Maungpersib.com – Pertemuan sengit akan kembali tersaji di ajang AFC Champions League Two (ACL 2) musim 2025–2026, ketika Persib Bandung vs Lion City Sailors FC asal Singapura. Laga penuh gengsi ini di jadwalkan berlangsung pada Kamis, 18 September 2025 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), markas kebanggaan Maung Bandung.
Musim lalu, Lion City Sailors memang gagal menundukkan Persib, baik di kandang sendiri maupun saat bertandang ke Indonesia. Meski begitu, tim Singapura ini tetap mampu melaju hingga ke final ACL 2. Kini, mereka kembali datang dengan ambisi besar: membalas kekalahan menyakitkan musim lalu.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengaku sudah mempelajari kekuatan Sailors yang mayoritas masih di huni para pemain lama, di tambah suntikan beberapa rekrutan anyar yang membuat mereka semakin berbahaya.
Rekor Pertemuan Persib Bandung Vs Lion City Sailors
Sejarah pertemuan kedua tim masih segar dalam ingatan. Musim lalu, Persib dan Sailors bertemu dua kali di fase grup.
- Pertandingan pertama, berlangsung di Stadion Jalan Besar, Singapura. Kala itu, Persib tampil disiplin dan berhasil membawa pulang poin penting.
- Pertandingan kedua, di gelar di Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Soreang, Kabupaten Bandung, 24 Oktober 2024. Laga berakhir imbang 1-1. Persib sempat unggul lebih dulu lewat gol Tyronne del Pino menit ke-43 setelah menerima umpan manis dari Dimas Drajad. Namun, Sailors mampu menyamakan kedudukan di babak kedua.
Hasil tersebut membuat catatan pertemuan tetap berimbang, tetapi atmosfer persaingan semakin panas. Tidak heran jika duel kali ini kembali menyedot perhatian publik sepak bola Asia Tenggara.
Baca juga: Respons Elegan Beckham Putra soal Regulasi 11 Pemain Asing di Super League 2025-2026
Kekuatan Lion City Sailors Musim Ini
Menurut analisis Hodak, Sailors tetap mengandalkan pilar utama mereka musim lalu. Nama-nama seperti Lennart Thy, Maxime Lestienne, Shawal Anuar, dan Bailey Wright masih menjadi tulang punggung tim. Konsistensi skuad inilah yang membuat Sailors tetap kompetitif.
Namun, Sailors tidak berhenti di situ. Musim ini, mereka mendatangkan sejumlah pemain baru yang membuat komposisi tim semakin lengkap, di antaranya:
- Anderson Lopes: striker asal Brasil yang terkenal tajam dan punya insting gol tinggi.
- Tsiy Ndenge: gelandang tangguh dengan mobilitas tinggi.
- Diogo Costa: pemain yang bisa menambah kedalaman lini tengah.
- Safuwan Baharudin: salah satu bek senior asal Singapura yang punya pengalaman internasional.
- Ivan Susak: penjaga gawang asal Kroasia yang di gadang-gadang akan menjadi pilihan utama.
Kehadiran para pemain anyar ini, menurut Hodak, memberi warna baru pada permainan Sailors. “Mereka punya skuad bagus, sebagian besar sudah bermain bersama sejak musim lalu dan bahkan mampu lolos ke final. Jadi tentu mereka bukan lawan mudah,” ujarnya.
Analisis Bojan Hodak terhadap Lawan
Sebagai pelatih berpengalaman, Hodak tidak ingin meremehkan kekuatan Sailors. Ia menilai tim asal Singapura itu punya koneksi permainan yang matang karena mayoritas skuad mereka tidak banyak berubah. “Mereka masih memainkan mayoritas pemain dari musim lalu, hanya di tambah beberapa pemain baru seperti strikernya Anderson Lopes. Mereka juga punya Safuwan Baharudin dan kiper baru dari Kroasia,” kata Hodak.
Baginya, koneksi antarpemain menjadi faktor utama yang membuat Sailors berbahaya. Mereka sudah terbiasa bermain bersama, tahu karakter masing-masing, dan punya pengalaman di level domestik maupun internasional.
Baca juga: Bobotoh Antusias Saksikan Duel Persib vs Persebaya, 20 Ribu Tiket Ludes
Strategi Persib Bandung di GBLA
Meski sadar lawan semakin kuat, Hodak tetap percaya diri. Bermain di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, dengan dukungan ribuan Bobotoh, Persib memiliki modal besar untuk meraih hasil maksimal. “Bermain di kandang selalu memberi kekuatan tambahan. Kami ingin memaksimalkan itu dan tentu saja mencari hasil terbaik,” tegasnya.
Persib juga di untungkan dengan kondisi tim yang solid. Beberapa pemain anyar yang direkrut musim ini sudah mulai padu, sementara pemain lama tetap menjadi tulang punggung. Hal ini memberi keseimbangan dalam skuad.
Dukungan Bobotoh sebagai Faktor Pembeda
Tidak bisa di pungkiri, Bobotoh selalu menjadi “pemain ke-12” bagi Persib. Atmosfer di GBLA terkenal mengintimidasi lawan dan memberi energi tambahan bagi para pemain Maung Bandung. Musim lalu, saat laga kontra Sailors di SJH, lebih dari dua ribu penonton hadir meski pertandingan di gelar di tengah pekan.
Kali ini, jumlah penonton di prediksi akan jauh lebih banyak mengingat laga di gelar di GBLA yang berkapasitas besar. Bagi Sailors, atmosfer ini bisa menjadi tekanan tersendiri. Namun bagi Persib, inilah bahan bakar tambahan untuk tampil habis-habisan di lapangan.
Prediksi Jalannya Pertandingan
Melihat kekuatan kedua tim, duel ini di prediksi berlangsung ketat. Sailors datang dengan misi balas dendam, sementara Persib ingin menjaga dominasi mereka.
- Persib Bandung kemungkinan akan tampil menyerang sejak awal, memanfaatkan dukungan penuh suporter.
- Lion City Sailors mungkin memilih strategi menunggu dan memanfaatkan serangan balik cepat, mengandalkan kecepatan Lestienne dan ketajaman Lopes di lini depan.
Pertarungan lini tengah juga akan menjadi kunci. Jika Persib mampu menguasai ball possession dan menekan sejak awal, peluang untuk meraih kemenangan terbuka lebar.
Persib Bandung dan Target di ACL 2 2025–2026
Bagi Persib, ajang ACL 2 musim ini bukan sekadar kompetisi. Ini adalah panggung untuk membuktikan diri di level Asia. Setelah musim lalu mencatat hasil positif, Maung Bandung ingin melangkah lebih jauh. Target realistis yang di canangkan adalah lolos dari fase grup dan mencoba menembus semifinal. Namun, tentu perjalanan tidak mudah karena banyak klub kuat dari berbagai negara Asia yang ikut serta.
Peran Kunci Pemain Andalan di Pertandingan Persib vs Lion City Sailors
Setiap pertandingan besar selalu menghadirkan sosok-sosok pemain kunci yang mampu mengubah jalannya laga. Pada duel Persib Bandung kontra Lion City Sailors, sejumlah nama di yakini akan menjadi sorotan utama. Dari kubu Persib, Tyronne del Pino kembali menjadi harapan di lini serang setelah penampilan impresifnya musim lalu.
Kreativitasnya dalam membongkar pertahanan lawan, di tambah kemampuan eksekusi bola mati, bisa menjadi senjata andalan. Selain itu, Dimas Drajad yang kian matang di lini depan, siap menjadi ujung tombak berbahaya bagi pertahanan Sailors. Sementara di sisi Singapura, Maxime Lestienne tetap menjadi ancaman terbesar. Winger asal Belgia ini memiliki kecepatan, visi bermain, dan naluri mencetak gol yang tinggi.
Kehadiran striker baru Anderson Lopes pun di prediksi akan membuat lini depan Sailors semakin menakutkan. Pertarungan di lini tengah juga tak kalah menarik. Persib bisa mengandalkan pengalaman Marc Klok dalam mengatur tempo permainan, sementara Sailors punya Tsiy Ndenge yang kuat dalam duel fisik dan distribusi bola.
Baca juga: Uilliam Barros, Pahlawan Kemenangan Tipis Lawan Persebaya di Super League 2025/2026
Laga yang Dinanti Publik Asia Tenggara
Pertemuan Persib Bandung vs Lion City Sailors bukan sekadar laga sepak bola, tetapi simbol rivalitas regional. Keduanya mewakili kebanggaan masing-masing negara, Indonesia dan Singapura, di panggung Asia.
Persib membawa semangat juang Bobotoh dan ambisi mengukir sejarah. Sementara Sailors datang dengan tekad membalas kegagalan. Siapapun yang keluar sebagai pemenang, laga ini hampir pasti akan menyajikan drama, tensi tinggi, dan permainan menarik.
Semua mata pecinta sepak bola Asia Tenggara akan tertuju pada GBLA, Kamis malam nanti. Apakah Persib mampu mempertahankan keperkasaannya di kandang? Ataukah Sailors berhasil mencuri kemenangan pertama atas Maung Bandung? Jawabannya akan segera terungkap di lapangan hijau.

