9 Hal yang Harus Diketahui oleh Bobotoh Baru

Maungpersib – Wah, kalau kamu baru aja jadi fans Persib Bandung, nih, ada beberapa fakta seru yang mesti kamu tahu tentang para bobotoh, alias pendukung fanatik klub sepak bola tergede di Indonesia. Jangan remehin, ya, mereka bukan cuma suporter biasa, tapi lebih kayak keluarga besar gitu, dengan sejarah, budaya, dan identitas yang nggak main-main. Nah, cekidot deh, 9 hal seru yang wajib kamu pahami kalau mau jadi bagian dari keluarga bobotoh:

 1. Bobotoh berasal dari bahasa Sunda yang berarti “orang yang menghidupkan semangat”

Jadi, ceritanya, kata “bobotoh” ini lahir dari bahasa Sunda, loh. Nah, kalo kita cek kamus Sunda karya R. Satjadibrata (2011), katanya artinya “orang yang ngasih semangat buat yang lagi mau berantem (atau binatang yang mau diadu), alias suporter lah.” Jadi, awalnya sih maknanya luas banget, karena berantem atau bersaing buat jadi pemenang kan nggak cuma di sepak bola. Tapi, seiring jaman dan sepak bola di Jawa Barat makin ngehits, kata “bobotoh” ini jadi nempel bener-bener sama pendukung Persib Bandung. Makin terkenal gitu deh!

 2. Bobotoh sudah ada sejak era Perserikatan

Eh, tau nggak, bobotoh udah ada sejak jaman Persib Bandung lahir tahun 1933, waktu namanya masih BIVB alias Bandoeng Inlandsche Voetbal Bond. Jadi, dari dulu, mereka udah nge-dedekin tim kesayangan di Stadion atau Lapangan Tegallega. Gak cuma itu, loh, mereka juga nonton Persib bikin sejarah dengan meraih gelar juara Perserikatan pertama kali pada 1937. Ngebantai Persis Solo 2-1 di Stadion Sriwedari, Solo. Epic banget.

Bobotoh udah ada sejak Persib Bandung lahir tahun 1933, yang namanya masih BIVB alias Bandoeng Inlandsche Voetbal Bond. Nah, dari sana, mereka udah setia nemenin tim kesayangan di Stadion atau Lapangan Tegallega. Bukan cuma itu, guys, mereka juga jadi saksi pas Persib pertama kali bawa pulang gelar juara Perserikatan tahun 1937. Ngegulung Persis Solo 2-1 di Stadion Sriwedari, Solo. Keren banget, kan? Itu dia, awal mula kisah cinta Fans Persib sama Persib!

 3. Bobotoh memiliki sub-kelompok yang beragam

Jadi, ceritanya, bobotoh itu nggak cuma satu kelompok, tapi sebenarnya ada banyak sub-kelompok dengan keberagaman yang keren banget. Mulai dari usia, daerah, sampe gaya dukungannya, semuanya bervariasi. Nah, ada beberapa sub-kelompok Fans Persib yang cukup terkenal, macam Viking Persib Club (VPC), Bomber Persib, 26cc Boys, Frontline Boys 33, Northern Wall 20, dan masih banyak lagi lah. Tiap sub-kelompok punya ciri khas dan karakteristik sendiri, tapi pada akhirnya, semuanya tetep bersatu dalam semangat satu: mendukung Persib. Keren, kan? Makanya, bobotoh tuh nggak cuma sekadar suporter, tapi lebih kek keluarga besar yang punya warna-warni seru!

 4. Bobotoh memiliki warna kebesaran biru

Jadi, nih, warna kece buat bobotoh itu adalah biru, yang mana jadi warna paling dominan di kostum Persib. Warna biru ini nggambarkan kesetiaan, kepercayaan, dan kejujuran, bro. Nah, setiap kali Fans Persib nge-dukung Persib, pasti pada bawa atribut yang biru-biru, entah di stadion atau di luar stadion. Makanya, warna biru ini jadi kayak tanda pengenal khas Fans Persib, beda dari suporter klub lain. Jadi, kalau liat biru, langsung tahu deh itu keluarga besar bobotoh lagi ngamukin semangat buat Persib!

 5. Bobotoh memiliki lagu-lagu yang khas

Jadi, kalo bobotoh mau nge-boost semangat Persib, mereka suka banget nyanyiin lagu-lagu khas mereka. Nah, biasanya, lirik-lirik lagu bobotoh itu penuh dengan kata-kata yang nunjukin cinta, kesetiaan, dan kebanggaan pada Persib. Ada beberapa lagu bobotoh yang jadi hits, misalnya “Persib Nu Aing”, “Mars Persib”, “Pangeran Tanah Pasundan”, “Kebanggaan di Hatiku”, dan sebagainya. Nah, yang seru, lagu-lagu ini suka dinyanyiin bareng-bareng di stadion. Jadi, suasana di situ jadi riuh banget, dan pastinya semangat Fans Persib meledak-ledak! Apalagi pas tuh lagu-lagu disanyiin bersama-sama, deh, suasana stadion bener-bener kerasa kemeriahan dan semangatnya! Keren, kan?

 6. Bobotoh memiliki julukan “Pangeran Biru”

Bukan cuma bobotoh, tapi pendukung Persib juga punya julukan seru, nih, disebut “Pangeran Biru.” Nah, asal muasalnya dari salah satu lagu bobotoh yang judulnya keren, “Pangeran Tanah Pasundan.” Di lagu ini, Persib digambarkan kayak pangeran yang berkuasa di wilayah Pasundan, alias Jawa Barat. Jadi, sebutan “Pangeran Biru” ini enggak cuma sekadar nama, tapi juga nunjukin kalau Fans Persib tuh kayak ksatria gitu, yang berani dan punya wibawa. Gaya banget, kan? Jadi, bisa dibilang, buat Fans Persib, dukung Persib itu kayak jadi bagian dari kerajaan bola di Tanah Pasundan! Mantap, kan?

 7. Bobotoh memiliki rivalitas dengan suporter klub lain

Nah, kayaknya nggak afdol banget kalo suporter nggak punya rivalitas, kan? Bobotoh juga punya saingan seru, baik di level lokal sampe nasional. Nah, persaingan ini bisa dipicu dari sejarah, geografis, atau prestasi tim. Ada beberapa rival Fans Persib yang bikin seru, misalnya The Jak (Persija Jakarta), Bonek (Persebaya Surabaya), Aremania (Arema FC), dan Pasoepati (Persis Solo). Nah, loh, persaingan ini kadang-kadang sampe bikin panas, konflik dan gesekan di stadion atau di luar stadion jadi biasa. Udah kayak drama tanah air gitu, deh! Tapi ya gimana lagi, rivalitas itu kayak bumbu yang bikin sepak bola makin asik dan menghibur, kan? Seru, gak sih?

 8. Bobotoh memiliki tradisi-tradisi yang unik

Jadi, selain dukungin Persib dengan keras, bobotoh juga punya tradisi-tradisi unik yang jadi bagian dari kehidupan mereka. Beberapa tradisi keren Fans Persib antara lain:

– Konvoi:

  Ini dia, sering banget bobotoh ngadain konvoi pake kendaraan bermotor, entah sebelum atau sesudah pertandingan. Konvoi ini bukan cuma buat nunjukin kekuatan dan solidaritas Fans Persib, tapi juga buat merayain kemenangan atau nyemangatin diri kalo Persib kalah. Jadi, kalo ada konvoi Fans Persib, bisa dipastikan bakal rame dan kocak!

– Nobar:

  Bobotoh juga suka banget nobar, alias nonton bareng, khususnya kalo Persib lagi main di luar kota atau bahkan di luar negeri. Tempatnya bisa di lapangan, taman, atau kafe. Nah, nobar ini buat mereka tetap ngerasain atmosfir stadion dan dukung Persib bareng-bareng. Asiknya, loh, nobar ini bikin suasana jadi kayak di stadion meski jauh dari sana.

– Ziarah:

  Buat bobotoh, ziarah itu jadi hal biasa, terutama ke makam-makam tokoh Persib yang udah meninggal, macam Ayi Beutik, Robby Darwis, Arcan Iurie, dan lain-lain. Biasanya, ziarah ini dilakukan sebelum pertandingan penting atau pas hari jadi Persib. Tujuannya simpel, buat ngeladenin jasa-jasa para almarhum, ngasih hormat, dan minta doa serta restu buat Persib. Jadi, selain dukung tim, mereka juga ngasih apresiasi dan penghormatan kepada para tokoh legendaris Persib. Seru banget, kan?

 9. Bobotoh memiliki motto “Satu Jiwa”

Jadi, moto para bobotoh itu “Satu Jiwa,” yang artinya mereka punya jiwa yang satu, alias jiwa Persib. Kata-kata keren ini nunjukin kalau Fans Persib itu selalu solid, loyal, dan bersatu, ga peduli lagi seneng atau sedih. Makanya, mereka selalu semangat, berani, dan nggak nyerah buat dukungin Persib. Moto ini sering banget diucapin atau ditulis sama mereka, jadi kayak identitas dan semangat hidup gitu.

Nah, gitu deh, semoga 9 info ini bisa nambahin pengetahuan kamu tentang para bobotoh. Semoga bermanfaat buat kamu yang baru gabung di keluarga besar Fans Persib!

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *