4 Eks Persib Bandung Bersinar di Championship Pekan Perdana Musim 2025/2026, Siapa Saja Mereka?

4 Eks Persib Bandung Bersinar di Championship Pekan Perdana Musim 2025/2026, Siapa Saja Mereka?

Maungpersib.com – Persib Bandung di kenal sebagai klub besar dengan sejarah panjang dan basis suporter fanatik bernama Bobotoh. Tak sedikit pemain yang pernah berseragam biru Maung Bandung kemudian melanjutkan kariernya di klub lain, bahkan hingga ke Liga 2 atau yang kini di kenal dengan nama Championship.

Pekan perdana kompetisi Championship musim 2025/2026 menjadi saksi bahwa para mantan pemain Persib Bandung masih mampu bersinar dan menarik perhatian publik sepak bola nasional. Ada empat eks punggawa Persib yang tampil menonjol, mulai dari penyerang tajam, gelandang kreatif, hingga bek senior yang tetap tangguh meski usia tak lagi muda. Siapa saja mereka? Yuk, kita bahas satu per satu.

Championship 2025/2026, Ajang Pembuktian Para Eks Persib Bandung

Championship musim 2025/2026 terbagi dalam dua grup besar, yaitu Barat dan Timur. Setiap tim memulai perjuangannya dengan ambisi tinggi demi merebut tiket promosi ke Liga 1. Pekan perdana selalu jadi momen krusial, karena selain mengukur kekuatan tim, juga menjadi ajang menunjukkan kualitas para pemain.

Di sinilah empat nama mantan penggawa Persib Bandung mencuri perhatian. Mereka bukan hanya hadir sebagai pelengkap skuad, tetapi juga benar-benar memberikan kontribusi nyata, entah lewat gol, assist, ataupun peran bertahan yang solid. Fakta ini membuat Bobotoh kembali bernostalgia, mengingat masa-masa mereka bersinar di Stadion Si Jalak Harupat maupun Gelora Bandung Lautan Api.

Baca juga: Cedera Ramon Tanque Dan  PERSIB Siap Menunggu Pemulihan Striker Andalan

Ezechiel NDouassel, King Eze yang Tak Pernah Pudar

Ezechiel NDouassel, atau yang akrab dipanggil King Eze, memang tak pernah lepas dari ingatan Bobotoh. Penyerang asal Chad ini pernah jadi mesin gol Persib Bandung di era 2017–2019. Kini, meski sudah tak lagi berkostum Maung Bandung, ia tetap menebar ancaman di lini depan. Bersama FC Bekasi City, Ezechiel membuka Championship 2025/2026 dengan performa gemilang.

Menghadapi PSPS Riau di Stadion Patriot Candrabhaga pada 12 September 2025, King Eze langsung mencetak dua gol alias brace di babak pertama, tepatnya pada menit 22 dan 43. Gol-gol tersebut menunjukkan bahwa naluri predatornya di depan gawang masih terjaga. Lebih dari itu, kontribusinya bukan hanya soal mencetak angka. Berdasarkan data klub, ia mencatatkan 10 operan sukses, 4 tembakan tepat sasaran, 2 intercept.

Bahkan 1 clearance yang menunjukkan kepedulian bertahannya. Tak heran jika publik menilai kehadiran Ezechiel masih sangat vital untuk perjalanan FC Bekasi City musim ini. Bagi Bobotoh, melihat King Eze kembali subur bagai membuka album lama yang penuh kenangan. Ia adalah tipe striker yang bukan hanya di takuti lawan, tapi juga punya ikatan emosional kuat dengan suporter Persib.

Baca juga: Jelang Lawan Persebaya, Julio Cesar Tak Sabar Tampil di Hadapan Bobotoh

Makan Konate, Sang Arsitek Lini Tengah

Siapa yang bisa lupa dengan Makan Konate? Gelandang asal Mali ini adalah bagian dari sejarah emas Persib Bandung saat menjuarai Liga Super Indonesia 2014. Aksi-aksinya di lini tengah selalu memanjakan penyerang dengan umpan matang. Kini, di usia 33 tahun, ia masih membuktikan diri sebagai motor permainan di Championship.

Konate memperkuat klub Adhyaksa sejak putaran kedua musim lalu, dan di laga pembuka musim baru menghadapi Persiraja Banda Aceh, ia kembali jadi pembeda. Bermain di Stadion Dimurthala pada 13 September 2025, Adhyaksa menang 3-2 meski bertindak sebagai tim tamu. Konate turut menyumbang satu gol pada menit ke-64, mengokohkan dominasinya di lini tengah.

Kehadirannya memberi keseimbangan, tak hanya bisa mengatur tempo, tapi juga piawai mencetak gol. Pengalaman panjangnya di Indonesia membuat Konate seolah sudah jadi “pemain lokal rasa asing”. Bobotoh tentu masih merindukan visi bermainnya, apalagi dulu ia sering jadi idola tribun.

Dias Angga, Bek Kanan dengan Loyalitas Tinggi

Dias Angga Putra adalah produk asli Persib Bandung yang sempat membela tim U-21 hingga masuk skuad senior. Meski perjalanannya sempat berliku di klub lain, kini ia berlabuh ke FC Bekasi City sejak Juli 2025. Di pekan perdana Championship, Dias langsung menunjukkan kelasnya.

Sebagai bek kanan, ia tampil disiplin dan ikut membantu menjaga gawang FC Bekasi City tetap perawan kala menang 4-0 atas PSPS Riau. Cleansheet tersebut bukan kebetulan, melainkan hasil kerja sama solid lini belakang dengan kontribusi signifikan dari Dias.

Bagi pemain bertahan, menjaga gawang tetap aman sama berharganya dengan mencetak gol. Dias membuktikan bahwa meski tak selalu masuk headline pemberitaan, perannya sangat menentukan. Bobotoh yang dulu menyaksikan debut mudanya tentu bangga melihatnya masih konsisten di level kompetisi profesional.

Baca juga: Respons Elegan Beckham Putra soal Regulasi 11 Pemain Asing di Super League 2025-2026

Fabiano Beltrame, Tembok Tua yang Tak Lapuk Dimakan Usia

Fabiano Beltrame, bek asal Brasil berusia 43 tahun, mungkin bisa di sebut legenda hidup di sepak bola Indonesia. Ia pernah memperkuat sejumlah klub besar, termasuk Persib Bandung pada 2019. Meski kala itu kontraknya sempat terkendala aturan pemain asing, namanya tetap melekat di hati publik Bandung.

Kini bersama Barito Putera di Championship, Fabiano masih jadi andalan di jantung pertahanan. Di laga perdana melawan Kendal Tornado FC, ia memimpin lini belakang dengan ketenangan dan pengalaman. Hasilnya, Barito sukses meraih kemenangan dengan catatan cleansheet.

Keberadaan Fabiano menjadi simbol bahwa sepak bola bukan hanya soal usia, melainkan juga komitmen dan kecintaan pada permainan. Di usia yang hampir setengah abad, ia masih bisa bersaing dengan pemain muda yang jauh lebih bugar. Bagi Bobotoh, Fabiano adalah sosok inspiratif yang menunjukkan arti loyalitas dan profesionalisme.

Nostalgia Bobotoh Melihat Aksi Eks Persib

Empat nama tersebut menjadi pengingat bahwa jejak Persib Bandung tersebar luas di banyak klub Indonesia. Setiap kali mereka tampil gemilang, Bobotoh pun seolah ikut merasakan kebanggaan. Walau kini mereka tidak lagi berseragam biru, ikatan emosional tetap ada.

King Eze dengan gol-golnya, Konate dengan umpan matang, Dias dengan ketenangan bertahannya, hingga Fabiano dengan jiwa kepemimpinan di belakang, semuanya adalah potongan puzzle dari sejarah panjang Persib. Tak heran jika setiap kabar keberhasilan mereka selalu ramai di perbincangkan.

Harapan untuk Musim Championship 2025/2026

Championship masih panjang, dan musim baru tentu menyimpan banyak kejutan. Bagi eks Persib yang kini berjuang bersama klubnya masing-masing, performa pekan perdana ini bisa jadi modal penting untuk melangkah lebih jauh.

Ezechiel di harapkan terus produktif, Konate menjaga konsistensi di lini tengah, Dias makin solid di pertahanan, sementara Fabiano membimbing pemain muda dengan pengalamannya. Jika mereka mampu tampil konsisten, bukan tak mungkin membawa klubnya melangkah ke fase lebih tinggi, bahkan promosi ke Liga 1.

Baca juga: Incar Kemenangan Lawan Persebaya, Thom Haye dan Eliano Reijnders Siap Debut Bersama Persib

Apakah Eks Persib Bandung Masih Bersinar di Championship?

Empat mantan pemain Persib Bandung yakni Ezechiel NDouassel, Makan Konate, Dias Angga, dan Fabiano Beltrame berhasil tampil menonjol di pekan perdana Championship musim 2025/2026. Meski kini mereka mengenakan kostum berbeda, semangat dan kualitas yang dulu membuat mereka di cintai Bobotoh masih terpancar jelas.

Championship tahun ini bukan hanya soal perebutan tiket promosi, tapi juga panggung nostalgia bagi suporter yang merindukan aksi para idola lama. Dari lini depan hingga lini belakang, eks Persib menunjukkan bahwa kualitas mereka belum habis. Dan siapa tahu, suatu hari nanti jalan mereka bisa kembali berlabuh di Bandung, membawa cerita baru bersama Maung Bandung.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *