Levy Madinda Pulang Usai Torehkan Catatan Fantastis di Persib

Maungpersib – Jadi begini ceritanya, bro. Persib Bandung lagi pada drama perpisahan nih sama gelandang asal Gabon, Levy Clement Madinda. Nah, pemain nomor 15 itu dilepas Maung Bandung setelah ngelewatin masa peminjaman dari Johor Darul Takzim (JDT) bulan Juli tahun 2023.

Sebenernya, gosipnya udah lama banget terdengar tuh soal perpisahan Madinda sama Persib. Alasannya? Karena Persib masih punya kontrak sama Tyronne del Pino yang lagi terkapar gara-gara cedera. Jadi, kayaknya nggak mungkin Madinda dan del Pino tetep nongkrong bareng di skuad Persib.

Kalo gitu, Persib bakal kelebihan pemain asing dong. Kan di Liga 1 cuma boleh pakai enam pemain asing, tapi Persib punya tujuh orang. Jadi, ya udah deh, Madinda harus cabut dari Maung Bandung.

Levy Madinda Sudah Diumumkan Berpisah Dengan Persib

Perginya Madinda udah diumumin Persib di situs resminya, loh. Terakhir kali Madinda main buat Persib itu pas lawan Dewa United, Minggu kemarin. Setelah itu, dia ngomong gitu, “Hari ini (26/11) adalah pertandingan terakhir saya bersama tim. Pertama, saya ingin bersyukur kepada Tuhan atas apa yang telah dilakukan-Nya, dan berterima kasih kepada semua orang atas pengalaman fantastis ini. Selalu bersyukur, Terima kasih,” gitu katanya.

Madinda sejak dateng ke Kota Kembang, sukses banget jadi gelandang yang jago ngatur serangan di lini tengah Persib. Dia udah mainin 15 pertandingan, bahkan bikin satu gol waktu Persib main imbang kontra Barito Putera 1-1 di Stadion GBLA.

CEO PT PERSIB Mengucapkan Terimakasih Kepada levy madinda

Teddy Tjahjono, si Deputi CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, juga ngucapin terima kasih buat Madinda. Katanya, “Klub menyampaikan terima kasih kepada Levy Madinda atas segala kontribusi yang telah diberikan kepada PERSIB selama masa peminjaman sejak Juli lalu.”

Nah, di laga terakhirnya, Madinda juga jadi pemain yang bener-bener berpengaruh pas Persib nyiksa Dewa United 5-1. Abis masa pinjeman selesai, Persib lepasin Madinda balik ke klub asalnya, JDT. Gitu ceritanya, drama perpisahan ala Persib dan Madinda.

Latar Belakang Levy Madinda

Jadi, ceritanya gini, bro. Ada si Levy Madinda, lahir tanggal 22 Juni 1992 di Libreville, ibu kota Gabon. Ini bocah dari kecil udah main bola di akademi sepak bola FC 105 Libreville, salah satu klub paling gede di negaranya. Nah, di sana dia udah nunjukin bakatnya jadi gelandang serang yang kreatif dan lincah banget. Iya, si Levy ini juga dapet kesempatan main buat tim nasional Gabon dari U-17, U-20, sampe U-23, loh.

Terus, tahun 2010, dia keterima tawaran buat gabung sama Celta Vigo, klub Spanyol yang main di La Liga, itu liga tertinggi sepak bola Spanyol. Langsung dia ambil tawaran itu, dan mulai lah petualangannya di Eropa buat jadi pemain profesional. Awalnya, dia masuk tim B Celta Vigo selama dua musim buat masa adaptasi, baru deh naik ke tim utama pas musim 2012/2013.

Jadi gitu, dari Libreville ke Celta Vigo, Levy Madinda ngejar mimpinya jadi pemain bola internasional. Keren, kan? Kayaknya kita aja butuh seumur hidup buat bisa ngikutin jejak kayak gitu.

Karier Levy Madinda di Celta Vigo

Wuih, kita kira Levy Madinda ini bikin sensasi kayak superhero, ternyata di La Liga aja udah jadi bintang juga. Mulai debut di musim 2012/2013, dia langsung bikin sejarah jadi pemain Gabon pertama yang main di La Liga. Gila, itu kayak jadi pahlawan nasional aja, kan?

Trus, musim berikutnya dia makin sering dapet main di tim utama Celta Vigo. Apalagi di La Liga, 16 kali tampil, dan dia nggak cuma ngejar bola doang, tapi juga bikin gol! Jadi pemain Gabon pertama yang ngegolin La Liga, guys. Keren kan?

Tapi nampaknya, setelah itu, Levy Madinda kayaknya kurang dapet spotlight di timnya. Musim 2014/2015 masih main sih, tapi nggak sebanyak musim sebelumnya. Tetep bikin gol, sih, di Copa del Rey. Tapi ya gitu deh, kayaknya udah mulai turun pamornya.

Terus, musim 2015/2016, kayaknya dia kehilangan pesona di Celta Vigo. Cuma main 7 kali doang, dan nggak ada gol atau assist. Mungkin udah saatnya dia cari tantangan baru, kayaknya udah jenuh di Spanyol.

Karier Levy Madinda di Luar Spanyol

Wah, jalan karir Levy Madinda tuh kayak petualangan seru aja, bro! Jadi, di Januari 2016, dia dipinjamkan sama Celta Vigo ke klub Nastic di Segunda Division Spanyol. Main 16 kali, cetak satu gol, tapi sayangnya, Nastic gagal promosi ke La Liga. Nggak apa-apa, setidaknya dia bisa bilang, “Hey, aku udah ngerasain pertandingan di kasta kedua, guys!”

·         Musim 2016/2017

Terus, musim 2016/2017, dia dipinjam lagi, kali ini ke Asteras Tripolis di Super Leakita Yunani. Main 23 kali, cetak dua gol, dan bahkan main di Liga Europa lawan tim-tim besar kayak Schalke 04. Kayaknya udah jadi jetsetter sepak bola nih, main di negara-negara beda.

·         Musim 2017/2018

Tapi di musim 2017/2018, dia dipinjam lagi, kali ini ke Gaziantepspor di Super Lig Turki. Cuma main 5 kali, dan sayangnya nggak bikin gol atau assist. Mungkin ini jadi masa di mana dia mikir, “Hmm, mungkin udah saatnya cari club baru.”

Dan bener aja, di Juli 2018, dia tanda tangan kontrak sama Levadiakos di Yunani. Main 25 kali, cetak dua gol, dan bahkan jadi kapten tim beberapa kali. Jadi kayak pahlawan di klub yang lagi struggling gitu.

·         Musim 2019

Pindah lagi di Juli 2019, kali ini ke PAS Lamia. Main 24 kali, cetak satu gol, dan jadi salah satu pemain kunci di lini tengah tim. Kayaknya dia emang punya magnet buat jadi pemain inti, ya?

·         Musim 2020

Lanjut di Juli 2020, dia pindah ke Johor Darul Ta’zim di Malaysia. Main 18 kali, cetak dua gol, dan langsung bawa timnya jadi juara Liga Super Malaysia buat yang ketujuh kalinya berturut-turut. Ini baru namanya efek Madinda, bikin klubnya langsung jadi raja!

·         Musim 2021

Trus di Juli 2021, dia perpanjang kontrak sama Johor Darul Ta’zim sampe 2023. Main 15 kali, cetak satu gol, dan bantu timnya jadi juara Liga Super Malaysia lagi buat yang kedelapan kalinya berturut-turut. Bikin sejarah, banget!

·         Musim 2022

Eh, tapi yang paling seru, di Juli 2022, dia dipinjamkan ke Persib Bandung di Liga 1 Indonesia. Bergabung buat isi posisi gelandang serang yang ditinggalkan Febri Hariyadi. Jadi satu tim sama bintang-bintang macam Ezechiel N’Douassel, Geoffrey Castillion, Victor Igbonefo, dan Kim Jeffrey Kurniawan. Kayaknya Liga 1 bakal jadi panggung aksi seru deh sama Madinda!

Penutup

Nih, drama perpisahan antara Persib Bandung dan Levy Madinda tuh kayak telenovela bola versi Liga 1. Setelah ngelewatin masa peminjaman dari Johor Darul Takzim (JDT), si gelandang asal Gabon dilepas Maung Bandung. Drama ini udah lama banget terdengar gosipnya, apalagi karena Persib masih punya kontrak sama Tyronne del Pino yang lagi terkapar karena cedera. Jadinya, Madinda harus cabut dari Maung Bandung, deh.

Perginya Madinda diumumin Persib di situs resminya. Dia ngucapin terima kasih sama Tuhan dan semua orang atas pengalaman fantastisnya di Persib. Teddy Tjahjono, si Deputi CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, juga ngucapin terima kasih buat kontribusi Madinda. Drama perpisahan ini diakhiri dengan Madinda yang jadi pemain yang berpengaruh pas Persib nyiksa Dewa United 5-1 di laga terakhirnya.

Sebenernya, perjalanan karier Levy Madinda tuh keren banget, bro. Dari Gabon, meluncur ke Spanyol, Yunani, Turki, dan Malaysia, sampe akhirnya mendarat di Persib Bandung. Kayaknya, dia bener-bener petualang bola yang sukses bikin sejarah di setiap klub yang dia singgahi. Semoga dia sukses terus di perjalanan karirnya, ya!

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *