Maungpersib.com – Persib Bandung bersiap menghadapi laga besar lawan Persebaya Surabaya pada pekan kelima BRI Super League 2025/2026. Pertandingan yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (12/9/2025), diprediksi menjadi salah satu duel paling panas musim ini.
Laga ini bukan hanya soal perebutan tiga poin, tetapi juga menjadi panggung debut bagi empat rekrutan anyar Maung Bandung: Thom Haye, Eliano Reijnders, Federico Barba, dan Andrew Jung. Kehadiran mereka di harapkan mampu menambah kekuatan tim asuhan Bojan Hodak, terutama setelah jadwal padat dan ujian berat yang dihadapi Persib.
Kehadiran Rekrutan Anyar Jadi Energi Baru
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, memberi sinyal kuat bahwa keempat pemain barunya siap di turunkan. Thom Haye dan Eliano Reijnders baru saja kembali dari tugas bersama Timnas Indonesia di ajang FIFA Matchday, namun kondisi fisik keduanya di kabarkan tetap prima.
“Mereka punya peluang untuk main. Tapi saya belum bisa pastikan apakah turun sebagai starter atau tidak. Yang jelas, mereka sudah siap untuk bermain,” kata Hodak dalam konferensi pers, Kamis (11/9/2025).
Bagi Persib, tambahan amunisi baru ini sangat penting. Kehadiran Barba dan Andrew Jung juga membawa optimisme, meskipun keduanya sempat mengalami kendala kesehatan di awal kedatangan. Namun kini, keduanya sudah berlatih penuh dan siap memberi kontribusi.
Thom Haye, Gelandang Kreatif yang Dinanti Bobotoh
Thom Haye adalah sosok yang paling di tunggu publik Bandung. Gelandang berdarah Belanda-Indonesia ini di kenal memiliki visi permainan tajam dan kemampuan distribusi bola yang rapi.
Bersama Timnas Indonesia, Thom Haye menunjukkan kualitas sebagai pengatur tempo sekaligus motor serangan. Kini, ia di harapkan bisa menghadirkan kreativitas di lini tengah Persib yang selama ini mengandalkan Marc Klok dan Dedi Kusnandar.
Bobotoh tentu menantikan bagaimana kombinasi Haye–Klok–Reijnders mampu mengontrol lini tengah, menghadapi pressing cepat khas Persebaya.
Eliano Reijnders, Pemberi Warna di Lini Serang
Nama lain yang juga disorot adalah Eliano Reijnders, winger yang di kenal punya kecepatan dan teknik olah bola mumpuni. Kehadirannya di sisi sayap akan memberi variasi serangan baru bagi Persib.
Selama membela Timnas Indonesia, Eliano terbukti mampu menjadi pembeda. Ia memiliki insting menyerang tinggi dan sering membuka ruang bagi striker. Di Persib, ia bisa menjadi tandem ideal bagi David da Silva atau Andrew Jung di lini depan.
Federico Barba, Tembok Baru di Pertahanan
Kehadiran Federico Barba, bek asal Italia, menjadi tambahan penting di lini belakang Persib. Dengan postur tinggi besar dan pengalaman bermain di Eropa, Barba di harapkan menjadi pemimpin baru di barisan pertahanan.
Meski sempat absen latihan karena sakit, Bojan Hodak memastikan kondisi Barba sudah membaik. “Barba sudah berlatih dan dalam kondisi bagus. Ia hanya butuh sedikit waktu adaptasi,” ujar Hodak.
Duet Barba bersama Nick Kuipers di prediksi menjadi salah satu kombinasi bek tengah paling kokoh di BRI Super League musim ini.
Baca juga: Persib Bandung Menang Lawan Klub Elite Australia, Bobotoh Optimis Hattrick Juara Super League 2025
Andrew Jung, Harapan Baru di Lini Depan
Sementara itu, Andrew Jung, striker asal Prancis, membawa harapan besar untuk mempertajam lini serang Persib. Meskipun sempat absen beberapa hari karena sakit, Jung sudah kembali bugar dan berlatih normal bersama rekan-rekannya.
Postur tinggi serta gaya mainnya yang kuat dalam duel udara membuatnya berpotensi menjadi target man berbahaya. Dengan suplai bola dari Haye dan Reijnders, Jung bisa menjadi mesin gol baru bagi Persib.
Persebaya Surabaya, Lawan yang Tidak Bisa Diremehkan
Meski Persib tampil di kandang sendiri, lawan yang mereka hadapi bukan sembarangan. Persebaya Surabaya di kenal sebagai tim dengan karakter permainan agresif dan pantang menyerah.
Skuad Bajul Ijo datang ke Bandung dengan motivasi tinggi. Mereka ingin mencuri poin di markas Persib sekaligus menjaga posisi di papan atas klasemen. Persebaya juga memiliki sejumlah pemain kunci seperti Bruno Moreira, Ze Valente, dan Rizky Ridho yang siap memberi ancaman serius.
Laga Adu Strategi, Hodak vs Perez
Pertandingan ini juga akan menjadi adu taktik antara dua pelatih asing, Bojan Hodak (Persib) dan Eduardo Perez (Persebaya). Keduanya di kenal punya gaya permainan berbeda.
Hodak lebih mengandalkan organisasi tim yang solid dan transisi cepat, sementara Perez kerap menekankan permainan menyerang dengan pressing tinggi. Siapa yang bisa menjalankan strategi lebih baik kemungkinan besar akan keluar sebagai pemenang.
Dukungan Bobotoh Jadi Kekuatan Tambahan
Tidak bisa di pungkiri, dukungan Bobotoh akan menjadi kekuatan tambahan bagi Persib. Stadion GBLA di pastikan akan penuh sesak, menghadirkan atmosfer luar biasa yang bisa menekan mental lawan.
Kehadiran puluhan ribu Bobotoh bukan hanya memberikan energi tambahan, tetapi juga menjadi bukti betapa tingginya ekspektasi publik Bandung terhadap tim kesayangannya.
Prediksi Jalannya Pertandingan
Dengan tambahan empat pemain baru, Persib jelas lebih di unggulkan di laga ini. Kombinasi pemain lama dan rekrutan anyar berpotensi menghasilkan permainan atraktif.
Namun, Persebaya bukan lawan mudah. Jika mampu memanfaatkan celah adaptasi pemain baru Persib, Bajul Ijo bisa saja memberi kejutan.
Diperkirakan pertandingan akan berlangsung dengan tempo tinggi sejak awal. Persib akan mencoba mendominasi lewat lini tengah, sementara Persebaya mengandalkan serangan balik cepat.
Tantangan Adaptasi dan Sinergi Pemain Baru Persib
Meski keempat pemain anyar Persib, yakni Thom Haye, Eliano Reijnders, Federico Barba, dan Andrew Jung, telah menunjukkan kesiapan fisik, tantangan terbesar mereka adalah adaptasi dengan taktik tim dan sinergi bersama pemain lama. Bojan Hodak menekankan bahwa keberhasilan debut mereka tidak hanya ditentukan oleh kualitas individu, tetapi juga oleh kemampuan untuk menyatu dengan tim.
Thom Haye dan Eliano Reijnders harus menyesuaikan diri dengan ritme permainan Persib yang mengutamakan penguasaan bola cepat dan transisi serangan. Di sisi lain, Federico Barba perlu memahami pola bertahan lini belakang yang sudah terbentuk bersama Nick Kuipers, sementara Andrew Jung harus cepat membangun komunikasi dengan gelandang pengumpan seperti Marc Klok dan Dedi Kusnandar.
Bojan Hodak optimis proses adaptasi ini bisa berjalan cepat. “Mereka pemain profesional. Saya percaya mereka bisa cepat menyesuaikan diri dan membantu tim meraih hasil maksimal, terutama dalam pertandingan penting melawan Persebaya,” ujar Hodak.
Jika sinergi ini terwujud, Persib tidak hanya akan mendapatkan kekuatan individu dari pemain baru, tetapi juga keunggulan strategis yang lebih solid, mampu menghadapi tekanan lawan, dan memaksimalkan peluang mencetak gol. Bobotoh tentu menantikan bagaimana kombinasi pemain lama dan baru ini bisa menghadirkan permainan yang lebih dinamis dan produktif.
Momentum Persib Menyatu dengan Amunisi Baru
Laga Persib vs Persebaya bukan sekadar pertandingan biasa. Ini adalah momentum penting bagi Persib Bandung untuk membuktikan bahwa tambahan amunisi baru mereka bisa langsung memberi dampak nyata.
Debut Thom Haye dan Eliano Reijnders menjadi sorotan utama. Jika keduanya mampu beradaptasi dengan cepat, bukan tidak mungkin Persib akan tampil lebih solid dan mendekati target kemenangan sempurna.
Bagi Bobotoh, ini adalah momen penuh harapan. Momen untuk menyaksikan wajah baru Maung Bandung yang lebih segar, lebih bertenaga, dan lebih siap menantang siapa pun di BRI Super League 2025/2026.

