandingan, dinamika suporter, hingga rencana pengembangan GBLA ke depan. Sarasehan ini juga menjadi wadah untuk saling mendengar dan memahami tantangan masing-masing.

Pentingnya Menjaga Hubungan Baik yang Sudah Terbangun

Komisaris PT PERSIB Bandung Bermartabat, Kuswara S. Taryono, menekankan bahwa hubungan baik antara PERSIB dan kepolisian adalah aset penting. Menurutnya, berbagai capaian positif yang dirasakan PERSIB saat ini tidak lepas dari komunikasi yang terjaga dengan baik bersama semua pihak, termasuk aparat keamanan. Ia menilai, stabilitas penyelenggaraan pertandingan dan meningkatnya kualitas atmosfer stadion adalah hasil kerja bersama.

Bukan hanya manajemen atau pemain di lapangan, tetapi juga dukungan kepolisian yang bekerja di balik layar. “Capaian yang kita rasakan sejauh ini adalah hasil dari komunikasi yang terjaga dengan baik bersama semua pihak. Forum seperti ini sangat penting dan perlu terus dilakukan secara intens agar ke depan kita bisa menjadi lebih baik lagi,” ujar Kuswara. Pernyataan ini menegaskan bahwa kolaborasi tidak boleh berhenti di satu titik. Justru,

komunikasi harus terus diperkuat seiring dengan berkembangnya klub dan meningkatnya ekspektasi publik terhadap PERSIB.

Hubungan Emosional PERSIB dan Kepolisian

Kapolrestabes Kota Bandung, Kombes Pol Budi Sartono, menyampaikan pandangan yang sejalan. Ia menilai hubungan antara PERSIB dan kepolisian sudah terjalin erat, bukan hanya secara institusional, tetapi juga emosional. Sebagai bagian dari masyarakat Bandung, ia mengaku turut merasakan euforia ketika PERSIB meraih gelar juara pada musim 2024/25 dan 2025/26. Momen tersebut, menurutnya, menjadi pengalaman emosional yang memperkuat ikatan antara klub, suporter, dan aparat keamanan.

“Saya merasakan sendiri euforia menjadi Bobotoh, itu luar biasa. Hubungan PERSIB dan kepolisian sangat erat. Terima kasih, khususnya kepada Pak Adhit, karena komunikasi ini semakin baik, termasuk dengan Bobotoh,” ungkapnya. Pengakuan ini menunjukkan bahwa kepolisian tidak hanya hadir sebagai pengaman, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem sepakbola Bandung. Kedekatan emosional ini menjadi modal penting dalam menjaga situasi tetap kondusif.

Baca juga: Persib Dapat Tenaga Baru! Andrew Jung On Fire Jelang Duel Panas Kontra Bangkok United

Komitmen Kepolisian dalam Mendukung Setiap Pertandingan

Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol Budi Sartono juga menegaskan komitmen kepolisian untuk terus mendukung setiap kegiatan PERSIB. Terutama dalam hal pengamanan pertandingan, baik di dalam stadion maupun di area sekitarnya. Ia menyadari bahwa pertandingan PERSIB selalu menarik perhatian besar. Antusiasme Bobotoh yang luar biasa menjadi kekuatan, sekaligus tantangan yang perlu dikelola bersama. Karena itu, koordinasi yang baik antara klub dan kepolisian menjadi kunci utama.

“Ke depan semoga semakin baik. Kami akan selalu mendukung kegiatan pertandingan. Harapannya, PERSIB semakin bermartabat, begitu juga dengan Bobotohnya,” tambahnya. Pesan ini menegaskan bahwa tujuan akhirnya bukan hanya pertandingan yang aman, tetapi juga citra PERSIB dan Bobotoh yang semakin positif di mata publik nasional maupun internasional.

Apresiasi Manajemen PERSIB terhadap Dukungan Kepolisian

Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan konsisten dari kepolisian. Baik dari Polda Jawa Barat maupun Polrestabes Kota Bandung, dukungan tersebut di nilai menjadi fondasi penting dalam perjalanan PERSIB.

Menurut Adhitia, tanpa pengamanan dan koordinasi yang baik, sulit bagi klub untuk menggelar pertandingan dengan lancar. Terlebih, PERSIB memiliki basis suporter yang sangat besar dan loyal. “Terima kasih kepada Bapak Kapolda Jawa Barat beserta jajaran, serta Bapak Kapolrestabes dan jajaran, atas dukungan yang selama ini di berikan,” ujar Adhitia. Ia menegaskan bahwa manajemen PERSIB melihat kepolisian sebagai mitra strategis, bukan sekadar pihak pengaman. Kolaborasi ini menjadi bagian dari visi jangka panjang klub.

GBLA sebagai Pusat Sport Tourism

Dalam sarasehan tersebut, Adhitia juga menyinggung cita-cita besar PERSIB terkait Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Menurutnya, GBLA tidak hanya di proyeksikan sebagai stadion sepakbola, tetapi juga sebagai pusat sport tourism yang membanggakan Kota Bandung dan Jawa Barat.

Konsep sport tourism ini mencakup berbagai aspek. Mulai dari penyelenggaraan pertandingan berstandar tinggi, event olahraga lainnya, hingga aktivitas pendukung yang menarik wisatawan. Semua itu tentu membutuhkan dukungan keamanan yang maksimal. “Kita semua memiliki cita-cita yang sama, menjadikan GBLA bukan hanya sebagai stadion sepakbola, tetapi sebagai pusat sport tourism yang membanggakan,” jelas Adhitia.

Dengan sinergi yang kuat antara PERSIB dan kepolisian, visi tersebut di nilai lebih realistis untuk di wujudkan secara bertahap.

Menciptakan Atmosfer Sepakbola yang Aman dan Bermartabat

Sarasehan ini menjadi bukti bahwa PERSIB tidak hanya fokus pada prestasi di lapangan. Klub juga serius membangun budaya sepakbola yang aman, nyaman, dan bermartabat. Hal ini sejalan dengan harapan banyak pihak, termasuk Bobotoh sendiri. Atmosfer stadion yang kondusif akan memberikan dampak positif bagi semua. Pemain bisa tampil maksimal, suporter bisa menikmati pertandingan dengan nyaman, dan citra klub semakin baik.

Kolaborasi dengan kepolisian menjadi salah satu pilar utama dalam mewujudkan hal tersebut. Lewat komunikasi yang terbuka dan berkelanjutan, berbagai potensi masalah bisa di antisipasi sejak dini.

Komitmen Berkelanjutan untuk Kolaborasi yang Sehat

Melalui sarasehan ini, PT PERSIB Bandung Bermartabat menegaskan komitmennya untuk terus membangun kolaborasi yang sehat dan saling mendukung dengan kepolisian. Bukan hanya untuk kebutuhan jangka pendek, tetapi juga demi masa depan sepakbola Bandung yang lebih baik.

Forum seperti ini di harapkan bisa rutin dilakukan. Dengan begitu, setiap perkembangan dan tantangan baru bisa di bahas bersama, tanpa sekat, dan dengan semangat kebersamaan. Pada akhirnya, sinergi antara PERSIB dan kepolisian bukan hanya soal pengamanan pertandingan. Ini tentang membangun kepercayaan, menjaga kebanggaan, dan menciptakan sepakbola yang benar-benar bermartabat untuk semua pihak.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *