maungpersib.com – Setelah menjalani perjalanan panjang dan libur singkat, skuad Persib Bandung akhirnya kembali menjalani rutinitas latihan. Suasana sore di Lapangan Pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Selasa, 11 November 2025, menjadi saksi kembalinya pasukan Pangeran Biru menatap agenda kompetisi dengan semangat baru.
Guyuran hujan yang turun sejak sore hari seolah menjadi penanda dedikasi dan kerja keras tim ini tak pernah surut, bahkan di tengah cuaca yang tak bersahabat.
Kondisi Tim Setelah Libur Empat Hari
Setelah jadwal padat di ajang internasional dan perjalanan pulang dari Malaysia, PERSIB Bandung memberi waktu istirahat selama empat hari kepada para pemainnya. Libur singkat ini digunakan untuk memulihkan kondisi fisik dan mental para pemain agar kembali bugar menghadapi lanjutan kompetisi.
Asisten pelatih Igor Tolic menyampaikan bahwa mayoritas pemain kembali dalam kondisi baik. Libur empat hari memberikan efek positif, terutama bagi pemain yang sebelumnya tampil di banyak pertandingan. Namun, setelah masa rehat, tim pelatih menilai penting untuk memulihkan ritme latihan agar fisik dan kebugaran pemain tetap terjaga.
“Setelah libur dan perjalanan jauh, tubuh butuh adaptasi ulang. Karena itu, sesi pertama ini lebih difokuskan pada peregangan dan latihan fisik ringan yang dipadukan dengan bola,” ungkap Tolic.
Latihan Dipimpin Oleh Asisten Pelatih
Dalam latihan kali ini, tim PERSIB belum didampingi oleh pelatih kepala Bojan Hodak, yang masih dalam perjalanan kembali dari Kroasia. Alhasil, sesi latihan sore itu dipimpin oleh asisten pelatih Igor Tolic bersama duet pelatih fisik Miro Petric dan Yaya Sunarya.
Kendati tanpa sosok Hodak, latihan tetap berjalan disiplin dan terarah. Igor terlihat aktif memberikan instruksi kepada para pemain, sementara Petric dan Yaya fokus pada pemulihan fisik serta peningkatan daya tahan otot pemain. Kehadiran ketiganya menunjukkan koordinasi yang solid di jajaran pelatih PERSIB Bandung. Meski Hodak belum tiba, suasana latihan tetap penuh semangat dan profesional.
Baca juga: 3 Pemain Berbahaya Selangor FC yang Jadi Ancaman Persib, Sudah Ada yang Ditandai Bojan Hodak
Fokus Latihan, Pemulihan Fisik dan Adaptasi Ritme
Sesi latihan di mulai dengan peregangan yang cukup panjang di dalam Stadion GBLA. Menurut Miro Petric, fase ini sangat penting untuk meminimalkan risiko cedera setelah pemain menempuh perjalanan jauh serta libur latihan.
Petric menjelaskan bahwa otot pemain yang lama tidak di gunakan secara intensif cenderung kaku dan butuh waktu untuk menyesuaikan kembali dengan beban latihan. “Kami tidak ingin langsung memberi latihan berat. Hari ini tujuannya adalah mengembalikan kelenturan otot dan ritme gerak,” ujarnya.
Kombinasi Latihan Fisik dan Sentuhan Bola
Setelah peregangan, latihan di lanjutkan di Lapangan Pendamping GBLA dengan kombinasi latihan fisik dan sentuhan bola. Dalam sesi ini, pemain di ajak untuk melatih daya tahan tubuh sekaligus kemampuan teknik dasar seperti passing, kontrol bola, dan koordinasi antar pemain.
Menariknya, meskipun hujan turun cukup deras, para pemain tetap menunjukkan antusiasme tinggi. Mereka berlari, berteriak, dan saling menyemangati. Semangat itu menunjukkan tekad kuat untuk menjaga konsistensi performa tim, terutama setelah menjalani pertandingan padat di Malaysia.
Absennya Beberapa Pemain Andalan
Dari seluruh pemain, ada beberapa nama yang belum bergabung dalam sesi latihan kali ini. Federico Barba, bek tengah asal Italia, absen karena masih menjalani perawatan akibat sakit. Tim medis memastikan kondisinya tidak terlalu serius, namun tetap membutuhkan waktu istirahat penuh sebelum kembali ke lapangan.
Selain Barba, empat pemain lainnya, Thom Haye, Marc Klok, Beckham Putra Nugraha, dan Eliano Reijnders, mendapatkan jatah libur tambahan. Keempat pemain ini baru saja membela Tim Nasional Indonesia dalam agenda internasional, dan tim pelatih memberikan waktu ekstra agar mereka bisa memulihkan stamina. Kehadiran mereka di tim nasional menjadi kebanggaan tersendiri bagi PERSIB. Namun, tim pelatih memahami pentingnya menjaga keseimbangan antara komitmen untuk klub dan pemulihan kondisi fisik.
Semangat di Tengah Guyuran Hujan
Latihan hari itu menjadi pemandangan menarik bagi para penggemar yang hadir di sekitar Stadion GBLA. Meskipun cuaca tidak bersahabat, atmosfer di lapangan tetap hidup. Para pemain berlari dengan penuh semangat, tawa dan canda sesekali terdengar di antara rintik hujan. Bagi PERSIB Bandung, hujan bukanlah penghalang, melainkan ujian semangat.
Di balik tetes air yang membasahi rumput lapangan, tersimpan tekad untuk tetap tangguh dan kompak menghadapi jadwal padat ke depan. Asisten pelatih Igor Tolic bahkan menyebut, kondisi seperti ini justru memperkuat mental pemain. “Latihan di bawah hujan bisa jadi latihan mental juga. Mereka belajar untuk tetap fokus meskipun kondisi tidak ideal,” ujarnya dengan senyum.
Persiapan Menghadapi Jadwal Kompetisi Selanjutnya
Kembali berlatih di Bandung menjadi langkah awal PERSIB untuk mempersiapkan diri menghadapi rangkaian pertandingan penting di paruh musim. Setelah jeda internasional, tim akan kembali berjuang di kompetisi domestik dan Asia.
Fokus utama tim pelatih adalah menjaga kebugaran dan kestabilan performa pemain. Menurut rencana, beberapa hari ke depan PERSIB akan menjalani latihan intensitas menengah sebelum Bojan Hodak tiba dan kembali mengambil alih program latihan penuh.
Hodak diperkirakan akan langsung mengevaluasi kondisi tim serta merancang strategi menghadapi laga selanjutnya. Dengan padatnya jadwal, rotasi pemain dan manajemen beban latihan akan menjadi kunci agar tim tetap kompetitif.
Dukungan Suporter yang Tak Pernah Padam
Di luar lapangan, dukungan dari Bobotoh terus mengalir. Mereka menyambut kembalinya tim dengan semangat luar biasa, terutama setelah performa apik di Malaysia. Di media sosial, tagar #PERSIBKembaliBerlatih menjadi ramai diperbincangkan, menandakan antusiasme suporter terhadap kebangkitan tim kesayangan mereka.
Kehadiran suporter di latihan juga menjadi motivasi tambahan bagi para pemain. Bagi Bobotoh, melihat tim berlatih langsung adalah cara mereka menunjukkan cinta yang tak lekang oleh waktu.
Baca juga: Bobotoh Antusias Saksikan Duel Persib vs Persebaya, 20 Ribu Tiket Ludes
Evaluasi dan Tantangan ke Depan
Meski suasana latihan penuh semangat, tim pelatih menyadari bahwa masih banyak aspek yang harus di perbaiki. Konsistensi di lini tengah dan efektivitas serangan menjadi fokus utama evaluasi. Asisten pelatih Igor Tolic menegaskan bahwa setiap sesi latihan akan di arahkan untuk memperkuat koordinasi antarlini.
“Kami ingin memastikan bahwa semua pemain memahami peran masing-masing di lapangan. Kedisiplinan dan kerja sama menjadi kunci sukses PERSIB musim ini,” katanya. Selain itu, kondisi fisik pemain juga menjadi perhatian serius. Jadwal padat yang menanti membuat tim pelatih harus cermat dalam mengatur beban latihan agar tidak menimbulkan kelelahan berlebih atau cedera.
Harapan Menatap Laga Berikutnya
Dengan semangat yang kembali menyala, PERSIB Bandung bertekad tampil maksimal pada laga-laga selanjutnya. Bojan Hodak dan staf pelatih berharap momentum positif dari laga sebelumnya dapat terus berlanjut.
Kembalinya beberapa pemain andalan seperti Klok, Haye, Beckham, dan Reijnders diharapkan menambah kekuatan tim baik di lini tengah maupun serangan. Sementara itu, kondisi Federico Barba yang mulai membaik juga menjadi kabar baik bagi para penggemar. “Target kami sederhana: tetap fokus, tetap lapar akan kemenangan, dan menjaga performa tim di jalur positif,” tutup Igor Tolic.
Kesimpulan
Kembalinya PERSIB Bandung berlatih di Lapangan Pendamping GBLA bukan sekadar rutinitas usai libur, tapi simbol komitmen dan profesionalisme. Di tengah cuaca hujan, para pemain menunjukkan mental kuat dan semangat tinggi untuk terus berjuang.
Meski beberapa pemain absen karena alasan kesehatan dan tugas negara, skuad Pangeran Biru tetap solid. Dengan dukungan Bobotoh yang tak pernah padam serta kedisiplinan dari staf pelatih, PERSIB Bandung siap melangkah lebih jauh dan menjaga asa untuk terus bersinar di kancah sepak bola nasional maupun Asia.

