Maungpersib.com – Kemenangan PERSIB Bandung atas Bhayangkara FC di pekan ke-15 Super League 2025/2026 bukan sekadar soal tiga poin. Ada cerita lain di balik hasil 2-0 tersebut, terutama dari sisi bek kiri Maung Bandung, Alfreanda Dewangga. Pemain bernomor punggung 19 itu mengaku sangat senang karena kembali mendapat kesempatan tampil sejak menit awal dan bisa ikut berkontribusi langsung dalam kemenangan tim.
Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu malam, 21 Desember 2025, berlangsung cukup ketat. Bhayangkara FC datang dengan pertahanan solid dan sempat merepotkan lini serang PERSIB. Namun, berkat kerja keras seluruh pemain, PERSIB akhirnya mampu mengunci kemenangan dan terus menjaga posisi di papan atas klasemen.
Kemenangan Penting PERSIB di Pekan ke-15 Super League 2025/2026
Laga melawan Bhayangkara FC menjadi salah satu pertandingan krusial bagi PERSIB. Selain bermain di kandang sendiri, Maung Bandung juga sedang memburu posisi puncak klasemen. Tekanan itu terasa sejak menit awal pertandingan. PERSIB tampil agresif dengan penguasaan bola yang cukup dominan. Namun, Bhayangkara FC tidak datang untuk bertahan total. Beberapa kali mereka mampu keluar dari tekanan dan melancarkan serangan balik yang cukup membahayakan.
Meski begitu, PERSIB tetap menunjukkan kedewasaan permainan. Gol pertama datang pada menit ke-10 melalui Ramon “Tanque” De Andrade Souza. Gol cepat tersebut membuat tempo permainan semakin terbuka. Di babak kedua, Ramon kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-62, memastikan kemenangan 2-0 untuk tuan rumah.
Bagi PERSIB, hasil ini sangat penting karena mengantarkan mereka ke peringkat kedua klasemen sementara dengan koleksi 31 poin, hanya terpaut tiga angka dari Borneo FC yang berada di puncak.
Peran Alfreanda Dewangga di Sisi Kiri Pertahanan
Dalam pertandingan ini, Alfreanda Dewangga tampil sebagai starter dan mengisi posisi bek kiri. Perannya cukup vital, terutama dalam menjaga keseimbangan antara bertahan dan membantu serangan. Dewangga terlihat disiplin menjaga area pertahanan. Ia beberapa kali sukses memotong alur serangan lawan dan melakukan duel satu lawan satu dengan baik. Di sisi lain, ia juga aktif
membantu serangan dengan overlap dan umpan-umpan dari sisi kiri. Bagi Dewangga, kesempatan tampil sejak menit awal bukan hal yang ia anggap remeh. Setelah sempat mengalami rotasi dan persaingan ketat di skuad PERSIB, laga ini menjadi momen penting untuk kembali menunjukkan kualitasnya.
Ia mengakui Bhayangkara FC bukan lawan yang mudah. Pertahanan mereka rapat dan terorganisir, sehingga PERSIB harus bekerja ekstra untuk bisa mencetak gol.
Bhayangkara FC Sempat Menyulitkan Permainan
Meski kalah dua gol tanpa balas, Bhayangkara FC memberikan perlawanan yang cukup merepotkan. Mereka bermain disiplin dengan garis pertahanan yang rapat dan transisi cepat saat menyerang. Dewangga menilai, kesabaran menjadi kunci PERSIB dalam pertandingan ini. Jika terlalu terburu-buru, peluang justru bisa terbuang sia-sia. Untungnya, para pemain mampu menjaga fokus hingga akhir laga.
“Kita tahu Bhayangkara FC memiliki pertahanan yang sangat solid. Tapi akhirnya kami bisa mencetak dua gol di pertandingan ini. Saya pun tentunya senang karena berhasil memenangi pertandingan hari ini,” ujar Dewangga usai laga. Pernyataan itu menggambarkan betapa kemenangan ini tidak diraih dengan mudah, meski skor akhir terlihat cukup meyakinkan.
Gol Ramon Tanque Jadi Pembeda
Nama Ramon “Tanque” De Andrade Souza kembali mencuri perhatian. Dua gol yang ia cetak menjadi pembeda dalam pertandingan ini. Striker asal Brasil tersebut menunjukkan ketajamannya sebagai ujung tombak PERSIB. Gol pertama di menit ke-10 memberikan kepercayaan diri bagi seluruh tim. Sementara gol kedua di menit ke-62 menjadi pukulan telak bagi Bhayangkara FC yang mulai kehilangan momentum.
Kontribusi Ramon tidak hanya soal gol. Pergerakannya membuka ruang bagi pemain lain dan memaksa bek lawan bekerja ekstra. Hal ini tentu membantu pemain seperti Dewangga yang sering naik membantu serangan dari sisi sayap.
Baca juga: Persib Bandung Terus Panas! Raih Kemenangan Penting atas Bali United di BRI Super League
PERSIB Naik ke Peringkat Kedua Klasemen Sementara
Tambahan tiga poin membuat PERSIB kini mengoleksi 31 poin dari 15 pertandingan. Posisi ini menempatkan Maung Bandung di peringkat kedua klasemen sementara Super League 2025/2026, hanya tertinggal tiga poin dari Borneo FC.
Situasi ini membuat persaingan di papan atas semakin menarik. Setiap pertandingan ke depan akan sangat menentukan, terutama bagi tim-tim yang membidik gelar juara. Bagi PERSIB, konsistensi menjadi kunci. Kemenangan atas Bhayangkara FC menjadi modal berharga untuk menghadapi laga-laga berikutnya yang tidak kalah berat.
Rasa Syukur Dewangga atas Kontribusi dan Kemenangan Tim
Bagi Alfreanda Dewangga, kemenangan ini terasa lebih spesial. Selain karena hasil positif tim, ia juga merasa bersyukur bisa kembali memberikan kontribusi di atas lapangan. Sebagai pemain, kepercayaan dari pelatih adalah hal yang sangat berarti. Dewangga mengaku selalu berusaha memaksimalkan setiap kesempatan yang diberikan, baik sebagai starter maupun pemain pengganti.
Ia menyadari persaingan di skuad PERSIB sangat ketat. Namun, hal itu justru menjadi motivasi untuk terus bekerja keras dan meningkatkan performa.
Kepercayaan Bojan Hodak Jadi Motivasi Tambahan
Pelatih PERSIB, Bojan Hodak, dikenal tidak ragu memberikan kesempatan kepada pemain yang dinilai siap tampil. Dewangga termasuk salah satu pemain yang merasakan langsung kepercayaan tersebut. Menurut Dewangga, arahan dari Hodak cukup jelas. Ia diminta bermain disiplin, fokus, dan tidak ragu membantu serangan jika ada peluang. Instruksi itu berusaha ia jalankan sebaik mungkin sepanjang pertandingan.
“Saya selalu berusaha melakukan yang terbaik untuk tim dan memaksimalkan kepercayaan pelatih,” kata Dewangga.
Kepercayaan dari pelatih tentu bukan sesuatu yang datang begitu saja. Dibutuhkan kerja keras di latihan dan sikap profesional setiap hari.
Kondisi Fisik Dewangga Tetap Prima
Selain soal performa, kondisi fisik juga menjadi perhatian. Dewangga memastikan dirinya dalam keadaan baik dan tidak mengalami cedera serius. Menurutnya, rasa lelah atau sedikit benturan adalah hal yang normal dalam pertandingan sepak bola. Namun secara keseluruhan, kondisinya masih aman untuk terus tampil di laga-laga berikutnya.
“Untuk kondisi saya baik-baik saja, tidak ada cedera yang serius. Normal dalam setiap pertandingan,” pungkasnya. Kabar ini tentu menjadi angin segar bagi PERSIB, mengingat jadwal pertandingan ke depan cukup padat dan membutuhkan kedalaman skuad yang optimal.
Harapan Dewangga untuk Laga-Laga Selanjutnya
Ke depan, Dewangga berharap bisa terus menjaga konsistensi dan memberikan kontribusi maksimal untuk PERSIB. Ia sadar, perjalanan musim masih panjang dan tantangan akan semakin berat. Dengan posisi PERSIB yang kini berada di papan atas klasemen, tekanan tentu semakin besar.
Namun, Dewangga yakin timnya mampu menghadapinya jika tetap fokus dan bekerja keras. Ia juga berharap dukungan dari Bobotoh terus mengalir, baik saat bermain di kandang maupun tandang. Dukungan tersebut, menurutnya, menjadi energi tambahan bagi para pemain di lapangan.
Kemenangan, Kepercayaan, dan Konsistensi
Kemenangan 2-0 atas Bhayangkara FC menjadi bukti bahwa PERSIB berada di jalur yang tepat. Bagi Alfreanda Dewangga, laga ini bukan hanya soal hasil akhir, tetapi juga tentang kepercayaan, kerja keras, dan kesempatan untuk kembali berkontribusi.
Dengan kondisi fisik yang prima dan motivasi tinggi, Dewangga siap menjawab kepercayaan pelatih di pertandingan-pertandingan selanjutnya. Jika konsistensi bisa terus dijaga, bukan tidak mungkin PERSIB akan terus menempel ketat puncak klasemen dan bersaing hingga akhir musim.
Musim masih panjang, tapi satu hal jelas, semangat dan kebersamaan di tubuh Maung Bandung terus tumbuh. Dan dari sisi kiri pertahanan, Dewangga siap menjadi bagian penting dari perjalanan itu.

