Maungpersib.com – Isu transfer memang selalu bikin geger, apalagi kalau menyangkut pemain asing. Nah, kabar terbaru datang dari Persib Bandung. Bek asal Italia, Federico Barba, akhirnya di pastikan tetap bertahan bersama Maung Bandung hingga kontraknya benar-benar selesai. Kepastian ini langsung di sampaikan oleh Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, sekaligus menjawab berbagai spekulasi yang sempat beredar luas di media sosial.
Nama Federico Barba Persib Bandung sebelumnya ramai di bicarakan karena disebut-sebut bakal pulang ke Italia. Bahkan, ada rumor kalau sang bek sudah berpamitan. Tapi tenang, manajemen langsung pasang badan dan memastikan kabar itu tidak benar.
Barba tetap menjadi bagian penting dalam skuad racikan Bojan Hodak. “Alhamdulillah Federico Barba tetap bersama kita,” ujar Umuh Muchtar saat di konfirmasi awak media, Rabu (21/1/2026).
Federico Barba Persib Bandung Tetap Jadi Pilar Pertahanan
Bertahannya Federico Barba jelas jadi kabar baik buat Persib. Sejak bergabung, Barba dikenal sebagai bek yang tenang, disiplin, dan punya pengalaman bermain di level Eropa. Kehadirannya bikin lini belakang Persib lebih solid dan minim kesalahan fatal.
Manajemen menilai Barba masih sangat di butuhkan, terutama untuk menjaga konsistensi permainan di paruh kedua musim. Apalagi, Persib bakal menghadapi jadwal super padat, baik di kompetisi domestik maupun internasional.
Menurut Umuh, pelatih Bojan Hodak juga masih memasukkan Barba dalam rencana utama tim. Artinya, keputusan mempertahankan sang pemain bukan sekadar formalitas, tapi murni kebutuhan teknis.
“Barba masih masuk rencana pelatih. Dia penting untuk keseimbangan tim,” kata Umuh menegaskan. Dengan kondisi ini, Federico Barba Persib Bandung di pastikan tetap jadi tembok kokoh di lini belakang Maung Bandung.
Dampak Federico Barba Bertahan Terhadap Transfer Pemain Asing
Keputusan Barba bertahan ternyata berdampak langsung pada strategi transfer Persib. Umuh mengungkapkan bahwa manajemen kini hanya akan mencari satu pemain asing tambahan untuk putaran kedua BRI Super League.
Slot pemain asing memang terbatas. Jadi, ketika Barba tetap bertahan, otomatis ruang manuver Persib di bursa transfer jadi lebih sempit. Tapi menurut Umuh, kondisi ini justru membuat manajemen lebih fokus dan selektif. “Untuk tambahan pemain di putaran kedua, kemungkinan hanya satu saja. Soalnya Barba ternyata masih bisa bertahan,” jelas Umuh.
Saat ini, manajemen bersama tim pelatih sedang mengevaluasi posisi mana yang paling membutuhkan tambahan tenaga. Semua keputusan akan di sesuaikan dengan kebutuhan taktik dan strategi Bojan Hodak, bukan sekadar ikut tren.
Manajemen Fokus Kebutuhan Tim, Bukan Sekadar Tambah Pemain
Berbeda dengan musim-musim sebelumnya yang cenderung aktif belanja pemain, kali ini Persib memilih lebih realistis. Bertahannya Federico Barba Persib Bandung membuat lini pertahanan di anggap sudah cukup stabil.
Karena itu, jika ada pemain asing baru yang masuk, kemungkinan besar bukan berposisi sebagai bek tengah. Fokus utama adalah posisi yang bisa menambah variasi permainan dan kedalaman skuad.
Umuh menegaskan, manajemen tidak ingin gegabah. Semua keputusan transfer akan melalui evaluasi matang, termasuk melihat performa pemain lokal yang ada. “Kami lihat dulu kebutuhan tim. Jangan sampai nambah pemain tapi malah nggak kepakai,” ujar Umuh. Pendekatan ini di nilai lebih sehat, apalagi Persib punya target besar di akhir musim.
Baca juga: Berguinho Sejenak Lupakan Sepakbola di Masa Jeda Kompetisi
Tak Ada Lagi Pemain Persib yang Dipinjamkan
Selain membahas transfer pemain asing, Umuh juga memastikan satu hal penting lainnya. Manajemen tidak akan lagi meminjamkan pemain Persib ke klub lain pada putaran kedua musim ini. Sebelumnya, Persib sempat meminjamkan Hehanussa bersaudara ke Persik Kediri. Namun setelah itu, tidak ada rencana tambahan pemain yang di lepas sementara.
Menurut Umuh, keputusan ini di ambil demi menjaga kedalaman skuad. Dengan jadwal yang padat, Persib butuh banyak opsi pemain untuk rotasi. “Sejauh ini belum ada permintaan dari pelatih untuk meminjamkan pemain lain,” kata Umuh. Artinya, komposisi skuad saat ini di anggap sudah cukup ideal untuk bersaing di berbagai kompetisi.
Federico Barba Persib Bandung Jadi Kunci Stabilitas Tim
Bertahannya Barba bukan cuma soal satu pemain, tapi soal stabilitas tim secara keseluruhan. Di level kompetisi yang ketat, konsistensi lini belakang sering jadi pembeda antara tim juara dan tim papan tengah. Barba membawa pengalaman, ketenangan, dan kepemimpinan. Hal-hal ini sangat di butuhkan, terutama saat Persib menghadapi tekanan di laga besar.
Pelatih Bojan Hodak juga di kenal suka dengan pemain yang di siplin secara taktik. Barba termasuk tipe pemain yang jarang bikin kesalahan positioning, sesuatu yang krusial di pertandingan penting. Dengan begitu, keberadaan Federico Barba Persib Bandung memberi rasa aman bagi lini tengah dan penjaga gawang.
Persiapan Persib Hadapi Jadwal Padat Kompetisi
Tak cuma fokus transfer, manajemen Persib juga mulai memanaskan mental pemain. Umuh mengaku sudah mengumpulkan seluruh anggota tim untuk memberikan motivasi tambahan. Persib akan menghadapi putaran kedua BRI Super League dan juga berjuang di AFC Champions League Two 2025. Jadwal padat ini menuntut fokus, disiplin, dan mental kuat.
“Barusan saya sudah mengumpulkan semua pemain untuk memberi semangat dan motivasi. Saya minta anak-anak tidak leha-leha dan fokus menghadapi pertandingan terdekat,” tutur Umuh. Menurutnya, konsentrasi jadi kunci. Sedikit lengah saja bisa berakibat fatal, apalagi di kompetisi Asia yang levelnya lebih tinggi.
Target Persib Tetap Konsisten di Papan Atas
Manajemen berharap Persib bisa menjaga performa dan tetap bersaing di papan atas klasemen. Dengan skuad yang relatif stabil dan minim perubahan, adaptasi pemain di harapkan lebih cepat. Keputusan mempertahankan Federico Barba Persib Bandung dianggap sejalan dengan target jangka pendek dan jangka panjang klub. Stabilitas lebih diutamakan dibanding bongkar pasang pemain.
Umuh juga mengingatkan pemain agar tidak meremehkan lawan, termasuk tim-tim yang berada di papan bawah. “Semua pertandingan itu penting. Nggak ada lawan yang bisa dianggap enteng,” ujarnya.
Laga Perdana Putaran Kedua Jadi Ujian Awal
Persib Bandung dijadwalkan mengawali putaran kedua BRI Super League dengan menjamu PSBS Biak. Laga ini akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, pada Minggu (25/1/2026) malam.
Pertandingan ini jadi ujian awal bagi skuad Maung Bandung setelah berbagai isu transfer mereda. Dukungan suporter diharapkan bisa jadi energi tambahan. Dengan komposisi tim yang solid dan fokus penuh, Persib optimistis bisa meraih hasil maksimal.

