Maungpersib.com – BANDUNG, Persib Bandung kembali mengusung ambisi besar menjelang bergulirnya kompetisi Liga 1 2025-2026. Gelandang anyar mereka, Adam Alis, secara terbuka menyatakan bahwa target timnya adalah menjadi juara Liga 1 untuk ketiga kalinya secara beruntun.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Maung Bandung tidak ingin berpuas diri setelah dua musim berturut-turut berhasil meraih gelar juara, yakni pada musim 2023-2024 dan 2024-2025. Kini, mereka mengincar catatan emas yang belum pernah di capai klub mana pun di era Liga Indonesia, tiga kali juara berturut-turut.
Target musim depan kalau bisa kami mencapai target juara lagi karena belum pernah ada klub yang juara tiga kali. Jadi, semoga kami bisa membuktikan itu, ucap Adam Alis, di kutip dari laman resmi Persib, Senin (16/6/2025).
Rekor yang Ingin Dipecahkan, Hattrick Juara Liga Indonesia
Hingga saat ini, hanya ada satu klub yang pernah mencatatkan back to back champion dalam format Liga 1, yakni Bali United pada musim 2019 dan 2021-2022 (kompetisi 2020 di batalkan karena pandemi). Namun kini Persib menyamai pencapaian itu dan berpeluang melampauinya dengan mencetak triple winner jika bisa kembali juara di musim 2025-2026.
Persib Bandung, yang selama dua musim terakhir tampil solid di bawah asuhan pelatih Bojan Hodak, di anggap sebagai salah satu tim paling stabil di Liga 1. Dengan komposisi pemain yang berkualitas dan atmosfer kompetitif di dalam skuad, peluang mencetak sejarah terbuka lebar.
“Kami ingin menciptakan sejarah baru di sepak bola Indonesia. Persib punya semua elemen untuk meraihnya,” tambah Adam Alis.
Ambisi yang Tidak Mudah, Tantangan di Depan Mata
Adam Alis juga menyadari bahwa pencapaian target tersebut tidak akan mudah. Kompetisi akan semakin ketat, dengan banyak klub memperkuat diri dan mempersiapkan musim dengan serius. Namun, bagi Adam dan rekan-rekannya, tekanan tersebut menjadi pemacu semangat.
Walaupun tidak mudah untuk mendapatkannya, kita harus optimis. Terlebih, dengan pemain-pemain baru yang bisa berkontribusi nanti, ujar pemain asal Jakarta tersebut.
Persib Bandung Siap Tempur di Liga 1 dan AFC Champions League
Tak hanya fokus di kompetisi domestik, Persib Bandung juga menatap tantangan di kancah internasional. Klub kebanggaan masyarakat Jawa Barat ini akan berlaga di AFC Champions League Two, ajang kontinental level dua di Asia yang menjadi pengganti AFC Cup.
Pada edisi sebelumnya, Persib hanya mampu melaju hingga fase grup. Namun kini, dengan pengalaman dan kekuatan yang lebih matang, Adam Alis berharap Persib Bandung bisa melangkah lebih jauh, bahkan tak menutup kemungkinan untuk menjadi juara.
“Untuk AFC, kemarin target masih di babak grup. Semoga sekarang bisa banyak bicara juga, bisa melebihi tahun lalu, kalau bisa juara, mudah-mudahan,” tutup Adam Alis.
Komposisi Skuad Persib dan Peran Adam Alis
Kehadiran Adam Alis ke Persib Bandung menjadi tambahan amunisi berharga di lini tengah. Di kenal sebagai gelandang kreatif dengan visi bermain yang tajam, Adam sebelumnya bermain untuk Bhayangkara FC dan sempat menjadi bagian dari skuad Timnas Indonesia.
Di bawah asuhan Bojan Hodak, Adam di harapkan bisa menjadi pengatur tempo dan motor serangan Persib. Ia juga dikenal sebagai pemain pekerja keras yang mampu menjaga ritme permainan sekaligus menjadi jembatan antara lini belakang dan lini depan.
Selain Adam, Persib juga di perkirakan masih akan menambah beberapa nama besar lainnya untuk memperkuat skuad musim depan. Kabar perburuan pemain asing dan naturalisasi juga menjadi perhatian tersendiri di bursa transfer musim ini.
Tantangan Persaingan Liga 1 Musim 2025-2026
Persaingan Liga 1 musim 2025-2026 di prediksi akan semakin sengit. Sejumlah klub seperti Madura United, Borneo FC, Persebaya Surabaya, hingga Arema FC tengah mempersiapkan skuad dengan serius. Belum lagi potensi kejutan dari tim-tim promosi yang berambisi membuktikan diri di kasta tertinggi.
Dengan sistem kompetisi yang menuntut konsistensi sepanjang musim, keberhasilan Persib mempertahankan gelar akan sangat bergantung pada rotasi pemain, strategi jitu pelatih, serta dukungan penuh dari suporter setia mereka, Bobotoh.
Bobotoh dan Dukungan Luar Biasa
Tak bisa di pungkiri, salah satu kekuatan terbesar Persib Bandung adalah dukungan dari para Bobotoh. Fanatisme suporter yang luar biasa menjadi suntikan semangat tersendiri bagi para pemain di setiap pertandingan.
Stadion GBLA (Gelora Bandung Lautan Api) selalu di penuhi ribuan Bobotoh yang datang dengan penuh harapan dan nyanyian dukungan. Bagi Adam Alis, atmosfer ini menjadi motivasi tambahan untuk mempersembahkan yang terbaik.
Main di hadapan Bobotoh selalu spesial. Kami ingin membuat mereka bangga ujar Adam.
Persib dan Misi Sejarah, Lebih dari Sekadar Trofi
Bagi Persib Bandung, target menjadi juara bukan sekadar demi mengangkat trofi, melainkan untuk menulis sejarah. Menjadi klub pertama yang meraih tiga gelar Liga Indonesia secara beruntun akan menegaskan dominasi mereka dalam era modern sepak bola nasional.
Misi ini bukan hanya milik para pemain atau pelatih, tetapi juga manajemen klub, tim medis, staf teknis, hingga para pendukung di tribun. Semuanya menyatu dalam semangat yang sama: mewujudkan impian menjadi legenda.
Strategi Bojan Hodak Kunci Sukses Persib Pertahankan Gelar
Pelatih kepala Bojan Hodak menjadi sosok sentral di balik kesuksesan Persib dalam dua musim terakhir. Dengan pendekatan taktik yang disiplin, pemanfaatan rotasi pemain secara cermat, serta kemampuan membangun mental juara di ruang ganti, Hodak berhasil membentuk tim yang sulit dikalahkan.
Menjelang musim 2025-2026, strategi Hodak kembali di nanti. Ia di perkirakan akan mempertahankan filosofi permainan cepat dan efisien, namun dengan tambahan pemain baru, variasi skema juga bisa saja di terapkan. Kejelian Hodak dalam membaca permainan dan menyiapkan tim menghadapi lawan-lawan berat akan menjadi penentu apakah Persib Bandung mampu mencetak hattrick juara Liga 1 atau tidak.
Optimisme Menuju Musim Baru
Dengan target tinggi yang telah dicanangkan oleh Adam Alis dan seluruh skuad, Persib Bandung bersiap menyambut musim baru dengan penuh optimisme. Liga 1 2025-2026 bukan sekadar kompetisi, tapi panggung untuk membuktikan bahwa ketangguhan, kerja keras, dan tekad bisa menciptakan sejarah.
Jika semua elemen mampu bersinergi dan menjaga konsistensi sepanjang musim, bukan tidak mungkin kita akan menyaksikan momen bersejarah: Persib Bandung juara Liga 1 untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.

