Resmi! Susunan Pelatih Persib di Super League 2025-2026, Bojan Hodak Gandeng Eks Dinamo Zagreb - MaungPersib

Resmi! Susunan Pelatih Persib di Super League 2025-2026, Bojan Hodak Gandeng Eks Dinamo Zagreb

maungpersib.com – Persib Bandung resmi merilis skuad lengkap untuk menghadapi musim kompetisi Super League 2025-2026 serta turnamen AFC Champions League Two. Peluncuran skuad berlangsung meriah di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (2 Agustus 2025), yang dihadiri ribuan Bobotoh dan penikmat sepak bola nasional.

Momen tersebut sekaligus menjadi ajang unjuk kekuatan bagi Maung Bandung melalui pertandingan persahabatan melawan klub asal Australia, Western Sydney Wanderers, yang berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk Persib berkat gol William Marcilio.

Namun, di balik kemenangan itu, yang tak kalah menarik perhatian adalah daftar resmi tim pelatih Persib. Bojan Hodak yang sukses membawa Persib meraih dua gelar juara Liga 1 secara beruntun tetap dipercaya sebagai nahkoda utama.

Bojan Hodak Masih Jadi Sosok Sentral

Pelatih Persib asal Kroasia berusia 53 tahun, kembali dipercaya memimpin Persib Bandung untuk musim baru. Bojan bukan nama asing bagi publik sepak bola Indonesia. Ia sukses mempersembahkan gelar Liga 1 musim 2023-2024 dan 2024-2025, menjadikannya sebagai pelatih yang sangat dihormati oleh manajemen, pemain, hingga suporter.

Konsistensi, pendekatan disiplin Eropa Timur, serta kemampuannya membentuk tim yang solid membuat Persib tetap kompetitif dalam berbagai ajang.

Sebelum menukangi Persib, Bojan pernah sukses di beberapa klub Asia Tenggara seperti Kelantan FA (Malaysia), Johor Darul Ta’zim, dan klub-klub di Vietnam serta Myanmar. Pengalaman ini memberinya pemahaman mendalam soal karakter pemain Asia, termasuk bagaimana membangun sinergi tim dengan pemain lokal dan asing.

Struktur Lengkap Tim Pelatih Persib 2025-2026

Untuk membangun tim yang solid dan kompetitif di musim 2025-2026, Persib Bandung tak hanya mengandalkan para pemain berkualitas, tetapi juga memperkuat sektor kepelatihan. Berikut ini daftar lengkap tim pelatih yang akan mendampingi Maung Bandung berjuang di Super League dan kancah Asia:

  • Kepala Pelatih: Bojan Hodak (Kroasia)
  • Asisten Pelatih: Igor Tolic (Kroasia)
  • Pelatih Fisik: Miro Petric (Kroasia), Yaya Sunarya (Indonesia)
  • Pelatih Kiper: Mario Jozic (Kroasia)
  • Asisten Pelatih Kiper: I Made Wirawan (Indonesia)

Asisten Pelatih Asal Kroasia, Igor Tolic

Igor Tolic tetap menjadi tangan kanan Bojan Hodak di Persib Bandung. Kehadirannya tak hanya sekadar asisten pelatih, tetapi juga sebagai penghubung yang memahami filosofi permainan Hodak secara mendalam, karena keduanya telah bekerja bersama di beberapa proyek sebelumnya.

Tolic di kenal detail dalam menyusun strategi, terutama dalam sesi latihan taktik dan analisis pertandingan. Ia sering terlihat aktif memberikan instruksi langsung kepada pemain, baik dalam sesi latihan maupun saat pertandingan berlangsung.

Kehadiran Tolic juga membawa pendekatan Eropa yang rapi dan sistematis ke dalam tim. Ia di percaya membantu mengembangkan formasi dinamis yang disesuaikan dengan kekuatan lawan serta memaksimalkan potensi pemain muda lokal yang mulai naik untuk bermain di tim utama. Kolaborasinya yang erat dengan Hodak menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas permainan Persib.

Kekuatan Baru di Sektor Fisik

Kebugaran pemain menjadi salah satu kunci sukses Persib dalam dua musim terakhir. Untuk itu, Bojan Hodak kembali mempercayakan Miro Petric sebagai pelatih fisik asing, di bantu oleh pelatih lokal kawakan, Yaya Sunarya.

Yaya, yang telah lama mengabdi di Persib, di kenal memiliki komunikasi yang baik dengan pemain lokal, sementara Petric membawa pendekatan latihan modern dari Eropa, termasuk penggunaan perangkat analisis performa.

Mario Jozic, Mantan Pemain Dinamo Zagreb Jadi Pelatih Kiper Baru

Salah satu wajah baru yang cukup menyita perhatian adalah Mario Jozic, mantan penjaga gawang yang pernah bermain di klub-klub top Kroasia seperti Dinamo Zagreb, Lokomotiva, dan Rijeka. Jozic di dapuk menjadi pelatih kiper Persib menggantikan Luizinho Passos, yang memutuskan pindah ke Bhayangkara FC. Meski belum pernah melatih di Asia, Jozic mengaku antusias dan langsung menerima tawaran dari Bojan Hodak.

“Saya belum pernah berada di belahan dunia ini (Indonesia). Saya membaca tentang Bandung, Persib, dan suporternya. Cukup bagi saya, tidak perlu waktu dua detik untuk bersedia datang ke sini,” ujar Jozic.

Jozic menambahkan bahwa dirinya sudah 20 tahun berkarier sebagai pelatih kiper profesional dan selalu berada di lingkungan klub elite. Bergabung ke Persib adalah tantangan baru yang di sambutnya dengan semangat tinggi.

I Made Wirawan, Legenda yang Kini Membimbing

Legenda Persib sekaligus eks penjaga gawang timnas Indonesia, I Made Wirawan, kembali di percaya menjadi asisten pelatih kiper. Peran Made bukan hanya melatih, tetapi juga menjadi sosok panutan yang dapat menginspirasi kiper-kiper muda Persib dalam meniti karier.

Sejak pensiun sebagai pemain pada 2023, Made memang sudah aktif membantu tim dari sisi teknis dan mental. Kombinasi pengalaman lokal Made dan pendekatan teknis Jozic di harapkan menghasilkan regenerasi kiper yang mumpuni.

Evaluasi dan Target Persib Musim Ini

Manajemen Persib telah menyatakan bahwa target musim 2025-2026 tidak hanya mempertahankan gelar di Super League, tetapi juga berprestasi di AFC Champions League Two, ajang Asia level dua yang tetap kompetitif dan bergengsi.

Dengan tim pelatih berisi nama-nama berpengalaman, baik asing maupun lokal, Persib berharap bisa menorehkan sejarah baru di kancah Asia. Tak hanya itu, penguatan tim dari segi taktik dan fisik terus di matangkan dalam sesi latihan intensif di bawah pengawasan Hodak cs.

Komentar Suporter dan Harapan Bobotoh

Peluncuran skuad dan tim pelatih ini mendapat sambutan positif dari para Bobotoh. Di media sosial, banyak yang menyoroti kecermatan manajemen dalam mempertahankan stabilitas pelatih sambil tetap menyegarkan komposisi dengan wajah baru seperti Jozic.

Kombinasi pelatih Eropa dengan pengalaman luas dan staf lokal yang sudah paham karakter tim menjadi salah satu kekuatan Maung Bandung untuk bersaing di semua kompetisi musim ini.

Baca juga: Bersama Timnas U17, Nazriel Alfaro Syahdan Bersiap Hadapi Piala Kemerdekaan 2025

Adaptasi Budaya dan Tantangan Pelatih Asing di Indonesia

Melatih di Indonesia bukan perkara mudah, terlebih bagi pelatih asing seperti Bojan Hodak dan Mario Jozic yang berasal dari lingkungan sepak bola Eropa dengan kultur dan sistem yang sangat berbeda. Adaptasi menjadi kunci penting, mulai dari bahasa, gaya bermain pemain lokal, hingga ekspektasi tinggi dari suporter seperti Bobotoh.

Namun, justru di sinilah letak kekuatan Hodak. Ia mampu menggabungkan kedisiplinan dan struktur taktik ala Eropa dengan fleksibilitas permainan khas Asia Tenggara. Begitu pula Jozic yang langsung menunjukkan respek terhadap budaya klub dan antusiasme pendukung.

Perpaduan ini tak hanya menciptakan harmoni dalam tim, tetapi juga mempercepat proses pembangunan karakter juara yang di butuhkan Persib untuk bersaing di level domestik maupun internasional.

Persib Siap Melangkah Lebih Jauh

Dengan mempertahankan Bojan Hodak dan tim pelatih berpengalaman seperti Igor Tolic, Mario Jozic, serta figur lokal seperti I Made Wirawan dan Yaya Sunarya, Persib Bandung menunjukkan keseriusan untuk melangkah lebih jauh di Super League maupun Asia.

Kehadiran pelatih-pelatih dengan latar belakang elite Eropa dan sinergi dengan budaya lokal menciptakan harapan baru bagi Bobotoh. Musim 2025-2026 di pastikan akan penuh warna, dan publik sepak bola Indonesia patut menanti kiprah Maung Bandung selanjutnya.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *