Persib Bandung Rilis Jersey Terbaru untuk Ajang  AFC Champions League 2

Persib Bandung Rilis Jersey Terbaru untuk Ajang  AFC Champions League 2

Maungpersib.com – Persib Bandung kembali membuat gebrakan besar di dunia sepak bola Indonesia dengan meluncurkan jersey terbaru yang akan di gunakan pada ajang bergengsi AFC Champions League 2 (ACL 2) musim 2025–2026. Jersey ini bukan hanya seragam, melainkan simbol kebanggaan, sejarah, dan representasi kota Bandung yang di juluki sebagai kota juara.

Peluncuran resmi di lakukan pada Selasa (16/9/2025) malam, hanya dua hari menjelang laga perdana Grup G melawan Lion City Sailors FC yang akan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kamis (18/9/2025).

Desain Jersey Persib untuk Asia

Jersey terbaru Persib untuk ACL 2 di rancang oleh Kelme, sebuah brand olahraga internasional yang sudah lama menjadi partner klub. Seperti biasa, Persib menghadirkan dua varian utama, yaitu:

  • Jersey kandang berwarna biru khas kebesaran Persib.
  • Jersey tandang berwarna putih yang elegan dan bersih.

Menariknya, sesuai regulasi kompetisi Asia, jersey ini hanya memuat satu sponsor tunggal. Hal tersebut membuat tampilan jersey terlihat lebih sederhana, eksklusif, namun tetap sarat makna.

Baca juga: Jung Akhirnya Tahu Jika PERSIB Klub Besar!

Filosofi di Balik Desain

Lebih dari sekadar seragam tempur, jersey edisi ACL 2 ini sarat akan filosofi mendalam. Desainnya mengangkat semangat Bandung dengan berbagai ikon, landmark, hingga budaya Sunda yang mendunia. Beberapa detail yang di hadirkan antara lain:

  • Gedung Sate: simbol arsitektur ikonik dan pusat pemerintahan Jawa Barat.
  • Gedung Merdeka: lokasi bersejarah Konferensi Asia Afrika yang mendunia.
  • Monumen Bandung Lautan Api: lambang perjuangan rakyat Bandung.
  • Gunung Tangkuban Parahu: identitas alam Bandung yang melegenda.
  • Jembatan Pasupati: ikon modernitas dan kemajuan kota.

Selain landmark, terdapat pula motif budaya dan industri khas Bandung, seperti:

  • Tokoh pewayangan Cepot: simbol humor, kecerdikan, dan kearifan lokal Sunda.
  • Angklung dan Karinding: representasi musik tradisional Sunda yang mendunia.
  • Industri dirgantara IPTN dan pesawat N250 Gatotkaca: bukti Bandung sebagai kota inovasi dan teknologi tinggi.

Setiap detail yang tertuang di jersey ini tidak di buat sembarangan. Ia merepresentasikan sejarah panjang, perjuangan, dan kebanggaan Bandung sekaligus Indonesia.

Pernyataan Resmi Manajemen Persib

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menjelaskan filosofi dari desain ini dengan penuh makna. “Jersey ini sebagai simbol perjalanan panjang Bandung dan Persib. Setiap ikon yang tertuang di dalamnya adalah pengingat bahwa perjuangan Persib adalah perjuangan sebuah kota dengan sejarah, budaya, dan harapan besar,” paparnya.

Ia menegaskan bahwa Persib tidak hanya bertanding membawa nama klub, tetapi juga kota Bandung dan bahkan Indonesia di kancah Asia. “Kami melangkah ke Asia dengan penuh rasa syukur, optimisme, dan kerendahan hati. Tantangan selalu ada, tetapi dengan semangat juara dan dukungan Bobotoh, kami percaya Persib bisa menorehkan kebanggaan baru, bukan hanya untuk Bandung, tapi juga untuk Indonesia,” tambahnya.

Detail Unik Jersey

Salah satu detail mencolok dari jersey edisi Asia ini adalah bagian kerah. Model kerah V wangky yang di pilih terinspirasi dari jersey musim 2023–2024, yaitu momen ketika Persib berhasil menjuarai Liga Indonesia.

Kerah ini menjadi simbol kewibawaan sekaligus pengingat bahwa Persib adalah juara dua musim beruntun sebelum menapaki kompetisi Asia. Desain ini ingin menekankan bahwa Persib melangkah bukan hanya sebagai peserta, melainkan sebagai tim dengan tradisi juara.

Baca juga: Ada Bek Timnas U-23 Indonesia di Sisi Kanan Persib Bandung, Pemain Timnas Irak Terpaksa Menyingkir Jadi Bek Kiri

Persib dan Kiprahnya di Asia

Partisipasi Persib di AFC Champions League 2 menjadi tonggak sejarah baru bagi klub. Setelah sukses menjuarai Liga Indonesia secara berturut-turut, kini mereka menghadapi tantangan lebih besar di tingkat Asia.

Bermain di GBLA, kandang megah dengan kapasitas puluhan ribu penonton, Persib ingin menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu klub terbesar di Asia Tenggara. Dukungan Bobotoh di harapkan menjadi energi tambahan untuk menghadapi lawan-lawan tangguh dari luar negeri.

Dukungan Bobotoh yang Tak Pernah Padam

Tak bisa di pungkiri, salah satu kekuatan terbesar Persib adalah dukungan Bobotoh. Ribuan suporter setia ini selalu menjadi pemain ke-12 di setiap pertandingan.

Jersey edisi Asia ini pun bisa menjadi simbol kebanggaan tersendiri bagi Bobotoh, karena mereka ikut merasakan identitas Bandung yang di visualkan di setiap motif dan detailnya. Tidak heran jika jersey ini di prediksi akan laris manis di pasaran, baik di Bandung maupun secara nasional.

Dampak Ekonomi dan Branding

Peluncuran jersey ini bukan hanya berdampak pada dunia olahraga, tetapi juga ekonomi kreatif. Kolaborasi dengan Kelme dan pemilihan ikon-ikon Bandung di harapkan mampu Meningkatkan penjualan merchandise resmi Persib, Mempromosikan Bandung ke dunia internasional, dan Menggerakkan UMKM lokal yang bergerak di bidang penjualan atribut Persib.

Bagi Bandung sendiri, ini adalah ajang promosi yang efektif. Setiap kali Persib bertanding di Asia, jutaan pasang mata akan menyaksikan jersey yang sarat makna budaya ini.

Baca juga: Di Tengah Kritik, Bomber Persib Uilliam Barros Terus Cetak Gol

Harapan di Kompetisi Asia

Sebagai juara Liga Indonesia, Persib memiliki misi besar untuk tampil kompetitif di ACL 2. Meski tantangannya berat, tekad tim sangat jelas yakni  membawa pulang kebanggaan untuk Bandung dan Indonesia. Pelatih, pemain, hingga manajemen sama-sama menyadari bahwa perjuangan di Asia akan lebih keras. Namun, dengan filosofi kuat yang tertuang di dalam jersey, mereka yakin dapat melangkah jauh.

Makna Jersey Bagi Identitas Klub dan Suporter

Bagi sebuah klub sepak bola, jersey bukan sekadar pakaian olahraga. Ia adalah identitas dan simbol kebanggaan yang mengikat antara tim dan suporternya. Begitu pula dengan jersey Persib edisi AFC Champions League 2, yang memuat makna mendalam bagi pemain maupun Bobotoh.

Bagi pemain, mengenakan jersey ini berarti membawa nama besar Persib, sejarah panjang Bandung, serta harapan jutaan pendukung. Setiap motif dan ikon yang tercetak di kain jersey menjadi pengingat bahwa mereka tidak bermain sendirian, melainkan mewakili sebuah kota dan bahkan negara.

Sementara bagi Bobotoh, jersey ini adalah wujud nyata keterikatan emosional dengan klub. Banyak di antara mereka yang membeli dan mengenakan jersey bukan hanya untuk gaya, tetapi juga sebagai bentuk dukungan penuh. Saat stadion di penuhi warna biru dan putih, tercipta suasana magis yang sulit tergantikan. Lebih dari itu, jersey Persib ACL 2 juga menjadi alat pemersatu identitas Bandung. Setiap

kali Persib berlaga di luar negeri, para penonton internasional akan melihat simbol-simbol kota Bandung yang melekat di dalamnya. Hal ini membuat Persib tidak hanya tampil sebagai klub sepak bola, tetapi juga sebagai duta budaya dan sejarah Indonesia di kancah Asia.

Baca juga: Kagum dengan Kegilaan Bobotoh, Wiliam Marcilio Tak Menyesal Gabung Persib Bandung

Kesimpulan

Jersey spesial Persib Bandung untuk AFC Champions League 2 bukan hanya seragam pertandingan, tetapi juga karya seni yang menyatukan sejarah, budaya, dan semangat perjuangan. Setiap motif yang di hadirkan adalah pengingat bahwa Persib adalah bagian dari perjalanan panjang kota Bandung dan Indonesia.

Dengan dukungan Bobotoh yang selalu setia, serta identitas kuat yang tertuang dalam jersey, Persib melangkah ke Asia dengan optimisme tinggi. Mereka bukan hanya bertanding untuk meraih kemenangan, tetapi juga untuk membawa nama Bandung dan Indonesia lebih harum di mata dunia.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *